Bab 23: masalah besar

159 16 24
                                        

" gue di parkiran basement Lo dimana? " ucap sesorang gadis Dari seberang

" otw" sahut vio singkat,  ia meminta izin pada deno untuk keluar sebentar

Hanya butuh waktu 5 menit vio sudah sampai di tempat yang dituju

" mau ngomong apa? " tanya vio saat sudah berhadapan dengan gadis itu

Plakk!!!

" lo ngomong apa sama deno?  Dia putusin gue tadi!  " teriak annabella histeris

Vio melongo sambil memegangi pipinya yang terasa berdenyut

" deno putus? " batin vio

" seneng lo hah?  Iblis lo ! "

Plakkk!

Kini vio yang membalas tamparan Annabelle

" idiot lo! " teriak vio

" gue gak tau apa apa bego! " dua duanya mulai tersulut emosi

" udah deh lo sengaja kan mau ngancurin rencana gue? ! " vio maju selangkah menatap Annabelle dengan penuh keberanian. Basis sekolah dilawan

" oh jadi lu pacarin deno ada maunya?  Haha Bagus deh deno putusin lo" sahut vio dengan tenang

Bugh !

" awwww!  Psikopat Lo! " teriak vio sambil memegangi kepalanya Yang memar karena dibenturkan di dashboard mobil

" gue muak sama Lo BENALU!  Gue udah sayang sama deno gue mau milikin deno!  Gak boleh Ada Yang milikin deno apa lagi Lo! " kini emosi vio kembali memuncak

Annabella ingin memukul vio dengan handphone Yang ia pegang dengan  refleks vio mendorong tangan Annabelle .

Bugh!

" akkhhrrh!  " teriak bella

Karena high heels yang patah membuat Bella hilang keseimbangan dan terbentur pilar

Bella meringis sambil memegangi dahinya yang berdarah

"  mampus kualat sama gue! " teriak vio

" gue akan bales dendam sama lo! " Bella menarik kemeja yang membuat beberapa kancingnya terlepas

" robek tolol! Kenapa gak amnesia aja sih lo!  "

" vio! " panggil seseorang sambil melepas jasnya

" udah vi..  Gak usah di lanjutin gak baik ribut - ribut kaya gini" beruntung varo melihat mereka berdua sedang baku hantam

" urusin dah tuh cewek lo! " usir Bella sambil terduduk pusing merasakan kepalanya yang berdarah

" astaga Bella! " teriak deno yang diiringi security

Dasar security bodoh bukannya dipisahin malah panggil deno dulu. 

" sakit no.... " rintih Bella

" kenapa sih vi kamu ngelakuin ini ke aku ? Aku salah apa? " air Mata Bella sukses turun

" vio? " deno melirik vio dengan tatapan tak percaya

" lo keterlaluan vi" ucap deno dengan penuh penekanan

" gue gak nyangka-"

" apa!  Lo mau nuduh gue ngelukain princess lo!  " teriak vio.  Ia sudah tahu pasti deno lebih percaya dengan bella

" faktanya vi,  gak mungkin kan Bella ngebenturin kepalanya sendiri sampai bocor gitu? "

"Lo gak liat kejadian aslinya no! Gue mohon untuk kali ini percaya sama gue,  dia nyerang gue no dia benturin kepala gue ke dashboard mobil" vio berusaha menjelaskan sambil menunjuk dahinya yang memar

D.E.O.L.A (sekuel Leola Diary's)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang