"kenapa Ve kok kamu diem?" tanya Naomi saat merasa tidak ada suara dari Ve
Ve mengerjapkan matanya berkali-kali lalu sedikit melambaikan tangannya di depan mata Naomi.
kenapa dia bisa membalas ucapanku,padahal aku mengucapkannya tanpa bersuara. apa sebenarnya selama ini Naomi bisa melihat. pikir Ve yang masih melambaikan tangannya dihadapan Naomi
"Ve kamu udah tidur" panggil Naomi lagi
Ve pun tersadar dengan apa yang dilakukannya
"e-enggak,aku belum tidur" jawab Ve gugup
"terus kenapa kamu diam?" tanya Naomi
Ve menggigit bibir bawahnya
"a-aku cuma bingung aja ,kenapa tiba-tiba kamu bilang I Love You Too ke aku" jawab Ve
Naomi sedikit terkekeh kecil
"entahlah,aku cuma merasa kamu lagi bilang I Love You ke aku" kata Naomi
Ve hanya mengangguk paham padahal Naomi tidak akan melihatnya.
"maaf ya Ve kayanya aku terlalu berharap ke kamu,apa lagi sampai kamu bilang I Love You ke aku hehe rasanya gak mungkin dan aku terlalu berkhayal" kata Naomi diselingi tawa hambarnya
Ve menatap sendu wajah Naomi
kamu gak berkhayal Naomi,aku memang mengatakannya. aku mengatakan kalau aku cinta sama kamu. batin Ve dalam hati
"gak papa kok,ya udah yuk kita tidur" ucap Ve yang mengalihkan topic dengan mengajak Naomi untuk tidur
"yuk" jawab Naomi yang kini kembali ke posisi semula dengan Ve yang memeluknya sambil mengusap lembut perutnya itu
keduanya pun memejamkan mata mereka
maafkan aku Naomi yang terlalu munafik untuk mengakui perasaan aku sama kamu dan sepertinya aku yakin dengan hatiku yang kini mencintaimu.
***
Pagi menjelang.terlihat wanita cantik bak bidadari yang tak lain adalah Ve,tengah sibuk dengan semangkuk bubur dan segelas susu dikedua tangannya,yang kini sedang dibawanya menuju ke kamar. pagi ini Ve sengaja bangun lebih dulu dari Naomi untuk menyiapkan sarapan Naomi dan calon buah hatinya sebelum dirinya membawa Naomi ke kantor. tak lupa juga Ve menyiapkan semua yang dibutuhkan Naomi selama dikantor seperti susu hamil dan vitamin yang biasa Naomi minum.merasa semuanya sudah siap Ve membangunkan Naomi yang masih tertidur lelap.
"Naomi bangun sayang" ucap Ve yang tengah membangunkan Naomi dengan mengusap lembut lengan Naomi dan hal itu berhasil membuat sang empunya lengan mengerang kecil
"Nggg" erang Naomi dengan menggerakan kepala dan tubuhnya
"hei selamat pagi" sapa Ve diiringi senyum manisnya pada Naomi saat melihat Naomi yang perlahan membuka matanya
"pagi Ve" balas Naomi dengan suara paraunya
Cup
Ve memberikan morning kiss nya pada Naomi di pipi Naomi yang terlihat mulai chubby itu. Naomi tersenyum saat Ve menciumnya dan memperlakukannya layaknya seorang putri.
"ayo bangun" kata Ve
perlahan Naomi berusaha mengubah posisinya menjadi duduk,Ve yang melihat Naomi sedikit kesulitan langsung membantunya. setelah Naomi berhasil mengubah posisinya menjadi duduk,Ve merapikan rambut Naomi yang terliahat berantakan.
"sarapan dulu ya setelah itu kamu mandi lalu kita berangkat ke kantor" ucap Ve yang diangguki oleh Naomi
Ve mengambil mangkuk berisi bubur yang ia letakkan di meja kecil dekat tempat tidur.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kita dan Dia [END]
Fanfiction(+18) Menikah adalah impian dari setiap manusia di dunia ini,terlebih menikah dengan seseorang yang kita cintai.akan tetapi menikah dengan sesama jenis sungguh tidak pernah terbayangkan oleh siapapun. itulah yang di alami oleh wanita cantik bernama...
![Kita dan Dia [END]](https://img.wattpad.com/cover/88415954-64-k598689.jpg)