Siapakah jati diri seorang Park Jimin sebenarnya???? Mengapa seorang gadis selalu memimpikannya setiap malam?? keyataannya adalah gadis itu tidak pernah sekalipun bertemu dengan Jimin. Ada hubungan apa antara Chaemi dan Jimin??
"Tuan Jun.... Tuan Jun....." teriakku memanggil tuan Jun sambil berlari keluar dari dalam kamarku
Aku berlari menyusuri lorong mewah castle Jimin ini dengan tergesa-gesa
"Ada apa Nona?" tanya tuan Jun ketika menemukanku
"Jimin.... dimana Jimin??? Biasanya dia selalu berada disampingku ketika aku membuka mata" tanyaku panik dengan nafas tidak karuan
"Tuan Jimin harus kembali nona. Dia meninggalkan surat diatas meja disamping tempat tidur nona"
Aku bergegas kembali kedalam kamarku untuk mengecek apa yang tuan Jun katakan barusan. Aku menggenggam secarik kertas yang ditinggalkan Jimin diatas meja disamping tempat tidurku
Aku tahu ini pasti akan terjadi. Mencintai dan berhubungan dengan seseorang yang berbeda dunia memang menyedihkan. Jimin mengatur semuanya begitu indah kemarin karena dia akan meninggalkanku lagi
.
.
.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aku kembali Archangel" sapa Jimin ketika menemui Archangel di heaven
"Jangan bermuka masam seperti itu didepanku. Aku sudah memberimu kebaikan hatiku dan membeiarkanmu bersama dengan Chaemi melebihi waktu yang seharusnya kamu dapat" kata Archangel kepada Jimin
Jimin tidak menghiraukannya dan hanya mengucapkan
"Terima kasih atas kebaikan hatimu" sambil lalu
Namjoon menyambutnya dan memeluk Jimin erat
"Bersabarlah Jimin" support Namjoon
Jimin menangis hebat dipelukan Namjoon
"Hyung... ini sangat menyakitkan" ucap Jimin sambil terisak
Jin yang ada disampingnya tidak kuasa untuk melihat keadaan Jimin dan ikut mengeluarkan airmata
"Jimin.... Archangel sedang mempertimbangkn keputusanmu. Bersabarlah...."
"Benar hyung... keputusan besar seperti itu tidak boleh sembarangan untuk mengabulkanya" tambah Jungkook
Flashback
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.