Resah dan gelisah itu lah yang di rasakan oleh Ve,semenjak kepulangannya dari acara berkumpul bersama teman-temanya Ve lebih memilih langsung minta diantarkan pulang ke rumah oleh Keynal. karena Ve berharap sepulang dari ia pergi Naomi sudah kembali ke rumah,namun sayang disayang Ve harus menelan pil pahit karena Naomi belum juga kembali ke rumah. asisten rumah tangganya pun tidak melihat kepulangan Naomi. waktu semakin larut malam,Naomi yang biasanya akan menunggu kepulangan Ve dari kantor kini ganti Ve yang menunggu kepulangan Naomi yang entah pergi kemana. Ve semakin lelah,matanya pun semakin berat karena menunggu Naomi yang tak kunjung pulang ke rumah. ingin rasanya Ve menghubungi papa dan papi nya untuk menanyakan keberadaan Naomi tapi Ve terlalu takut. takut jika Naomi tidak ada di sana dan Ve bingung harus menjelaskan apa kepada orang tua mereka tentang tidak pulangnya Naomi ke rumah.
"Naomi kamu dimana sih!" cemas Ve yang di liputi rasa bersalah
tak kuat dengan kondisi fisiknya Ve akhrinya menyerah,kini ia masuk kembali ke dalam rumah untuk mengistirahatkan tubuhnya yang terasa lelah itu.
keesokan paginya Ve yang ingin menunggu kepulangan Naomi yang sejak semalam belum juga kembali ke rumah harus tertunda.lantaran ia mendapatkan telfon dari kantor untuk meeting mendadak. terpaksa Ve harus mengcancelnya dan memilih untuk pergi ke kantor dan melaksanakan meeting mendadak itu.
2 jam berlalu akhirnya meeting yang Ve jalani pun selesai,Ve segera mengemasi barang-barangnya dan menuju ke arah parkir kantor untuk mengambil mobil miliknya. kali ini tujuan Ve adalah ke rumah sang papa dan papi Naomi untuk mengecek keberadaan Naomi. selama perjalanan Ve tak henti-hentinya mengetuk-ngetukan jarinya di stir mobil. itu menandakan bahwa Ve benar-benar gelisah tentang keberadaan Naomi yang tak jelas itu.
"hft kemana sih sebenarnya dia" gumam Ve
menempuh perjalanan selama 20 menit akhirnya mobil yang dikendarai Ve mengantarkannya ke rumah sang papa. rumah dimana Ve pernah tinggal dulu. Ve pun segera turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumah. sesampainya di dalam Ve bertemu dengan asisten rumah tangga di rumah itu yang sudah sangat Ve kenal.
"eh non Ve ,ya ampun mbok kangen sekali sama non" ucap asisten rumah tangga Ve yang bernama Mbok iyem itu
Ve tersenyum "Ve juga kangen sama mbok,Ve kangen masakan mbok iyem"
"kalau begitu ayo kita ke dapur biar mbok masakkan makanan kesukaan non Ve" kata si mbok iyem
"ga usah mbok lain kali aja,Ve kesini cuma sebentar kok" ujar Ve
"oh begitu,lalu ada apa non Ve datang kemari?mau bertemu tuan ya non?" tebak mbok iyem
Ve menggelengkan kepalanya
"gak kok mbok,Ve kesini cuma mau ambil sesuatu yang tertinggal" bohong Ve
"oh begitu,ya sudah non silahkan cari.mbok kembali ke dapur dulu ya" pamit mbok iyem yang diangguki oleh Ve dan kini Ve berjalan ke arah kamarnya yang berada di lantai dua. pandangan Ve mengitari seluruh ruangan di rumah besar itu
Sepi,sepertinya di sini gak ada Naomi. papa juga masih diluar kota.batin Ve
kini Ve sudah berada di dalam kamarnya yang dulu,pandangannya menelusuri setiap ruangan itu.
"gak ada yang berubah,semuanya masih sama" gumam Ve yang melihat-lihat kamar pribadinya itu
merasa sudah cukup Ve kembali turun ke bawah untuk pamit kepada mbok iyem dan Ve kembali melanjutkan perjalanannya menuju rumah papi prasetya ayah dari Naomi. selama di perjalanan Ve kembali terlihat gelisah dan rasa takut semakin menyelimuti pikiran Ve. tak terasa kini Ve sudah tiba di rumah papi dari istrinya itu.Ve segera turun dan masuk ke dalam rumah besar milik papi prasetya. sesampainya Ve di dalam rumah besar itu Ve bertemu langsung dengan papi prasetya ayah dari Naomi. Ve terlihat gugup saat bertemu dengan pria paruh baya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kita dan Dia [END]
Fanfiction(+18) Menikah adalah impian dari setiap manusia di dunia ini,terlebih menikah dengan seseorang yang kita cintai.akan tetapi menikah dengan sesama jenis sungguh tidak pernah terbayangkan oleh siapapun. itulah yang di alami oleh wanita cantik bernama...
![Kita dan Dia [END]](https://img.wattpad.com/cover/88415954-64-k598689.jpg)