Cara mengerjapkan matanya.
Dia mengucek matanya, lalu menatap sekeliling, kemudian dia mengerutkan keningnya.
"Ini dimana?"Pikir Cara heran.
Lalu tiba-tiba saja semua kejadian yang tadi pagi muncul di otaknya membuat wajahnya lansung memerah.
Cara melirik jam dinding yang ada diatas pintu lalu matanya melotot saat melihat angka 10 yang ditunjuk jarum pendek jam itu.
"Udah jam 10 malam. Gawat. Kalau Kendall tau aku telat pulang, Kendall bakal memahariku."Pikir Cara ngeri.
Dia terduduk lalu langsung mengerang karna merasakan sakit diseluruh badannya, terutama bagian bawahnya.
"Kamu ternyata udah bangun."Ucap Dylan yang berada di pintu dengan tangannya yang memegang gagang pintu.
Dylan tersenyum menatap Cara.
Cara wajahnya langsung memerah saat menatap Dylan. Gimana gak merah? Dylan membiarkan tubuhnya terekspos tanpa ada niat mengkancingkan bajunya.
"Ini aku bawain makanan. Kamu pasti laper karna seharian baru makan sekali, belum lagi tadi kita berolahraga."Ucap Dylan menggoda Cara.
Membuat wajah Cara makin memerah.
Dylan membawa nampan yang penuh dengan makanan.
"Ini, makanlah. Abisin ya."Ucap Dylan lembut.
Cara mengerjap.
"Tapi ini terlalu banyak."Ucap Cara pelan.
"Aku memaksamu harus mengabiskan. Badanmu kecil sekali, jadi kamu harus makan banyak."Pinta Dylan.
Cara cemberut sedikit. Dia baru tahu kalau Dylan mempunyai sifat kaya Louis, tak mau dibantah.
"Baiklah."Balas Cara sebal.
Dylan tersenyum kecil.
Cara mengernyitan dahinya. Sial, apa tenaganya benar-benar terkuras? Kenapa buat makan saja tangannya gemetaran menahan beratnya sendok?
"Perlu bantuan, Tuan Putri?"Tanya Dylan sambil menatap jenaka Cara.
Cara menatap sebal Dylan.
"Ish ini semua gara-gara kamu, tenagaku sampai benar-benar habis bahkan hanya memegang sendok saja gemetaran."Geram Cara sebal.
Mendengar itu, membuat Dylan tertawa renyah.
Ahh.... Mungkin memang Dylan sedikit keterlaluan. Dari jam 9 pagi sampai Cara benar-benar terjatuh tertidur karna kelelehan, Dylan tak pernah membiakan Cara istirahat. Kalau gak salah inget, Cara tertidur saat jam 3 sore.
Dylan mengambil alih sendok itu, lalu menyuapi Cara.
"Maaf."Ucap Dylan tulus.
Cara tersenyum.
"Kendall akan memahariku karna akan pulang telat malam ini ke mansion."Ucap Cara mendesah pasrah.
"Kata siapa kamu malam ini akan pulang ke mansion?"Tanya Dylan sambil menaikkan satu alisnya.
Cara melotot horor ke arah Dylan mendengar itu.
"MESUM!!!!!"
* * *
Sementara itu di London.
Gemma sedang duduk melamun diatas ranjangnya.
Sudah beberapa hari ini yang Gemma lakukan hanya T3M. Yaitu Tidur, makan, mandi, dan melamun.
Lagi, Gemma menghela napas dia. Dia kesepian karna Asa lagi keluar dan kalau sendirian begini dia menjadi teringat adiknya yang dalam bahaya.
"Kapan gue bisa keluar dari sini."Gumam Gemma lirih.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Isn't Easy (SLOW UPDATE)
ActionSebenarnya, apa itu cinta? Ps: INI SEQUEL DARI ADOPTED CHLOE, KALAU MAU BACA INI, HARUS BACA DULU ADOPTED CHLOE AGAR TIDAK BINGUNG.
