"Bagaimana apakah berhasil?"
"........"
"haha kerja bagus"
"........"
"kalian tidak perlu khawatir,bayaran kalian sudah aku siapkan"
"........"
"baiklah"
Tut!
"hahaha akhirnya aku bisa membalaskan dendamku Ve"
Prokk
prokk
prokk
Tepukan tangan mengagetkan seseorang yang tengah tertawa itu.
"Melody" kagetnya
seseorang yang disebut Melody itu tersenyum.
"waww hebat..hebat" ucap seorang wanita yang ternyata adalah Melody sambil berjalan mendekat ke arah seseorang yang terkejut dengan kehadirannya
"ada apa kamu kesini?" tanya seseorang itu
"tadinya aku kesini ingin mengajakmu bekerjasama,tapi ternyata kamu sudah lebih dulu bertindak" jawab Melody
seseorang itu terlihat tersenyum.
"Mel...mel...aku itu lebih pintar darimu dan untuk menyingkirkan Ve pun aku lebih dulu selangkah lebih maju" ucapnya bangga
Melody membenarkan ucapan seseorang itu dengan menganggukan kepala.
"ya aku akui seorang pecinta sex dan sesama jenis kaya kamu itu lebih hebat dari laki-laki normal semacam Keynal" kata Melody yang kini tengah memeluk posesif seseorang itu
"dan kamu adalah partner sex ku dan pecinta sesama jenis yang juga tak kalah hebat dari perempuan semacam Ve" balas seseorang itu yang mengikuti gaya bicara Melody
Melody tersenyum mendengar pujian dari seseorang yang kini tengah memeluknya posesif.
"bagaimana kalau sekarang kita rayakan keberhasilanmu dengan bercinta" kata Melody yang kini tengah menggerayangi tubuh seseorang itu sehingga membuat darahnya berdesir dengan sentuhan Melody pada tubuhnya
"Sshh dengan senang hati Mel" jawabnya dengan sedikit mendesah
seseorang yang sudah terlihat bernafsu itu pun langsung mengangkat tubuh Melody ke atas sofa lalu menindih tubuh wanita mungil itu dan mencumbunya dengan liar.
"Ahhhh bermainlah yang santai Farishhh" desah Melody saat seseorang yang ternyata bernama Farish itu mencumbunya dengan liar
"Maaf Mel aku terlalu senang hari ini" kata Farish yang kini tengah menatap intens Melody,Melody pun memaafkan Farish dengan mengangguk kecil dan menatap balik Farish
"sekarang lakukanlah dengan lembut seperti biasanya" ucap Melody yang diangguki oleh Farish
kini Farish pun mulai melumat bibir Melody dengan lembut lalu beralih mencumbu leher jenjang wanita mungil itu yang terlihat sangat putih dan mulus.
"Ahhhhhhh" desah Melody saat bibir dan lidah Farish menyapu leher jenjangnya dengan penuh kelembutan
Melody menjambak rambut pendek Farish saat Farish menghisap kuat leher jenjangnya.
"Aahhhhh Rishhh" desah Melody
kini bibir Farish pun beralih menciumi payudara Melody yang masih tertutup oleh baju yang dikenakan wanita mungil itu.
"Ahhh jangan kamu ciumi saja Rishhh...keluarkan dan hisaplah" pinta Melody yang sudah terangsang dengan setiap cumbuan dari Farish
Farish pun menghentikan cumbuannya lalu tangan yang terlihat kekar namun lembut itu kini tengah membuka kancing kemeja yang dikenakan oleh Melody satu persatu. setelah kancing kemeja bagian atas itu terbuka Farish mulai mengeluarkan kedua payudara Melody dan kini menyembul lah kedua payudara Melody yang cukup besar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kita dan Dia [END]
Fanfiction(+18) Menikah adalah impian dari setiap manusia di dunia ini,terlebih menikah dengan seseorang yang kita cintai.akan tetapi menikah dengan sesama jenis sungguh tidak pernah terbayangkan oleh siapapun. itulah yang di alami oleh wanita cantik bernama...
![Kita dan Dia [END]](https://img.wattpad.com/cover/88415954-64-k598689.jpg)