Sembilan Belas

48.2K 2K 15
                                        

Lega sudah perasaan Dira dan Yuda setelah meminta izin dan restu dari Mira. Dira kini bahagia bisa mencintai Yuda tanpa takut menyakiti Mba Mira. Karena Mba Miranya sendirilah yang meminta Yuda menjaganya dan menjadikan ia keluarganya.

"Kenapa dari tau kau senyum Dir.." Ucal Yuda ketika mereka perjalan pulang.

Yuda mengacak rambutnya.Hal yang dilakukannya dulu ketika mereka masih bersama Mira.

"Mas Yuda.. akkh..." ucap Dira menata rambutnya kembali..

Almira sudah tertidur di kursi belakang menggunakan car seatnya. Yuda meraih tangan Dira membawanya ke mulutnya dan di ciumnya punggung tangan itu.. Dira yang senyum malu-malu menatap lurus kedepean membuat Yuda gemas. Di gigitnya pelan punggung tangan Dira..

"Auuuchhh.." sakit Mas rajuknya.

Dira menarik tangannya yang di gigit.. sebenarnya tak sakit cuma Dira malu. Yuda kembali meraih tangan itu dan mencium bekas gigitannya.

Yuda menarik bahu Dira sehingga Dira menyender padanya. Dia mengelus sepanjang lengan diri dengan satu tanganya dan satunya lagi menyetir. Beberapa kali ia mencium puncak kepala Dira.

****

"Bu... Ayah...ada yang mau Yuda omongin.."
Mereka kini berkumpul di ruang Tv. Disitu ada Orang tua Yuda, Dira dan Almira.

" Ada apa Yud.??" Tanya papa yuda

"Hmmm... sebenarnya Yuda pengen nikah lagi Ma.. Yah.."

"Ya.. bagus tuh..sebenarnya ibu udah pengen kamu nikah lagi dari dulu.."

"Memangnya kamu udah ada calonnya.. Dia tau kamu udah punya Almira..? Lanjut Mamanya kembali

"Hmm.. iya trus Mama sama Papa Udah kenal juga.." ucap yuda menatap Dira begitu juga sebaliknya.

"Siapa...?" Mamanya penasaran

"Dia Dira Ma..Pa.." Orang tuanya terdiam

"Mama sama Papa setuju kan kalo Yuda nikah sama Dira Mah." Tanya Yuda harap-harap cemas

Yuda melihat orang tuanya saling memandang satu sama lain. Lalu tersenyum mengangukkan kepala padanya.

Yuda dan Dira juga tersenyum.

"Mama sebenarnya dari dulu pengennya kalian nikah saja tapi takut kalian berdua tersinggung dan sakit hati sama kami, karena kami tahu kalian sangat mencintai anggun dan menghormatinya." Ujar Mamanya

"Makasi Ma..Pa.."

"Makasi Tante.. Om.."

"Dira kau harus membiasakan memanggil kami Papa sama Mama" Ujar ibunya tersenyum.

Lalu mereka bercengkraman dan menonton televisi.

"Mau kemana Dir..??"ucap Mama yuda ketika melihat Dira memakai tasnya dipundaknya.

"Dira.. mau pulang Ma ke kosnya Ma, besok dia Masuk kantor, kemarin dia sakit jadi Yuda suruh nginap aja kebetulan weekend juga."

Almira baru saja Ditidurkan di kamar orang tua Yuda.

"Ya udah kamu hati-hati sayang.,, Dianter Yudakan??"

"Iya Ma.. Aku anter.." ujar Yuda.
Dira kemudian mencium punggung tangan kedua orang tua Yuda begitu juga Yuda melakukannya.

****

"Makasi Mas..udah nganterin Dira.." ucap Dira ketika di depan Kosnya

Yuda mengangkat alisnya..

Dira yang mengetahui maksudnya.. mencondongkan wajahnya ke arah Yuda.

"Terima Kasih Mas Yuda" ucapnya sambil mengecup bibir Yuda pelan. Kemudian tangannya mengulur kepipi Yuda.

"Terima kasih karena Mas mau memilih Dira Mas." Ucapnya lalu mencium Kembali Bibir Yuda

Yuda mengangguk lalu. Dirapun turun dan segera Masuk ke kamar kosnya.

"Terima Kasih Mir.. karena Engkau meitipkan adikmu padaku.." Ucap Yuda memandang pintu Kos Dira

TBC

****




Turun Ranjang - ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang