Setelah mereka berbelanja mereka langsung menuju rumah Fitria sesampainya mereka di rumah fitria mereka langsung menuju dapur dan memakai celemek untuk memasak, saat Herman mencoba memakai celmeknya sendiri ternyata ia tidak bisa dan Fitria memakaikan celmek tersebut ke herman dan menalikannya saat mereka bertatapan sangat sunyi dan sangat romantis.
"Ayyoo kita masak FIGHTING" kata Fitria yang sedang sangat senang sekali.
"FIGHTING tapi aku bantu apa ini aku ngga tau sama sekali tentang memasak"
"Kita akan memasak spagetti and salad Bagaimana kalau kau membuat saladnya itu kan sangat mudah"
"Aku potong apelnya yaa"
"Kerjakan semua saja yang kamu bisa"
Herman mulai mengupas kulit apel sangat tebal.
"Bukan gitu herman kalau kamu mengupasnya seperti ini kita mau makan apanya masak kita mau makan bijinya saja begini caranya"
Fitria mengajarkan herman cara mengupas apel dengan benar.
"Lalu aku harus apa lagi ?"
"Bagai mana kalau kamu potong seladanya dulu"
"Siap Luna Fitriaku sayang"
Herman memotong tanpa mencuci selada terlebih dahulu, dan potongamnya terlalu kecil pula.
"Itu tadi udah kamu cuci belom? Potonganya kekecilan jugak haduh Herman kamu yaa meskipun kamu laki laki kan harus juga bisa masak agar jika istrimu tidak bisa masak kamu yang masak"
"Ngga mungkin lah istriku kan kamu, kamu pinter masak juga kan jadi ngga masalah kalo aku ngga bisa masak kan ada kamu istriku"
Tiba tiba herman memeluk Fitria dari belakang saat fitria sedang sibuk memotong selada sedangkan yang sedari tadi masak Fitria Herman hanya bengong dan tiba tiba Booommm Herman memeluk Fitria dari belakang.
"Ya tuhan pelukan imi sangat yaman sekali tuhan" kata hati Fitria yang terasa nyaman berada di pelukan Herman.
"Enakkan aku peluk ?"kata herman yang bisa mendengar kata hati Fitria.
"Emm engga kok biasa aja" fitria melepas pelukan herman.
"Bohong sekali kamu aku mendengarnya loooh kamu terasa nyaman kan saat aku peluk seperti itu tadi apa kau mau lagi" herman menggoda fitria.
"Kok bisa tau sih kamu"
"Bisa lah aku kan metemu dan aku Alpah Hermania dari bangsa Werewolf" herman sambil memeluk fitria lagi
"Werewolf itu kan hanya mitos jaman dahulu " dan saat itu juga Fitria membalikan badannya dan mereka saling bertatapan dengan jarak muka yang sangan dekat sekali suasana menjadi sunyi senyap saat merek bertatap muka Dan tiba tiba juga Herman mencium kening Fitria.
Baru ketemu
Yaampun ngga nyangka banget ya ceritanya bakal sejauh ini
Vote yaaa plis vote kalian ngebuat aku jadi semangat nulis.
Terima kasih.
KAMU SEDANG MEMBACA
Javanese Alpha
Manusia SerigalaSaya Pemimpin dari Pack Jawa Hermanian Kusuma Diningrat akan selalu menjaga Pack ini sampai saya Gugur dalam peperangan melawan kaum atau bangsa mana pun demi Pack Jawa ini.
