4 - Disneyland!

8.9K 697 19
                                        

Happy Reading!

seulgi tak bisa mengungkap kan perasaan nya saat ini, amarah dan sedih bercampur menjadi satu.

sedih karena tidak jadi datang ke disneyland, serta marah karna mendapati orang yang sangat ingin ia hindari muncul dengan membawa sejuta kebencian di diri seulgi.

"siapa dia seul?" entah sudah ke berapa kali jimin menanyakan hal yang sama setelah kejadian di trotoar.

"ini bukan urusan mu park jimin!" bentak seulgi tanpa sadar.

namun beberapa detik kemudian seulgi segera menutup mulutnya dan membungkuk kan badannya berulang kali tanda memohon maaf kepada jimin.

"maafkan saya jimin, saya tidak ber-"

"lupakanlah seul"

jimin meninggalkan seulgi sendirian lagi di kamar hotel yang mereka tempati, seulgi sungguh sangat menyesal dengan perilakunya itu, merutuki kecerobohan nya kembali.

"sekarang apa yang harus kulakukan?"

seulgi mencoba untuk menenangkan dirinya di balkon kamar hotel, hari sudah mulai menggelap, kilau kota tokyo mulai terlihat, memperlihatkan indahnya serta padatnya kota itu.

seulgi menghelakan napas nya berulang kali, sungguh malang sekali nasib nya, ia tak tau apa yang akan terjadi padanya di waktu yang akan mendatang.

ia hanya takut pada konsekuensi jika tidak mengikuti kontrak bodoh itu

"melayani nya? sangat lucu park jimin," seulgi mencibir.

ia duduk di kursi mengarahkan pandangan nya ke arah gelap nya langit, malam ini hanya beberapa bintang yang menghiasi langit yang gelap itu.

"i wish you were here mom," gumam seulgi.

seulgi menyamankan duduknya, mengambil earphone pink favorit nya yang kebetulan terbawa di kantong piyamanya, menaruhnya di kedua telinganya, memutar salah satu playlist yang menurutnya bisa menggambarkan suasana hatinya saat ini.

ia memejamkan matanya, ingin terlarut dalam lagu yang sedang ia dengar, mengenang masa dimana ia bersama kedua orang tua nya, masa dimana ia lebih merasakan cinta, kehangatan, kasih sayang.

tidak seperti sekarang, sekarang ia jatuh ke tangan jimin yang entah apa yang akan lelaki itu perbuat padanya.

bayangan itu terlintas kembali, rasa sakit itu perlahan menyeruak, ia tidak bisa menahan sakitnya.

6 tahun yang lalu ...

"aku tidak bisa mino, kumohon"

"apa kau tidak bisa memahami perasaan ku seulgi?!"

"kumohon maafkan aku mino, aku tidak bisa melawan kedua orang tua ku" ucap seulgi seraya menunduk kan kepala nya.

"kita menghabis kan hubungan kita selama 2 tahun kang seulgi! 2 tahun!"

"aku tau itu mino, kumohon kita akhiri saja"

"baiklah kalau itu mau mu, kuharap kau tidak menyesali keputusan mu seul!"

seulgi mulai meneteskan air matanya dengan mata yang masih terpejam, lagu yang ia dengar sangat cocok dengan suasana hatinya.

ia tidak tau apa ia masih sadar atau sudah terlelap dalam mimpinya, yang ia rasakan saat ini hanyalah ia terbang.

tunggu! terbang?

sesegera mungkin seulgi membuka kedua mata nya yang basah dan mendapati jimin yang menggendongnya hingga badan nya mendarat mulus di tempat tidur yang sangat empuk.

One Night Stand✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang