Trouble 2.5

67 3 0
                                    

Ke esokan harinya sebelum konser Shawn berlangsung, Shawn bersama bandnya melakukan check sound sebelum acara m&g bersama fansnya.

Disana aku duduk tepat didepannya di kursi paling depan. Shawn menyanyikan lagu three empty words. It's so deep. I can't. Kenapa ini sungguh membuatku sedih mendengar ini. Shawn sangat menghayati saat menyanyikannya. Aku bingung dengan tatapan yang ia berikan.

Shawn, tell me who are you? Please. Itulah pertanyaan yang selalu memenuhi kepalaku. Apa arti dari tatapanmu ini disaat kau menyanyikan lagu ini?

Aku kembali menitikkan airmata tanpa alasan yang jelas. Batinku seperti mengatakan hal lain. Seperti Shawn adalah orang yang spesial untukku.

Aku tak tahan, aku keluar dari arena dan pergi ke ruangan wardrobe.
Tak satupun yang berada di ruangan ini. Aku mencoba menenangkan diriku. Aku hanya menutup mataku dan bersandar di sofa.

Ada seseorang yang mengetuk pintu itu dan ternyata itu adalah Shawn.

"Cassie? Are you okay?"

"Uhmm Shawn. Yea, yeah I'm okay." Aku mencoba tersenyum. Semoga saja mataku tak terlihat sembab.

Shawn hanya diam didepan pintu itu. Aku tak yakin, tapi sepertinya ia tak percaya dengan apa yang ku katakan.

"Ahh Shawn, bukankah kau sebentar lagi m&g? Cepat gih siap-siap." Aku segera merubah suasana yang terlihat kaku tadi dengan senyumanku.

"Uhumm" Shawn hanya mengangguk dan tersenyum.

...

Konser telah berakhir. Sekitar pukul 12 malam, kami semua kembali ke hotel.

Shawn memang idola semua cewek. Jujur ku akui dia memang sangat berbakat. Aku yakin suatu saat nanti ia akan menjadi seorang legend.

Akh baiklah untuk malam ini, aku hanya akan tidur dengan tenang. Aku harus berfikir positif untuk hari esok.

...

Aku memang orang gaptek atau apa sih ya. Selama keluar dari rumah sakit, aku ga pernah main sosial media ataupun menonton tv. Aku ini bagaikan alien yang baru datang ke bumi.

Dengan semangkuk cereal dan juga segelas susu segar, aku mulai menyalakan tv di kamar hotelku.

Yang ku lihat hanya channel acara masak, film zombie di pagi hari, berita internasional, dan terakhir infotainment.

Wow, Gigi Hadid dan Zayn Malik makin mesra, wow. Memang juara tu orang berdua tu. Taylor Swift lama ga terlihat? Omg Taylor is my queen. Ah fangirl mulai. Shawn Mendes girlfriend, had an amnesia?! What? Apa? Apa ini?!

Remot yang tadinya ada ditanganku terjatuh dari genggamanku. Sendok yang ku pegang terlepas dari tanganku. Kacau. Ini membuatku kacau. Amnesia? Shawn Mendes girlfriend had an amnesia?.

Apa, apa ini ada hubungannya denganku?

Akhhhh seketika kepalaku langsung pusing. Aku mencoba dengan keras untuk mengingat siapa Shawn untukku. Aku tak kuat lagi pandanganku kabur.

Tiba-tiba ada suara ketukan di pintu kamarku.

Aku mencoba untuk berdiri dan mulai membuka pintu.

Tante Karen memberitahu ku untuk bersiap-siap karena setelah ini kami akan pergi ke Brussels.

Kami berangkat dengan tour bus nya Shawn.

Ada tiga tour bus dimana dua untuk artist and crew dan satunya lagi khusus untuk alat-alat.

Aku hanya duduk melamun memikirkan apa yang ku lihat di infotainment. Mereka hanya memasang wajah Shawn tanpa memperlihatkan seperti apa pacar Shawn yang dimaksudkan itu.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 06, 2017 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

My Bestfriend's Brother [Shawn Mendes] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang