35. PENYESALAN

95 14 1
                                    

yoongi, "aarrggghhh kenapa!!"

sudah lama yoongi duduk lemas dibangku wajahnya sangat lesu dia hanya memikirkan yoo jung tiba-tiba seseorang menepuk bahunya

bogum, "sepertinya kau juga terlambat"

yoongi mendongak dan melihat siapa yang mengajaknya berbincang dan ternyata itu bogum

yoongi, "kau datang untuk menertawakan aku"

bogum, "(duduk disamping yoongi) tidak, hanya ingin memastikan sesuatu"

yoongi, "maksudmu?"

bogum, "ternyata dugaanku selama ini benar"

yoongi menyeritkan alisnya karena tidak paham apa maksud pembicaraan bogum

bogum, "kau menyukainya kan yoongi?"

yoongi, "siapa?"

bogum, "kim yoo jung"

yoongi, "jangan sebut namanya!!"

bogum, "aku tau sudah sejak lama tapi aku selalu menepis pikiran itu dan berusaha melindungi yoo jung yang ingin kau sakiti, tapi apa daya kalau yoo jung memilihmu dan masuk kedalam permainanmu yang akhirnya dia menyakiti dirinya sendiri"

yoongi, "huh kau tidak tau apa-apa jadi jangan berkomentar!!"

bogum, "aku tau semuanya hanya sandiwara agar kau tetap memenangkan taruhan itu tapi dia tetap menyukaimu dengan tulus walaupun dia sendiri tidak mengetahuinya dan bodohnya kau menyakitinya terlalu dalam sampai-sampai dia sendiri tidak sanggup memaafkanmu"

yoongi," apa yang kau tau huh itu hanya pemikiranmu dan semuanya tidak benar kan"

bogum, "tidak, semua yang aku katakan itu kenyataan. bahkan dia tau semua akal busukmu sebelum dia memutuskanmu dia bertahan dengan luka sebesar itu dan kau seenaknya mempermainkannya"

yoongi diam dan memilah perkataan bogum yang semuanya itu benar adanya, dia hendak beradu argumen tapi letak kesalahannya sudah terlalu banyak.

bogum, "rasanya sakit disini(menunjuk dadanya)"

yoongi hanya menundukkan kepalanya

bogum, "itulah yang aku rasakan saat dia memilihmu dan pergi dengan lukanya yang berarti aku gagal melindunginya dan malah membuatkannya terluka sendirian. ingat ini jika dia kembali takkan kubiarkan dia memilihmu lagi"

lalu bogum pergi meninggalkan yoongi yang masih merenung dengan perkataannya namun wajah yoongi kembali datar seperti tidak terjadi apa-apa dan menjawab perkataan bogum yang sudah jauh dari pandangannya

yoongi, " dan takan kubiarkan kau memilikinya, dia akan tetap memilihku karena sekali menjadi milikku maka akan seterusnya akan menjadi milikku"

#5 Tahun Kemudian
sungjae, "selamat bro kita lulus bersama lagi hahaha sepertinya aku mempunyai firasat kita akan terus bersama😆"

yoongi, " menjijikkan!! aku bosan denganmu satu SMP dan SMA, menjauh kau sialan"

sungjae, "hehehey nanti kau merindukanku😉"

yoongi, "hueekk!!"

lalu yoongi pergi meninggalkan aula tempat acara kelulusannya dan berjalan menelusuri koridor sambil mengingat kenangan manisnya bersama yoo jung. iya gadis yang telah pergi meninggalkannya sambil membawa luka yang dibuatnya. selama ini yoongi tidak melupakan gadis itu seakan rasa penyesalan itu malah semakin membuatnya merindukan gadis itu.

bagaimana kabar youngjae dan soo hyun, setelah mereka lulus SMP youngjae langsung menyusul yoo jung ke london dan soo hyun melanjutkan sekolahnya di soul tapi berbeda sekolah dengan yoongi dan sungjae. lalu park bogum melanjutkan sekolahnya di amerika. iya mereka berpisah dan memilih jalannya masing-masing.

The Love GameTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang