Chapter 14 : Sacrified

3.6K 314 32
                                        

("Aku akan membunuhnya perlahan-lahan Jimin. tidak seru jika aku langsung membunuhnya" kata Kai

"Aku akan membunuhmu jika kamu menyakitinya lagi" ancam Jimin

"Oh benarkah??!!"

Kai memegang tubuhku erat dengan melingkarkan tangannya dipinggangku. Aku tidak bisa bergerak. Kai memiringkan kepalaku dan mengeluarkan taringnya

"Bagaimana jika aku mencicipi bagaimana rasanya darah istrimu ini" kata Kai sambil mendekatkan bibir dan taringnya dileherku)

"Stop... Hentikan... aku mohon Kai padamu. Apa yang kamu inginkan?" tanya Jimin

"Sudah merupakan tugasku untuk selalu membuatmu sengsara Fallen Angel" kata Kai sambil menancapkan taringnya dileherku

"Tidak..!!! aku akan membunuhmu Kai!!!!"

"Buuughhk... Buuughkk..."

Anak buah Kai lebih menyakiti Jimin lagi

"Sluuuruuuuup"

"Darahnya begitu manis" kata Kai sambil membersihkan darah yang tersisa diujung bibirnya

Leherku basah. Ada darah yang mengalir dari luka gigitan Kai barusan

"Tolong jangan sakiti Jimin. hentikan aku mohon" kataku lirih

"Seberapa tahan kamu menerima siksaanku?" tanya Kai padaku

"Bunuhlah aku dan lepaskan Jimin" kataku

"Tidak..!!! apa yang kamu katakan Chaemi" kata Kai lagi

Kai mengeluarkan kuku panjangnya dan menempelkannya dileherku

"Aku akan melakukannya dengan senang hati princess" kata Kai sambil melukai dan menyayat leherku perlahan-lahan

Aku melihat kearah Jimin. Mata abu-abunya menyala sangat terang. Ada kemarahan yang tidak terkendali didalam diri Jimin.

"Aku akan membunuhmu...!!!" kata Jimin sambil mengepalkan tangannya dan melebarkan sayapnya dengan cepat

!!!" kata Jimin sambil mengepalkan tangannya dan melebarkan sayapnya dengan cepat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Anak buah Kai terlempar jauh. Jimin benar-benar marah dan terbang dengan cepat mendekati Kai. Kai melepas tangannya dari leher dan tubuhku. Aku terjatuh dilantai. Aku memegang leherku dan menahan luka yang ada dileherku untuk mencegah lebih banyak lagi luka yang keluar. Aku tidak sanggup berdiri. Bahkan untuk dudukpun aku sudah tidak sanggup. Aku tertidur dilantai sambil memegang leherku dan melihat Jimin bertarung sendiri menghadapi Kai dan anak buahnya. Aku menangis dan tidak tega melihat usaha Jimin dengan penuh luka untuk menyelamatkanku

"Jangan bodoh kau Park Jimin. Bagaimana caramu menyelematkan istrimu dengan tubuh terluka dan keluar dari Devil World ini" kata Kai

Jimin terpojok dan terjatuh didekatku. aku dan Jimin hanya berjarak 3 meter. Aku harus bisa meraih Jimin. Aku memaksa dan menarik tubuhku menuju Jimin sedikit demi sedikit. Jimin melihat kearahku

Blood Sweat and Tears [Complete]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang