part 115
setelah acara melepas rindu selesai kevin dan mila memutuskan untuk berbaikan.
itu semua membuat mila senang ..apalagi dokter juga bilang ..kalo kevin besok boleh pulang . kabar kondisi kevin pun sampai di telinga para mama papa dan sahabatnya
skip
siang hari
saat kemil sedang asik becanda mila teringat video temann temannya
"oh iya yang ..aku punya sesuatu buat kamu" ucp mila membuat kevin mengerutkan dahinya
"apa yang"
"kepo yaa" goda mila
"iiish dasar menyebalkan" ucp kevin kesal mila terkekeh geli lalu merogoh saku celananya mengambil iphone
mila membuak WA dan menunukkan pada kevin
"nih ..liat dari sahabat sahabat kamu" ucp mila menyodorkan iphone nya
kevin melihat video yg di bikin sahabatnya untuknya membuat kevin terharu dan rasanya air mata kevin sudah iangin meluncur bebas
"tess "
"mereka membuat ku terharu sayang" gumam kevin pelan namun mila bisa mendengar itu semua.
"aku sangat beruntung mempunyai mereka" ucp kevin tersenyum getir
"sshhst jgn menangis sayang.." ucp mila menghapus air mata kevin
"aku bahagia mila " ucp kevin
"aku pertamanya juga sangat terharu sayang ..mereka begitu peduli denganmu vin " ucp mila
"aku sangat menyayangi mereka" ucp kevin mengahapus air matanya
"jadi cuma mereka yg kamu sayang" tanya mila cemberut kevin menghapus air matanya lalu tersenyum menatap mila yg manyun.
"apasihh manyun manyun gituu.. jelas kamu yg paling aku sayangg ..yg pertama mama papa yg kedua kamu yang ketiga mereka semua" ucp kevin
"aku mencintaimu vin" ucp mila tersenyu manis
"aku tau itu" ucp kevin mangut mangut mila mendengus saat kevin tidak menjawabnya
"isshh!! aku rasa itu bukan jawaban" kesalku
"aku juga mencintai mu mila" ucp kevin tersenyum membuat keduanya tertawa .
***
skip
hari esok
hari ini kevin sudah boleh pulang. Dokter berpesan untuk ku kalo kevin tidak boleh banyak pikiran dan stres.
aku sedang membereskan pakaian kevin dan barang barang lainnya
"mila sayang udah selesai belom" tanya kevin
"bentar lagi sayangg" ucp mila fokus menata pakainn kotor kevin
"aku udh ga sabar pengen pulang" ucp kevin seperti anak kecil
"hmm ini udah selesai" ucp mila berkacak pinggang
"kemarilah" ucp kevin mengukurkan tangan nya dan di sambut baik oleh mila
"apa" tanya mila saat ia sudah ada di hadapan kevin .kevin tersenyun lalu mengusap keringat mila dengan tangannya
"pasti capek ya sampe berkeringat gini" ucp kevin membersihkan keringat mila
"ehm enggak kok vin" ucp mila maluu
"udah mending kamu duduk aja..biar nanti aku yg bawa tas tas ini" ucp kevin membuat mila membulatkan matanya
"hei ...kamu baru sembuh ga boleh angkat barang barang berat" tolak mila dengan lantang
"astaga sayang...kenapa suara mu begitu cempreng" ucp kevin menetup kedua telinganya membuat mila mendengus kesal
"aaaah tau ahh aku bete " ucp mila manyun
"lucu bgt sih kalo lagi manyun" ucp kevin menoel dagu mila
" apa sih ga usah pegang pegang"
"idih bibirnya biasa aja kali ga usah monyong 1 meter" ucp kevin menggoda mila
"iissh kevinn " ucp mila memukul lengan kevin manja
"aawww sakit sayang" ucp kevin mengelus lengan
"apaan orang aku pelan kok " ucp mila sewot
"cup" kevin mengecup bibur manyun mila membuat mila membelalakan matanya
kevin hanya tersenyum melihat ekspresi mila
"dasar om om mesum" ucp mila
"tapi suka kan" ucp kevin menoel dagu mila membuat mila malu
"bangett" jawab mila tertersenyumm geli
***
skip
kevin dan mila sedang perjalan pulang menggunakan taxi supaya lebih aman .
sesampainya di rumah kevin. mereka heran kenapa rumahnya begitu sepi bahkan pak ujang dan pak satpam ga ada .
"yang rumah kamu kok kayak ga berpenghuni gini sih..padhaal ini kan masih siang mau sore yangg" ucp mila bergedik ngeri melihat sekeliling rumah kevin
"iya ya yang ..aneh ga biasanya rumahku sepi seperti ini ..biasanya juga mang ujang dan satpam selalu ada di luar" ucp kevin heran
"aku kok jadi parno gini ya" ucp mila takut
"udah ah ..km kayak ga biasanya ke rumahku ..mending kita masukk" ucp kevin dibalas anggukan oleh mila
"eitt tunggu ..sini biar aku aja yg bawa tasnya .ini berat kevin ..km ga boleh bawa yg berat berat dulu ..soalnya tangan kamu belum sembuh"cecar mila membuat kevin tersenyum geli melihat mila .
"kamu tidak akan kuat mengangkat tas ini sayang ..karna ini sangat berat " ucp kevin
"berat dari mana orang tadi aku yg beresin kok" ucp mila sok
"yaudah ..bawain ya tas nya" ucp kevin berjalan mendahului mila
"gila ini mah berat bgt ..." ucp mila dalam hati saat ingin mengangkat tas nya
"sayang ..ayoo cepetann" ucp kevin tak sabaran
"iya ini ...berat tau" ucp mila kesal ia mendorong tas nya dgn sekuat tenaga tapi apa tubuhnya yg mungil membuat mila kuwalahan .kevin yg melihat mila seperti itu langsung menghampiri mila dan tersenyum
"ngapain senyum senyum" ucp mila kesal
"berat kan? udh di bilangin juga ga percaya" ucp kevin seolah mengejek mila
"biasa aja" ucp mila sewot
"idihh sewot bgt bu" ucp kevin menggoda mila
"udah deh mending kamu bawa tas ini masuk ..aku capek" ucp mila mendahului kevin
"heyy ..aku kan lagi sakit belum sembuh lukanya" ucp kevin namun mila hanya memberi kevin senyuman manisnya
"dasar pacar nyebelin " gumam kevin tersenyum lalu mengangkat tas masuk kedalam rumah .
***
di dalam rumah kevin
saat masuk kemil heran kenapa rumahnya lampunya di matiin semua padahal ini kan udah soree ..benar bnear membingungkan .
bahkan bi ina juga ga ada ..
"sayang ..ada apa sih sebenarnya ini" ucp mila takut yg sudah mulai keluar keringat dingin
"tenanglah ..ada aku disini ..tetap berada di sampingku" ucp kevin tersenyum menatap mila kemudian menggenggam tangan mila erat walau tidak ada cahaya .
"aku akan ke belakang untuk menyalkan lampu ..dan kamu harus ikut denganku" ucp kevin menarik tangan mila pelan
namun saat sedang berjalan tiba tiba ada orang yg menarik paksa mila membuat kevin panik
"ehmm..vin tolong..syabgg" teriak mila menangis
"mila ..hey kamu dimana ..tetap bersuara aku akan menemukanmu sayangg" teriak kevin keras
"hhmmpp vinnnn ...tolonggg!!"
"tenang lah sayang ..aku akan menemukanmuu" balas kevin cemas
"sumpah demi apapun !!..siapa yg ngelakuin ini ..keluar lo ..dasar oengecuttt!!" tetiak kevin marah
"prangg!!"
"kembalikan milaku ...kalian siapa ..keluar jgn jadi pengecutt" bentak kevin dengan suara keras
"kevin..hikss.hiks..tolonging akuu.." suara mila membuat kevin semakin menjadi seperti orang kesurupan
"jgn siksa mila .!!..lepasin dia !!..bawa gue ..!!jgn pernah sakitin mila ...sayangg kamu dimana ..bilang ke aku sayangg .." teriak kevinnn hampir meneteskan air mata karna mendengar suara mila kesakitan
"awww...ouchh sa..kitt" rintih mila kesakitan terdengar di telingan kevin
"gye bisa gila kalo seperti ini....kKELUAR BRENGSEKKK!!" tetiak kevin emosi nya sudah sampai di ujung ubun ubun
"dsar pengecut!! berani sama cewek !! " ucp kevin mebanting barang yg ada di hadaoannya .
"mila sayangg..kamu dimana..mama..papa tolong kevinn" lirih kevin pasrah
"hiks hiks.." kevin menangis terduduk di lantai ia pasrah dgn keadaan
"kevinnnn..tolonggg" suara mila lagi membuat kevin terbangun dari duduknya dan menatap sengit sekelilingnya ..padahal sekelilingnya gelap
"gue bersumpah ...orang yg menyakiti mila ga akan gue beri ampun..!! cepat keluar" teriak kevin frustasii
"KELUARR BRENGSEKK!!" bentak kevin marahh dan tiba tiba dari arah belakang kevin
"happy birthday to you..happy birthday..to you...happy burthday ..happy birthday..happy burthday to youuu"
seseorang yg sangat di cemaskannya kini sedang berdiri dengan membawa kue dan tersenyum manis padanya.
oh ayolah ini sangat tidak lucuu ..ternyata ini semua hanya sebuah kejutan gila.
dan perlahan para mama papa dan sahabat keluar dari persembunyiannya
"tap..tap" lampu menyala
kevin benar benar ingin berteriak karna perasaanya campur aduk .
"ini ga lucu!!" ucp kevin geleng gelengg kepala menatap orang orang yg sedang tersenyum kepadanya termasuk gadisnya
"tiup lilin dulu dong vin" celetuk ily membuat kevin sedikit tersenyum dan meniup lilin
"yeaayy" suara tawa bahagia dan riuh tepuk tangan menghiasi telinga kevin
KAMU SEDANG MEMBACA
Complementary KeMil
Romancemungkinkah mimpi ku menjadi kenyataan .aku mencintai sahabatku sendiri aku tidak mungkin merusak persahabatanku hanya karena aku mencintaianya .. apakah dia merasakan hal yang sama?apakah aku bisa meraihnya?apakah aku bisa menjadi bagian hidupnya?.
