Chapter 9 : Wedding Preparation

4.7K 337 11
                                        

Setelah Jimin melamarku dengan indah malam itu di bukit Fireflies, aku dan Jimin berencananya untuk segera menikah. Tuan Jun menyarankan kami untuk segera menikah sebelum Kai menemukanku. Eunseol adalah orang pertama yang aku beritahukan tentang rencana pernikahan kami

"Aku akan menikah Eunseol-ah" kataku dengan senyum lebar memberitahukan tentang rencana pernikahanku dan Jimin dengan penuh kebahagiaan kepada sahabatku Eunseol

"MWO....???!!!!!"

Aku mengangguk sambil tersenyum

"JINJJA...??!!!! Waaaaahhh aku ikut bahagia Chaemi-ah" kata Eunseol sambil memegang tanganku

"Tapi....."

"Tapi kenapa??" tanyaku

"Kamu serius akan menikahi Vampire Devil itu?"

"Aku mencintainya sejak pertama dia ada didalam mimpiku. Aku sudah mencarinya dari pertama kali melihatnya didalam mimpiku. Dia soulmate ku Eunseol-ah"

"Ok... Arasseo... tapi dunia kalian berbeda dan dia abadi" kata Eunseol lagi

"Aku tidak peduli"

"Bahkan dia Devil bukan Angel"

"Dia bukan Devil maupun Angel Eunseol-ah. Dia...."

"Makhluk tanpa status" jawab Eunseol

Aku diam dan hanya melihat kearah Eunseol

"Bahkan untuk menjadi Angel kembali kamu harus berkorban Jiwa dan Ragamu"

"Aku tidak perduli" kataku dengan wajah murung

"Aigoo... Chaeimi-ah jangan berikan aku wajah itu. Tersenyumlah. Maafkan atas perkataanku barusan" kata Eunseol sambil menarik pipiku

"Maukah kamu membantu dan menemaniku mempersiapkan pernikahanku?" pintaku pada Eunseol sambil tersenyum menggodanya

"Apakah kamu bercanda? Tentu saja aku dengan senang hati akan membantumu" kata Eunseol lebih bersemangat daripada aku

"Dasar wanita..." kata Jimin yang tiba-tiba saja datang

"Ya...!! Park Jimin aku tau tentang rencana pernikahan kalian. Tapi...."

"Apa??!!!" tanya Jimin

"Apakah kamu mempunyai teman Angel yang tampan yang akan pada acara pernikahan kalian?" tanya Eunseol sambil tersipu malu

"Mereka tidak akan datang" kata Jimin dingin

"Aku tidak percaya" jawab Eunseol sambil menepuk pundak Jimin

"Kenapa kamu begitu yakin?" tanya Jimin

"Aku punya perasaan yang kuat. Dan perasaanku tidak pernah meleset. Termasuk ketika dari awal aku yakin bahwa kamu bukan pria biasa" jawab Eunseol

"Untung saja kamu sahabat istriku Eunseol-ah"

"I don't care... yang aku pikirkan hanya Chaemi saja. Jadi kapan kalian akan mengajakku berbelanja kebutuhan pernikahan kalian?" tanya Eunseol menggoda kita

"Sssttt... eunseol-ah pelankan suaramu aku tidak ingin teman-teman tahu dulu. Ini bukan saatnya. Aku tidak ingin ada kehebohan" kataku

.

.

.

Hari-hari kami disibukkan oleh persiapan pernikahanku dan Jimin. Eunseol selalu ada disampingku apabila Jimin tidak bisa menemaniku ketika aku harus memilih berbagai macam bunga, dekor, konsumsi, dress dll. Aku ke daerah Gangnam hari ini bersama Eunsol dan ditemani oleh Jin. Angel tampan yang pernah menolongku dan Jimin ketika Kai menghampiri dan mengganggu kami sebelumnya. Jin sangat tampan dengan aura yang putih bersinar sehingga membuat semua orang melihat kearahnya. Tubuhnya yang tinggi proporsional dan bahunya yang lebar membuat setiap wanita yang kami temui jatuh cinta kepadanya

Blood Sweat and Tears [Complete]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang