Bagaimana rasanya kalau tiba-tiba bisa deket bahkan jadian sama kakak kelas yang rese, bawel, dan nyebelin.
#kim yoo jung
awalnya hanya iseng ingin mempermainkan gadis tak tau diri itu tapi kenapa aku yang terjebak dalam permainanku sendiri.
#min yo...
Sinar matahari pagi yang silau dari jendela kamar yoongi dan suara nada dering handphone membangunkan yoo jung seketika dia bangun dan memeriksa handphonenya yang selalu berdering. merasa tidak mengetahui nomor siapa yang menelfonnya lalu dia matikan dan kembali tidur lagi namun merasa ada yang janggal dengan kamarnya yoo jung terbangun dan mendapati yoongi tengah tertidur pulas disofa dan dia tidur dikasur.
yoo jung, "hah apa ini kenapa?.... ah benar tadi malam aku bermalam rumahnya tapi kenapa dia yang tidur disofa dan aku yang dikasur kapan aku pindah?"
yoongi, "(terbangun) aku yang memindahkanmu"
yoo jung, "eehh.. kau sudah bangun. kenapa memindahkanku?"
yoongi, "karena aku laki-laki bukan banci yang membiarkan wanita tidur disofa sedangkan aku dikasur" yoongi kembali memejamkan mata
yoo jung, "oh terima kasih kau.. eh antarkan aku pulang!"
tanpa ada sahutan dari yoongi, yoo jung langsung bangun dan membangunkan yoongi
yoo jung, "yoongi bangun aku ingin pulang!!" sambil menggerak-gerakkan tubuh yoongi
yoo jung, "bangun..bangun..bangun!!"
yoongi, "haduuuuhhh ya tuhan kenapa ada makhluk menyebalkan seperti dia sih!!"
yoo jung, "bangun yoongi antarkan aku pulang"
yoongi, "jangan ganggu aku masih mengantuk!!"
yoo jung, "aiisshhh akan aku ganggu terus kalau kau tidak bangun-bangun!!"
yoongi, "auuuhhhh menyebalkan sekali iya iya biarkan aku mandi dulu"
yoo jung, "asssaaa.. sudah sana cepat mandi!!"
tanpa menjawab yoongi berjalan kearah kamar mandi. 30 menit kemudian yoongi keluar dengan setelan santai memakai kaos oblong warna putih dan celana levis pendek selutut warna abu-abu.
yoo jung, " yaa kau ini seperti wanita mandi saja lambat sekali"
yoongi, "kau ini cerewet yah mau kuantar pulang atau tidak!"
yoo jung, "eehhh iya iya mian"
yoongi keluar kamar diikuti yoo jung dibelakangnya. saat keluar rumah yoo jung memperhatikan sekitar rumah yoongi.
yoo jung, "hey dimana ayah dan ibumu?"
yoongi, "(kaget dengan pertanyaan yoo jung) entahlah"
merasa tidak enak dengan pertanyaannya yoo jung memilih diam dan mengikuti yoongi. selama diperjalanan hanya kecanggungan yang berada diantara mereka. setelah sampai didepan yoo jung keluar mobil yoongi dan kaget mendapati kakaknya tengah bersantai minum teh didepan rumah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
yoo jung, "o..oppa kapan kau datang?"
kim bum, "hemmm satu jam yang lalu dan tidak ada siapapun dirumah lalu oppa menelfon adikku tapi tidak ada jawaban darinya dan sekarang oppa mendapati adikku baru pulang diantar oleh seorang laki-laki."
yoo jung, "ahh jadi nomor itu milik oppa?emmm..emmm.. yoo jung bisa jelaskan oppa"
kim bum, "iya memang oppa butuh penjelasanmu dari mana saja kau dan siapa laki-laki itu?"
yoo jung, "emmm dia itu kakak kelasku dan aku habis dari rumahnya" sambil menundukkan kepalanya
kim bum, "hmmm apa kau bermalam dirumahnya?"
yoo jung, "i..iya karena kunci rumah hilang sehabis pentas tadi malam dan dia.."
kim bum, "ouh oppa paham dengan keadaanmu tadi malam. tapi yang membuat oppa kesal kenapa kau tidak bermalam dirumah teman wanitamu atau menjawab telfon oppa?"
yoo jung, "emmm... itu..itu.."
kim bum, "yasudahlah cepat sana kau mandi dan bersiap oppa antar kau kesekolah"
yoo jung, "tapi hari ini aku libur oppa"
kim bum, "ah benarkah yasudah kau istirahat saja nanti temani oppa keluar"
yoo jung, "ndee"
setelah mengantarkan yoo jung pulang yoongi mampir kerumah sungjae. diperjalanan yoongi terus memikirkan yoo jung.
yoongi, "siapa laki-laki yang berada dirumah yoo jung dan kenapa dia terlihat takut saat melihatnya apa dia kakaknya atau ah... mikir apa aku untuk apa aku perduli padanya menyusahkan saja"
sampai dirumah sungjae yoongi langsung masuk kekamar sungjae.
sungjae, " woy woy... ini kamar orang bukan tempat nongkrong pinggir jalan main masuk aja tanpa permisi"
yoongi, "jangan membuat masalah aku sedang kesal"
sungjae, "helloo tiada hari tanpa kau sedang kesal yoongi"
yoongi, "aiiisshhh kau membuatku semakin kesal saja!!"
sungjae, "hahahhaha calm down men are you okey? siapa yang yang membuatmu kesal pagi-pagi begini huh? ahhh aku tau"
yoongi, "kau tau apa huh!!"
sungjae, "apa kencanmu dengan gadis itu tidak lancar huh dan dia juga kan yang membuatmu kesal pagi-pagi begini hahahahah batta(tertawa mengejek)"
yoongi, "mbo..mbouragu huh?"
sungjae, "hahahhaa ternyata benar hahaha semua sudah terjawab lewat ekspresimu men"
yoongi, "TERSERAH!!!"
sungjae, "yaaakk hahaha sudah jujur saja kau sudah menyukainyakan hmmm sepertinya koleksi mobilku yang akan bertambah hahaha"
yoongi, "hey jangan senang dulu permainan belum selesai ini baru pemanasan jangan berharap terlalu banyak!"
sungjae, "auuuwwwhh takut (dengan nada mengejek) arraseo kita lihat saja"
yoongi, "yaaaakkk kau berani denganku huh!!" dengan sangat keras yoongi menjitak kepala sungjae
sungjae, "auw..auw... appo!! yak kau tidak boleh menyakiti kepala jenius ini huh!!"
yoongi, "(mendorong sungjae kearah kamar mandi) cepat sana mandi kita akan menjenguk bogum"
sungjae, "eeeyyyy kau baik sekali dengan rivalmu, arraseo habis ini aku akan menghubungi soo hyun"
yoongi, "oh.. kau semakin dekat saja dengan temannya gadis itu"
sungjae, "tentu saja, aku kan tulus tidak main-main seperti kau yang sebenarnya suka tapi terus saja menyangkalnya malah menyakitinya"
yoongi, "hey kau ingin kubunuh huh"
sungjae, "hahaha mian(sambil berlari kecil kekamar mandi)