"Betapa tulus cintamu kepadaku walaupun berakhir kepedihan tapi kamu tidak menyerah, aku tahu sangat sulit untukmu menjalani hidup dalam kepedihan namun kamu tetap bertahan demi cinta kita. Kamu tetap percaya jika suatu hari kita akan bersama dan berbahagia, harapan kita yang besar dan permohonan kita yang tulus membuat tuhan memberikan aku kesempatan untuk hidup kembali." Kata amelle dengan mata berkaca-kaca dan dia tersenyum menatap eligor dan jim yang akan memasuki rumah.
Amelle membasuh wajahnya dengan air danau dia tidak mungkin kembali kerumah dengan bekas air mata di pipinya, malam ini akan menjadi malam yang sangat indah untuknya jadi dia harus tersenyum wajahnya harus terlihat bahagia dan dia memang bahagia.
Setelah perasaannya tenang dan wajahnya terasa segar, amelle tersenyum lebar lalu berjalan menuju rumahnya sebelumnya dia berpamitan untuk mengajak eligor dan jim masuk ke dalam rumah namun ketika dia melihat kedua pria itu berjalan menuju danau dia mengikutinya, amelle tidak bermaksud menguping dia hanya merasa penasaran apa yang akan kakaknya katakan kepada eligor sehingga mereka harus menjauh dari rumah.
Setelah mendengar perkataan kakaknya dia terharu karena kakaknya sangat menyayanginya dia tahu jim tidak akan merelakan kepergiannya yang mendadak namun karena jim seorang kakak yang pengertian dia tidak marah dan berusaha menerima walaupun sulit.
Karena itulah amelle sangat menyayangi keluarganya tapi dia belum mengetahui apa pendapat ayah dan ibunya ketika mendengar kalau dia akan meninggalkan mereka.
Amelle telah tiba di depan pintu rumahnya dia akan membuka pintu namun dia mengurungkannya ketika mendengar perkataan sang ayah.
"Kami tidak tahu harus mengatakan apa, kami hanya tahu kalau amelle adalah putri kami dan kami sangat menyayanginya. Maaf jika kami menganggap cerita kalian hanya sebuah dongeng kami tidak pernah berpikir jika amelle adalah reinkarnasi amelia, maafkan kami jika kami tidak dapat mempercayainya." Kata ayah amelle yang tak bisa bercaya dengan kata-kata raja vampir ketika menceritakan siapa amelle sebenarnya.
"Tidak apa-apa anda tidak perlu meminta maaf, kami yang harus meminta maaf karena telah datang dan membuat kalian bingung dengan cerita kami." Kata raja vampir sambil tersenyum lalu dia berbicara dengan eligor di dalam pikirannya.
"Sabarlah, mereka masih terkejut dan mereka tidak bisa merelakan amelle untuk tinggal bersama kita." Kata raja vampir kepada eligor.
Eligor melihat ayahnya dan mengangguk setelah mendengar kata-kata ayahnya, dia mengerti dan dia akan bersabar dia akan menunggu sampai orangtua amelle mengijinkannya untuk menikahi amelle.
"Terima kasih karena tuan telah mengerti." Kata ayah amelle dengan sopan.
"Baiklah, kami harus pamit karena malam semakin larut dan kita semua membutuhkan istirahat, bukan? Sekali lagi terima kasih telah menerima kedatangan kami dengan hangat." Kata raja vampir sambil berdiri diikuti yang lainnya dia mengulurkan tangannya dan berjabat tangan dengan ayah amelle.
"Berhati-hatilah." Kata ayah amelle lalu mengantarkan semua tamunya menuju pintu.
Jim membukakan pintunya dan dia terpaku ketika melihat amelle berada di depannya, jim melihat wajah sedih amelle namun sedetik kemudian wajah adiknya terlihat senang tapi dia tahu jika amelle sangat sedih. Amelle tidak akan bisa menyembunyikan kesedihannya dari jim.
"Jim minggirlah." Kata ayahnya ketika melihat jim berdiri di ambang pintu ayahnya tidak melihat amelle karena tertutup oleh tubuh kekar jim.
Jim berjalan melewati amelle yang sedang tersenyum sedangkan ayahnya terkejut melihat amelle dia takut amelle mendengar pembicaraan mereka karena jika amelle mendengarnya putrinya pasti akan kecewa.

KAMU SEDANG MEMBACA
MY LADY AMELIA (SERIES 2)
VampireKetika cinta terus di uji apakah dua insan itu mampu bertahan? Atau lebih memilih untuk pergi dan mencari cinta lain, cinta yang tak mungkin sama.... Salah paham membuat eligor menjauhi amelia sejak hari itu dia tidak pernah melihat dan menemui amel...