__ooOOOoo__
==Author Side==
Baekhyun memasuki rumah yang setiap saat kosong, langkah kaki menggema dan decitan pintu selalu menyambut Baekhyun. Baekhyun sudah terbiasa dan sekarang ia mulai beranjak menuju sebuah ruangan, bukan ruangan musik seperti biasa, tapi Baekhyun menuju kamarnya. Menikmati kasur empuk dan nuansa klasik yang nyaman. Sekali menghempaskan tubuh, Baekhyun sudah masuk ke dalam alam mimpi yang indah. Tidur lelap untuk menikmati masa-masa istirahat yang sempat terlewatkan.
'tuhan, jika di dunia nyata aku melihat Taehyung sebagai iblis kecil, jadikan ia malaikat kecil di mimpiku' bisik Baekhyun perlahan.
Banyak orang yang berfikir mimpi itu adalah bunga tidur semata atau mungkin kejadian berlanjut dari keadaan dunia nyata, tapi, Mimpi juga merupakan sebuah khayalan dari seorang yang tidur. Keinginan yang tak tersampaikan akan ia dapatkan di dunia mimpi, Begitu juga Baekhyun. Ia melihat mimpi yang ia inginkan. Melihat Taehyung menjadi malaikat kecilnya yang memainkan sebuah piano.
'Taehyung-ie' gumam Baekhyun
Baekhyun melihat sosok Dongsaeng yang selama ini ia sukai, seorang Namja yang memiliki tubuh mungil, mata sipit dan senyuman polos serta alunan melodi indah yang ia rindukan. Sosok Taehyung yang sebenarnya ingin ia jaga, sosok Taehyung yang harusnya menjadi Teman, dan sosok Taehyung yang menjadi seorang saudara baginya.
"Hyeong, neo Gwenchana" ucap Taehyung dengan bibir mungil dan sebuah senyum polos berdiri tepat di hadapan Baekhyun.
"G-Gwe- Gwenchana" Baekhyun mencoba mengelus pipi Taehyung lembut, merasakan kulit lembut yang tak pernah ia sentuh bertahun-tahun. Dua tangan Baekhyun terus menyentuh pipi Dongsaeng yang ia rindukan hingga akhirnya ia merasa tak puas hanya menyentuh pipi Taehyung, dalam hitungan detik, Baekhyun langsung memeluk erat tubuh mungil yang berada di depannya sembari mengelus rambut coklat yang sama sepertinya, menyalurkan perasaan yang sebenarnya bersarang di jantungnya.
"Hyeong..." Taehyung kecil bergumam pelan
"Bogoshipeo-yeo, jeongmal bogoshipo" lirih Baekhyun sembari terus memeluk erat Dongsaeng yang benar-benar ia rindukan.
Baekhyun begitu merindukan sosok itu, ia sangat merindukan celotehan dan komentar yang keluar dari bibir Taehyung. Otaknya terus membuat Khayalan-khayalan yang menjadikan mimpinya seperti dunia nyata. Walau Cuma mimpi, Baekhyun bisa merasakan semuanya seperti dunia nyata. Memeluk dan menyalurkan perasaan sayang itu di dalam mimpinya, sedangkan di saat ia terbangun nanti, Sosok Malaikat kecilnya akan kembali seperti iblis yang paling ia benci. Terkadang Baekhyun lebih menyukai dunia khayalan dari pada dunia nyatanya, tapi, cepat atau lambat ia akan kembali pada dunianya. Dunia yang di hantui oleh iblis Taehyung yang siap menghancurkan mimpinya untuk menjadi seorang Violinist.
Baekhyun terus menikmati mimpinya sedangkan Wild mempersiapkan tantangan terbaru, mereka sibuk membicarakan hal menantang apa lagi yang akan mereka taklukkan. Beberapa ide gila mereka keluarkan, anggota terbaru mereka - Lay - sudah jantungan mendengar tantangan yang akan mereka taklukkan.
"jadi, kalian pilih yang mana? Bermain skateboard dengan melewati lingkaran api atau balapan dengan sepeda dan halang rintang?" Ucap Kris santai.
"Aku pilih Balapan sepeda saja Hyeong, itu lebih tepat untuk kita lakukan saat ini" Tao menjawab seadanya.
"Aigoo, Tao Hyeong. Itu tak menantang, aku memilih bermain skateboard dengan melewati lingkaran api di tambah lintasan berbahaya seperti biasa" Taehyung melontarkan idenya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tale Of Melodies
Fanfiction==Baekhyun== -Hanya alunan Melody dari Sebuah biola yang membuatku tenang- ==Taehyung== -Selama nafas masih bisa berhembus, apapun itu akan ku lakuan selama semua itu bisa ku nikmati- ==Baekhyun dan Taehyung== -Kami saudara, tapi kami berbeda. Aku b...
