bab 3 : first kiss?

255 24 1
                                        

" iyasih, jadi kita ciuman nih?" tanya deno ragu sedangkan vio mengangguk mantap.

" hhhmm gimana ya...." deno tampak berfikir. Gak apa-apa ciuman sama sahabat sendiri?

" gimana apanya, tinggal begini doang noo" dengan gerakan cepat vio langsung mendorong tengkuk deno dan menempelkan bibir mereka.

1 detik

2 detik

3 detik

4 detik

" hahaha" tiba- tiba vio tertawa tepat didepan muka deno

" agresif Bangat sih jadi cewek, pelan-pelan kenapa sih" grutu deno

" abisnya lo kelamaan mikir, btw abis nempelin bibir ngapain lagi ya no?" tanya vio. Deno kembali berfikir seperti nya malam ini ia banyak berfikir.

" wait" deno mengulang adegan ciuman di layar laptop sesekali ia menganggukan kepalanya

" kaya gini vi, pertama tarik dagunya terus..." kini Deno yang memulai duluan. Manik mata mereka saling bertubrukan entah apa yang dua jomblo ini pikirkan

1 detik

2 detik

3 detik

4 detik

5 detik

" hahaha" kini deno yang tertawa. Sepertinya mereka berdua sudah gila

" gue bingung vi mau ngapain" ucap deno dengan polosnya

" yakan bingung" Vio menggaruk kepalanya. Kalau lihat di film kayanya mudah tapi kenapa ini Jadi membingungkan?

" vi ini gak apa-apa ciuman sama sahabat sendiri?" tanya deno. Vio berfikir lalu mengangkat bahunya

" gak apa-apa lah emang siapa yang mau Ngelarang"

Iyasih bener.

" so you want try again?" tanya Deno sambil menyelipkan rambut vio kebelakang Telinga.

Huah jadi baper sama deno

" why not?" viola terkekeh lalu mengalungkan tangannya dileher deno. mengikuti adegan sang wanita dilayar laptop

" gini kan vi?" Deno memegang tengkuk vio untuk menipis jarak Mereka

" di laptop sih gitu"

" oke kita coba lagi" deno mulai mengulang nya dengan serius. Refleks vio pun memejamkan mata

" kok lo tutup mata sih?" tanya deno heran

" kaya dilaptop"

vio meremas rambut deno lalu mendorongnya untuk lebih dekat dengan wajahnya

" kok lu jambak rambut gue sih vi?" tanya deno lagi

" kaya di laptop"

kini vio menempelkan kening mereka sambil menatap deno

" kita ngapain kaya gini?" tanya deno lagi dan lagi. Kapan mulainya sih mereka

" kaya dilaptop" hwaa gitu aja vi terus sampe deno ubanan

" kok kita gak mulai-mulai ya-"

Tanpa menunggu kalimat vio selesai deno langsung membungkam bibir vio dengan bibirnya. Deno memejamkan mata sedangkan vio? Matanya sudah membulat karena deno menciumnya dalam.

" oksigen mana oksigen mati gue"

" astaga jantung gue kenapa deg deg an gini jangan-jangan gue sakit jantung"

D.E.O.L.A (sekuel Leola Diary's)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang