kuberjalan tertatih
menyusuri lembah diri
menahan perih yang tak kunjung kusadari
hati yang dulu putih kini terluka belati
kebersamaan yang ada seakan hanya mimpi
sepi sunyi tiada harga diri
menunggu tuk mati
tiada yang salah
hanyaku yang tak mampu menjaga
kuberkomentar sesukanya
hingga akhirnya kau terluka
kehangatanmu telah sirna
hanya penyesalan datang mendera
kutahu aku hanya manusia biasa
kata-kata yang tak punya maksud meluka
hanya ingin bermakna
walau akhirnya tak berguna
maaf
sekarang kau berbeda
berubah tak kukenali
tak ada sapa ramah di pagi cerah
tak ada kehangatan cinta tercurah
hanya ada wajah masam di wajah ayu
andai langit tak berubah malam
andai bumi tak selalu mendapat mentari
mungkin aku kan berhenti berlari
berdiri, menepi dan mati
but my life must go on
apapun yang kamu ucapkan
apapun yang kamu pikirkan
aku hanya mencoba tak peduli
berjalan tanpa henti
menyusuri hidup yang Tuhan pilih
kupercaya, akhir bahagia menanti
_D.C.K_
KAMU SEDANG MEMBACA
Percakapan Perasaan
PoetrySeduhlah kopimu malam ini. Ambillah buku serta penamu. Sekaranglah waktunya untuk: menuliskan perasaan, merasakan tulisan, membaca serta menikmatinya di setiap malam.
