Lie [Oikawa Tooru x Reader]
Anime: Haikyuu!!
Rated: T
Disc:
Haikyuu!! © Haruichi Furutade
Story © ChibiCapricorn
Image © Artist - Source : Pinterest
.
.
.
"Enjoy it Minna Hope you Like this"
.
"Lie, -Hajimemashou!"
.
"Oikawa" geramku ketika melihat orang itu yang bukannya belajar di dalam kelas malah sibuk bercengkrama dengan para fans-fansnya, padahal bel pelajaran sudah berbunyi 20 menit yang lalu. Dan sebagai anggota komisi disiplin sekolah aku harus mengambil tindakan.
"Ara~ [Name]-chan~" ucapnya dengan nada riangnya ketika aku menghampirinya.
"Tch, jangan memanggilku dengan nama kecilku" ujarku tidak suka sedangkan yang berbuat hanya tertawa kecil "Apa yang kalian lakukan di sini? Bel pelajaran sudah berbunyi sejak tadi"
"kami hany-"
"Hanya apa?" kesalku memotong perkataan salah satu dari mereka "jangan seenaknya, kalian pikir sekolah ini milik kalian? cepat masuk ke kelas masing-masing!"
"ta-"
"tidak ada tapi-tapian!" ucapku tegas
"mou, senpai tidak perlu semarah ini, lagi pula senpai kenapa bisa di sini? Bukannya senpai juga seharusnya berada di dalam kelas?"
Tch, dasar adik kelas kurang ajar bisa-bisanya dia menatapku dengan tatapan sinis?!
"aku baru saja dari kamar mandi" ucapku tenang -berusaha mengontrol emosi- "sudahlah, sekarang kembalilah ke kelas masing-masing"
"Tapi kami masih ingin bersama Oikawa-san~" seorang gadis bersurai pirang merangkul lengan Oikawa.
"Kenapa kalian sangat keras kepala?" ujarku kembali kesal.
Maaf saja dengan sifat tempramenku. Lagi pula itu yang memudahkanku mengerjakan tugasku sebagai anggota komisi disiplin.
"Kenapa kau harus sekesal ini? Apa urusanmu? Hm, nona Anggota komisi disiplin?" gadis bersurai pirang tadi berujar dengan tatapan sinis.
"Kalian bermain di sini saat pelajaran tengah berlangsung, itu melanggar aturan dan itu menjadi urusanku"
"Bilang saja senpai cemburu!" Oke, adik kelas yang satu ini benar-benar tidak tahu etika berbicara kepada yang lebih tua.
"ya, kau pasti cemburu karena kami bisa sedekat ini dengan Oikawa-san , tidak perlu memakau alibi melanggar peraturan" sahut gadis ketiga.
Cemburu? Untuk apa? Waktuku terlalu berharga untuk terbuang hanya karena hal itu
"Nma, kau tidak perlu mar-"
"Haah?!" tanggapku memotong perkataan Oikawa
"Hei! Berani-beraninya kau bersikap seperti itu pada Oikawa-san!" mereka menatapku sinis
Tentu saja aku menatap balik dengan tatapan yang sinis, "memangnya kenapa?"
"Teme..."
"Haha tak apa, aku yang salah sudah membuat pacarku kesal"
"Ini bu- what?! P-pacar?" si gadis bersurai pirang tadi terkejut, begitu pula dengan yang lainnya, termasuk aku.
"ya, pacarku", Oikawa tersenyum "[Name]-chan itu pacarku"
Argh! Kenapa dia berbohong seperti itu?! Ini hanya akan menjadi semakin rumit!
"Yasudah kalau begitu, ayo [Name]-chan, ayo kita kembali" Oikawa melepas rangkuman gadis bersurai pirang tadi dengan halus lalu u menarik tanganku.
Para fansnyapun mulai pergi, ada yang berwajah kecewa bahkan ada yang menatapku dengan tatapan super sinis.
"Ish!" aku melepaskan genggaman tangannya dengan kesal "apa yang sudah kau lakukan?, untuk apa kau berbohong seperti itu?!"
Oikawa menghela nafas, " kalau aku tidak berkata seperti itu mereka tidak akan membiarkanku pergi"
"tapi tetap saja kau tidak boleh berbohong seperti itu! Kebohongan hanya akan menambah masalah, mungkin kau bisa selamat kali ini tapi kau akan menyesal di kemudian hari!"
"Memangnya apa lagi yang bisa ku lakukan?"
"seharusnya kau bisa lebih tegas lagi terhadap fansmu" aku menghela nafas "sekarang bagaimana?'
"Ya, karena kita tidak bisa mengulang apa yang terjadi di masa lalu berarti kita harus menghadapi apa yang akan terjadi di masa depan"
Ok, aku benar-benar merasa kesal sekarang "menghadapi? Ini tidak akan semudah yang kau bayangkan"
"kalau begitu kita akan mengatasinya"
"Mengatasi? Bagaimana? Kau akan berkata bahwa yang kau katakan tadi itu hanya lelucon? Atau kau akan mengatakan kalau aku yang menyuruhmu mengatakan hal itu? Begitu?" aku menatapnya sinis, kalau saja aku lupa kalau di sekolah itu dilarang berkelahi pasti sekarang sudah kupukul wajahnya.
"Aku tidak akan berkata seperti itu" Oikawa tersenyum tipis.
"Lalu bagaimana? Aku tidak suka kebohongan itu" kusilangkan kedua tanganku di dada.
"tenang saja, aku punya rencana" Oikawa menunjukkan jempol kanannya.
"Rencana?"
"Ya, kau akan benar-benar menjadi pacarku dan dengan begitu ini bukanlah suatu kebohongan lagi"
•••
Words: 603 words
Date : 10 Maret 2017
•••
Entah perasaanku saja atau memang alurnya yang kecepatan '-'
Gomen karena [Name]nya jadi pemarah ('ヮ')
Ano, Judulnya nggak nyambung yah? Atau Oikawa nya OOC? Gomen~
With Love,
ChibiCapricorn
KAMU SEDANG MEMBACA
fanfiction book | anime x reader
Fanfiction➻ 𝑨𝒏 𝒂𝒏𝒊𝒎𝒆 𝒇𝒂𝒏𝒇𝒊𝒄𝒕𝒊𝒐𝒏 𝒃𝒐𝒐𝒌 ➻ 𝑪𝒉𝒂𝒓𝒂𝒄𝒕𝒆𝒓𝒔 𝒃𝒆𝒍𝒐𝒏𝒈𝒔 𝒕𝒐 𝒕𝒉𝒆𝒊𝒓 𝒎𝒂𝒏𝒈𝒂𝒌𝒂 ➻ 𝑺𝒕𝒐𝒓𝒚 𝒃𝒆𝒍𝒐𝒏𝒈𝒔 𝒕𝒐 𝑺𝒉𝒊𝒆𝒏𝒙𝒊𝒆 ﹋﹋﹋﹋﹋﹋﹋﹋﹋﹋ 【𝟎𝟕.𝟏𝟏.𝟏𝟔】
