Hari ini vio dan deno sudah dibandara. Hari yang ditunggu-tunggu tiba akhirnya mereka come back ke jakarta.
" no koper kamu lucu bangat motifnya polkadot" ucap bella sambil memperhatikan koper yang dibawa deno
" ini punya vio" bella melirik vio yang tangannya kosong tidak membawa apapun
" kenapa kamu yang bawain kopernya?"
" semalem dia salah bantal katanya" sahut deno sambil memperhatikan vio berjalan jauh didepannya
" salah bantal kan yang sakit leher bukan tangan " deno mengangkat bahunya tak acuh
sebentar lagi mereka akan boarding past bella tersenyum sedih karena sebentar lagi mereka akan LDR
" kamu sukses ya disana, jangan lupa sama aku" ucap bella sambil memeluk lengan deno
" engga kok, kamu nanti nyusul ya" sahut deno calm seperti biasa
" no ayo cepetan !" vio celingak-celinguk mencari orang yang dimaksud
" noooooo" panggil vio seperti dhutan padahal ini dibandara
" yesssssss" sahut seorang bertubuh gempal yang Kulitnya terbakar matahari alias item
" nooooo?" panggil vio lagi sambil melirik hulk bewarna hitam ini
" yesssssss" Sahut pria itu lagi-lagi sambil tersenyum lebar yang memamerkan giginya yang kuning. Ayolahhh apa hulk ini tidak pernah sikat gigi?
" no yes no yes no yes awwww" ucap pria itu tidak jelas yang membuat vio bergidik ngeri
" amit - amit jabang bayi" gumam vio sambil berlari mencari deno
tidak lama kemudian sosok yang ia cari terlihat tentu saja bersama boneka Annabelle nya
" no ? Janji ya gak macem-macem disana" ucap bella yang masih memeluk lengan deno dengan manja. Vio tidak mau mendekat karena takut muntah melihat adegan romance ini
" iyaaa janji "
Cup.
" idih" ucap vio refleks saat melihat bella mencium bibir deno sekilas
" dia gak tau aja bibir deno bekas gue" grutu vio sambil melipat tangan didepan dada. Melihat deno yang aga risih vio mendekat kearah mereka
" romantis bangat yang mau ldr " ledek vio. Bella tertawa sedangkan deno wajahnya sangat flat karena tak enak dengan vio
" vi?" Panggil bella
" bell?"
" kenapa vi?"
" kenapa bell?" bella melongo. Sedangkan deno terkikik geli.
" muka lo biasa aja kali bell jangan bluun gitu hahaaa" beo vio sambil tertawa yang tidak ada cantik-cantiknya
" hehe aku mau ngomong serius sama kamu vi, nanti dijakarta jagain deno ya..." ucap bella sungguh-sungguh
" tenang aja deno juga akan gue kasih makan tepat waktu kok"
" lo pikir gue peliharaan !" celetuk deno yang membuat vio tertawa. Lagi
" santai, calm bro" ucap vio dengan lembut yang membuat deno menurut. nah kan peliharaan nurut
" vi... Selama aku jauh dari deno jangan rebut deno dari aku ya..." suara bella terdengar seperti memohon yang membuat viola terdiam
" kamu tenang aja bel gak akan terjadi apa-apa kok" sahut deno menenangkan sambil mengusap pucuk kepala Bella
" hhmm hati kan gak ada yang tahu bel, apa lagi deno lebih sering ngabisin waktu bareng gue, you understand what i mean? " setelah mengucapkan kan itu deno dan bella menatap vio dengan intens . merasa posisinya tidak enak vio pun tertawa ngakak. Walaupun gak ada yang lucu
KAMU SEDANG MEMBACA
D.E.O.L.A (sekuel Leola Diary's)
Algemene FictieCast : jennie black pink " kenapa lo cemburu kita kan cuma sahabat?" tanya viola sambil menggaruk rambutnya yang belum keramas 3 hari " lo juga kenapa cemburu kita kan cuma sahabat?" ulang deno dengan pertanyaan yang sama sambil ikutan menggaruk ram...
