Amelia sedang bersender di tempat tidur sambil membaca buku ketika eligor keluar dari kamar mandi.
"Sayang, pakaianku?" Kata eligor kepada amelia karena seperti biasa amelia yang selalu menyiapkan pakaiannya.
"Itu, di balik bantal sofa tadi bantal itu berdiri tapi entah mengapa tiba-tiba jatuh dan menimpa pakaianmu. Aku tidak mengembalikan bantal itu ketempatnya karena aku malas turun dari ranjang." Kata amelia menceritakan mengapa pakaian eligor berada di bawah bantal.
"Tidak apa-apa sayang mulai sekarang biar aku saja yang mengambil pakaianku sendiri kamu jangan banyak bergerak ingat itu kehamilan pertamamu dokter bilang kehamilan pertama sangat berbahaya." Kata eligor, dan amelia mengangguk karena sekarang dia mudah lemas sehingga membuatnya malas melakukan apapun.
Setelah selesai memakai pakaiannya eligor berjalan menghampiri amelia yang sedang tersenyum manis kepadanya.
"Kamu suka tinggal disini?" Kata eligor bertanya kepada amelia lalu dia duduk di samping amelia dia membantu amelia yang ingin bersender di dadanya.
"Aku suka tinggal disini lagi pula rumah ini tempat tinggalku sejak kecil jadi aku tidak mungkin tidak menyukai tempat ini lagi aku akan selalu suka tempat ini sampai kapan pun, bagaimana denganmu? Apa kamu suka tinggal di istana jelek ini." Kata amelia sambil mendongak melihat eligor.
Eligor tersenyum lalu mencium kening amelia dengan penuh cinta dan kasih sayang, dia mencurahkan perasaannya melalui tindakan karena dia tidak pandai berkata-kata dan amelia sangat senang dengan semua kasih sayang, cinta dan perhatian yang eligor berikan padanya.
"Aku menyukai dimana pun tempat tinggal kita asalkan ada kamu." Kata eligor lalu mencium kening amelia lagi.
Amelia tersipu malu mendengar perkataan suaminya, kehamilan pertamanya membuat dia lebih lembut dan lebih sensitif dia akan merasa malu jika ada orang yang memujinya padahal sebelumnya dia tidak pernah semalu saat ini ketika dipuji.
"Astaga." Amelia terlonjak dia langsung duduk saat mengingat sesuatu, tindakan amelia membuat eligor marah karena amelia bisa saja melukai dirinya sendiri dan bayi mereka.
"Ada apa?" Kata eligor dia berusaha untuk tidak marah karena dia tahu saat ini istrinya sedang sensitif jadi dia tidak ingin membuat istrinya menangis.
"Kamu ingat honey? Kita sudah berjanji kepada ayah kalau kita akan memberitahunya jika kita sudah sampai, aku lupa karena terlalu bahagia melihat keluargaku." Kata amelia dia merasa menyesal.
"Tidak apa-apa sayang, ayah pasti mengerti lagi pula kita bisa mengabari ayah sekarang jadi tidak ada yang perlu kamu sesali." Kata eligor yang berusaha untuk menenangkan amelia.
Eligor meminta amelia untuk tetap tenang dia mengatakan kepada amelia jika dia telah memberitahu raja vampir kalau mereka sudah sampai dengan selamat, eligor tidak bohong. Dia memang sudah mengatakannya kepada raja vampir lewat pikirannya dan dia yakin amelia pasti bisa membaca kejujurannya.
Benar saja. Amelia mulai tenang dia bisa melihat kejujuran suaminya dan amelia sangat berterima kasih kepada eligor karena eligor sudah menjaganya dengan sangat baik.
"Sudah ku bilang, aku akan melakukan apapun untuk kamu dan bayi kita jadi sekarang aku memohon padamu. Beristirahatlah dan jangan terlalu memikirkan apapun kamu harus tetap tenang demi kesehatanmu dan bayi kita, oke. Sayangku?" Kata eligor sambil mengelus kepala amelia yang bersender di dadanya.
"Iya honey. Aku janji akan menjaga diriku dan bayi kita dengan baik." Kata amelia lalu dia naik kepangkuan eligor dan memeluknya.
Eligor berpikir andai saja saat ini istrinya tidak sedang hamil mungkin sekarang dia sudah berada di atas istrinya dan menikmati indahnya surga dunia, tapi sepertinya dia harus bersabar untuk beberapa bulan ke depan sampai istrinya merasa lebih kuat untuk melakukannya.

KAMU SEDANG MEMBACA
MY LADY AMELIA (SERIES 2)
Про вампировKetika cinta terus di uji apakah dua insan itu mampu bertahan? Atau lebih memilih untuk pergi dan mencari cinta lain, cinta yang tak mungkin sama.... Salah paham membuat eligor menjauhi amelia sejak hari itu dia tidak pernah melihat dan menemui amel...