Ketika cinta terus di uji apakah dua insan itu mampu bertahan? Atau lebih memilih untuk pergi dan mencari cinta lain, cinta yang tak mungkin sama....
Salah paham membuat eligor menjauhi amelia sejak hari itu dia tidak pernah melihat dan menemui amel...
"Mengapa takdir begitu kejam kepada kita! Mengapa air mata tidak pernah berhenti menetes menangisi kejamnya kehidupan kita? Mengapa kamu meninggalkan aku apakah aku tidak pantas bahagia walaupun hanya sebentar." Kata eligor menangis sambil menatap wajah amelia.
Seratus tahun adalah waktu yang sangat lama untuk eligor menunggu amelia bereinkarnasi, apa yang harus dia lakukan selama seratus tahun? Bagaimana caranya dia bertahan tanpa ada amelia di sisinya.
Eligor membaringkan amelia di tanah kemudian dia menjauh dari tubuh kaku amelia dan dengan air mata yang mengalir deras di pipinya. Eligor membakar amelia dengan api yang dia ciptakan sendiri, melihat amelia menjadi abu adalah mimpi buruk untuknya tetapi jika takdir menginginkan semua itu terjadi dia tidak bisa apa-apa selain mengutuk takdir itu sendiri.
"LIHATLAH, APAKAH KAU PUAS MELIHAT ISTRIKU MENJADI ABU? LALU SETELAH INI APA LAGI YANG AKAN KAU AMBIL DARIKU." Teriak eligor kepada langit malam tanpa bintang dan bulan seolah malam pun turut berduka atas kepergian sang Lady.
Tangisan kepedihan eligor sangat memilukan dan tidak ada yang bisa menghilangkan kesedihannya selain amelia, angin kencang tiba-tiba datang membuat abu amelia berterbangan keseluruh hutan menyentuh semua pohon dan hewan-hewan yang berada di dalam hutan namun abu amelia tidak menyentuh eligor sedikit pun karen jika tersentuh maka kesedihan eligor akan bertambah.
Dalam kematian pun amelia seolah tidak ingin eligor bersedih karena di dalam kematian dia tidak akan bisa bangkit untuk menghibur eligor.
Lima puluh tahun kemudian....
Seorang gadis cantik yang bernama Queen Amelie Brown berlari mengelilingi taman bunga bersama sang pelindung yang tak lain adalah jasmine.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
JASMINE
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Queen
"Queen, hostt..hosst...sungguh bibi sangat lelah. larimu terlalu cepat bibi tidak bisa mengejarmu." Kata jasmine dia terduduk di tanah karena kelelahan dan dia membiarkan Queen menertawakannya.
"Ini aneh, kenapa aku tidak merasa lelah?" Kata Queen dengan nada mengejek lalu berjalan menghampiri jasmine.
"Apa kau mengejek bibi?" Kata jasmine sambil mengangkat sebelah alisnya.