28

3K 257 7
                                        

"Nah, sekarang kamu uda cantik, Gi"

"Beneran? Makasih Wendy sayang"

"Uh"

"Ada apa, Wen?"

"Mual, Gi. Aku gak tahan wangi parfum"

"Tumben, biasanya kamu yang paling senang wangi parfum"

"Aku gak tahu"

"Yauda, kamu duduk aja dulu, biar aku panggil Minah eonni"

Wendy pun menuruti perkataan Seulgi. Minah pun akhirnya datang.

"Kenapa Wen?"

"Gak tahu eonni, rasanya perutku kram terus aku mual cium wangi parfum"

"Kamu istirahat aja ya sayang"

"Tapi aku ingin melihat pernikahan Seulgi"

"Iya tapi kondisi kamu lebih penting sekarang"

"Baiklah"





~





"Waduh, yang mau married" kata Taehyung.

"Tampan banget hari ini" puji Namjoon.

"Bukan hari ini saja aku tampan tapi sebelumnya juga tampan" ucap Jimin.

"Sok kecakepan"

"Mana Yoongi hyung?"

"Aku disini"

"Akhirnya datang juga"

"Oleh-oleh apa hyung?"

"Banyak"

"Mantap"

"Uda jumpa sama Wendy noona?"

"Belum"

"Iyalah belum, pasti Wendy noona sama Seulgi noona" sahut Taehyung.

"Hahaha"

"Uda siap gak kau malam pertama?"

"Pastinya siap"

"Otakmu memang kotor aja ya Jim"

"Ayo, buruan"

"Siap"





~





Pernikahan Jimin dan Seulgi berlangsung dengan hikmat. Mata Yoongi sedari tadi mencari sosok Wendy di setiap sudut gereja.

Jimin yang melihat kelakuan Yoongi pun bertanya pada Seulgi.

"Sayang, Wendy noona gak datang?"

"Datang tapi dia masih di ruang resepsi. Tadi perutnya sakit makanya gak kesini"

"Oh, begitu"

Setelah mendapat informasi dari Seulgi, Jimin pun mengirim pesan pada Yoongi.

To : Yoongi Hyung

'Wendy noona di ruang resepsi sekarang'




~



'drrrrrtdrrrrrt'

From : Jimin Park

'Wendy noona di ruang resepsi sekarang'

Mendapat pesan dari Jimin, Yoongi langsung pergi menuju ruang resepsi.
Setibanya disana, Yoongi melihat sosok Wendy sedang duduk. Saat dirinya ingin menghampiri Wendy tiba-tiba Wendy berlari ke kamar mandi sambil menutup mulutnya.

Takut terjadi apa-apa dengan wanita itu, Yoongi pun memutuskan untuk ikut ke kamar mandi.

"Ueeek"

Wendy pun muntah, perutnya serasa ingin mengeluarkan sesuatu.

"Ueeek"

"Kamu gak Apa-apa, Wen?" tanya Yoongi menghampiri Wendy serta memijit tekuk leher Wendy.

"Kau, ngapain kau disini?"

"Wen"

"Pergi, aku tak ingin melihatmu"

"Wendy"

"Pergi"

"Dengarin aku dulu"

"Pergi Yoongi, pergi"

Yoongi pun menarik tubuh Wendy kedalam pelukannya.

"Aku merindukanmu Wen"

"Lepaskan aku"

"Tidak"

"Lepaskan"

Saat Wendy berontak ingin melepaskan diri dari Yoongi, perut Wendy terbentur wastafel.

"Arrgggh"

"Wen"

"Yoongi"

"Wendy, kamu kenapa?"

"Perutku Yoong, peruku sakit"

Kemudian, tampak aliran darah pada kaki Wendy"

"Darah"

"Yoongi, sakit"

"Bertahanlah sayang, bertahan"

Yoongi pun mengangkat tubuh Wendy, kemudian membawa keluar kamar mandi.

Minah melihat Yoongi membawa Wendy, shock.

"Wendy kenapa, Yoongi?"

"Aku gak tahu, ayo kita kerumah sakit sekarang"






•tbc•





Halo, maaf update jam segini.
Kenapa jam segini? Soalnya aku gabisa tidur, my lovely sister sick jadi gabisa nyenyak tidurnya.
Maaf mengganggu istirahat kalian.
Happy reading.

NEVER [Complete√]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang