barangkali memang benar
aku telah mulai lelah
lelah menunggu
menunggumu berbalik arah
barangkali memang benar
aku telah semakin ahli
ahli menata rapi
segala kisruh dalam lubuk hati
barangkali memang benar
aku telah tak tahan
tak tahan untuk memendam
memendam ingin dan angan
tetapi ternyata tidak semua benar
aku tak pernah lelah menunggu
aku masih mampu memendam
memberi pupuk serta pengairan
sampai ia menumbuh dan berbuah
hingga pada waktu-Nya tentu akan kupetik
menjadi sesuai yang Beliau janjikan
KAMU SEDANG MEMBACA
Percakapan Perasaan
PoetrySeduhlah kopimu malam ini. Ambillah buku serta penamu. Sekaranglah waktunya untuk: menuliskan perasaan, merasakan tulisan, membaca serta menikmatinya di setiap malam.
