Suasana yang awalnya santai berubah menjadi tegang. Fitria cemas dengan perkataan apa yang akan Reno katakan.
"Maafkan aku selama ini telah membohongimu Fitria" ucap Billy sambil memegang tangan Fitria.
"Sebenarnya akau adalah Vampire. Benar seperti yang dikatakan Herman dulu. Aku adalah Vampir yang hendak membunuhmu" Mendengar perkataan itu Fitria tiba tiba menangis tidak percaya.
"Apa kau bohong Reno ??" Ucap Fitria tidak percaya.
"Aku tidak berbohong. Aku adalah Billy seorang Vampire yang akan mengigitmu"
"Jika kau Vampire mengapa kau tidak menggigitku dari dulu"
"Aku tiba tiba memiliki rasa kepadamu. Karena kau aku bisa menahan amarahku dan bisa mengikhlaskan kepergian orang tuaku"
"Lalu dimana Reno yang sebenarnya ??"
"Maaf Reno telah aku bunuh sudah dari dulu. Dan yang menyekapmu dulu itu aku"
"Apakah kau juga yang telah membunuh orang tuaku ?" Ujar Fitria sambil membentak Billy.
"Sebenarnya itu bukan aku, namun mereka adalah orang suruhanku untuk membunuh orang tuamu. Sekalai lagi aku minta maaf"
"Kau sangat jahat Billy. Aku telah meninggalkan Herman untukmu"
"Jika kau benar benar marah dan ingin membunuhku. Bunuhlah aku sekarang dan tancapkan belati ini tepat di jantungku. Aku hanya ingin mati di tanganmu tidak di tangan orang lain"
"Apakah kau benar benar ingin mati sekarang Billy" tanya Fitria benar benar ingin membunuh Billy.
"Cepat bunuh aku Fitria. Aku sanagt bersalah kepada diriku sendiri. Aku ingin cepat cepat mati ditanganmu. Karena hanya kamu lah yang telah membuatku tau bagaimana rasanya hidup. Maafkan aku Fitria"
"Aku tidak bisa membunuhmu. Meskipun kau telah berbuat jahat kepadaku"
"Tolong Fitria tancapkan belati ini tepat di jantungku. Aku tidak bisa hidup dengan rasa bersalah ini. Aku mohon tancapkan sekarang"
"Sebenarnya aku mencintaimu dan di sisi lain aku juga ingin membunuhmu karena kau telah membunuh orang tuaku"
"Maka dari itu. Cepat bunuh aku sekarang Fitria"
"Maafkan aku Billy aku mencintaimu"
Fitria mendekatkan mukanya kemuka Billy dan mengecup bibir Billy secara singkat sambil menancapkan belati tersebut tepat di jantung Billy.
"Te.. ri.. ma.. kasih Fitria. Aku sangat minta maaf dan aku sangat mencintaimu"
Tiba tiba jasat Billy menghilang dan menjadi debu.
"Billy maafkan aku. Aku juga mencintaimu"
Belati itu sebenarnya adalah belati yang di berikan kakak Billy kepada Billy. Ia selalu menyimpannya di mobilnya. Billy selalu membawa belati itu kemanapun dia pergi. Dan dia pernah berpesan kepada Fitria agar tetap menjaga belati itu untuknya.
Sepi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Javanese Alpha
WerewolfSaya Pemimpin dari Pack Jawa Hermanian Kusuma Diningrat akan selalu menjaga Pack ini sampai saya Gugur dalam peperangan melawan kaum atau bangsa mana pun demi Pack Jawa ini.
