13

2.5K 137 0
                                    

Eligor tentu saja merasa di acuhkan oleh istrinya bagaimana tidak, amelia asik bicara dengan ayahnya tanpa memperdulikan dirinya yang ingin segera pergi ke kamar untuk tidur walaupun sebenarnya dia menginginkan lebih dari tidur tapi kehamilan istrinya lagi-lagi menghalanginya.

"Aku bersumpah saat kehamilanmu sudah kuat aku akan bercinta denganmu setiap malan selama 5 jam." Kata eligor, benar-benar tak memiliki perasaan bagimana bisa pria itu bercinta dengan wanita hamil selama itu dan setiap malam? Apakah eligor berniat membuat amelia melahirkan sebelum waktunya.

"Yang kamu pikirkan hanya bercinta saja, hilangkan pikiran vulgarmu untuk saat ini dan fokus pada masalah ayah yang meminta kita untuk pergi besok pagi." Kata amelia kepada eligor dengan tegas yang membuat eligor diam seketika.

"Aku memiliki banyak kastil jadi ayah dan ibumu bisa tinggal di salah satu kastilku sedangkan kakakmu terserah dia akan tinggal dimana dan bersama siapa." Kata eligor dia tidak memikirkan evans karena menurutnya evans sudah dewasa evans bisa mengurus dirinya sendiri.

"Kakakku punya istana sendiri yang bisa dia tempati tapi sayang sekali ibu dan ayah tidak mungkin tinggal bersama kakakku." Kata amelia membuat eligor menatapnya sambil menaikan sebelah alisnya.

"Ego ayah dan ibu terlalu tinggi untuk itu." Jawab amelia lalu dia berjalan menuju kamarnya dan di ikuti eligor.

"Kenapa harus seperti itu? Evans putranya jadi tidak masalahkan jika mereka tinggal di rumah kakakmu  dan menurutku dia akan setuju." Kata eligor, jika dia dan amelia manusia pasti mereka yang akan meminta orangtua amelia tinggal di kastilnya. Tetapi karena dia dan amelia vampir jadi dia tidak bisa membawa orangtua amelia ke kastilnya dia takut sewaktu-waktu dia atau amelia berubah menjadi vampir.

"Keluargaku memang tidak harmonis eligor, kami kadang cuek satu sama lain dan sebagainya kami tidak sebahagia keluarga lain." Kata amelia dengan nada sedih.

"Tidak apa-apa sayang, aku yakin diluar sana masih banyak orang yang lebih menderita dari kita jadi kamu tidak perlu bersedih apa lagi sekarang ada aku dan buah cinta kita di dalam kehidupanmu. Kami berjanji akan membuat hidupmu semakin berwarna." Kata eligor lalu tiba-tiba dia menggendong amelia lalu membawanya masuk ke dalam kamar.

Eligor membaringkan amelia lalu dia menarik selimut untuk menutupi tubuh amelia sampai dadanya, eligor menatap amelia sehingga membuat amelia merasa gelisah dan dia memalingkan wajahnya ke arah jendela kamar. Eligor meraih tangan amelia lalu mengecup jemari amelia sambil menatap wajah amelia yang berpaling darinya.

"Lihat aku sayang." Kata eligor dengan nada memohon.

Amelia melihat wajah eligor yang sangat dekat dengan wajahnya, eligor menatap mata amelia begitu dalam membuat amelia terhanyut ke dalam tatapan eligor sedangkan tangan eligor perlahan mengelus pipi amelia dengan lembut membuat amelia memejamkan matanya karena menikmati perlakuan eligor.

Wajah eligor mendekat lalu mengecup kedua mata amelia, hidungnya, kedua pipinya, dagunya dan keningnya. Dia sengaja menghindari bibir amelia karena jika dia menciumnya maka dia tidak akan bisa berhenti.

Amelia merasa di permainkan tapi dia tahu kalau suaminya memang selalu mempermainkannya terlebih dahulu sebelum memberikan kenikmatan surga dunia yang sangat dia dambakan, dia ingin eligor mencumbunya, membelainya dan membawanya terbang setinggi mungkin tapi akankah eligor melakukannya disaat kehamilannya masih  sangat awal.

Di awal kehamilan amelia tidak boleh kelelahan dan kegiatan bercinta sudah pasti melelahkan jadi dia yakin kalau eligor tidak akan bercinta dengannya.

"Kau tahu? Aku sangat ingin bercinta denganmu tetapi karena ada yang harus kita lindungi di dalam perutmu jadi kita akan menundanya sampai kehamilanmu cukup kuat untuk kita bercinta, hmmmm." kata eligor lalu membenamkan wajahnya di belahan dada amelia.

MY LADY AMELIA (SERIES 2)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang