Rindu ini ada
Meski jemari kita belum saling bersentuhan.
***
Sehun menatap pantulan dirinya dicermin besar di depannya. Hari ini genap 7 hari ia tinggal dirumah sang Ayah. Dan hari ini juga ia mulai bekerja sebagai Ketua di kantor Ayahnya.
Kenapa langsung sebagai ketua? Tentu saja karena Ayahnya.
Sehun kembali menatap pantulan dirinya di cermin. Wajahnya agak semakin tirus sekarang. Bahkan, tulang pipinya semakin terlihat menonjol. Kantung matanya saja menghitam layaknya panda.
Satu penyebab. Kim Jongin.
Sehun merindukan namja itu. Bagaimana sekarang kabar suami---ah, bolehkah ia masih menganggap Jongin suaminya? Mereka belum bercerai, kan?
Selama 7 hari ini Ayahnya membatasi pengetahuannya. Handphone-nya saja bahkan sebelum ke bandara waktu itu sudah diambil, dibawa entah kemana.
Sehun tidak diberi fasilitas iptek. Dengan alasan agar namja milky skin itu tidak mencari kabar tentang Jongin.
Kamarnya bahkan dikunci. Sehun merasa dijadikan sebagai tawanan. Memuakkan.
"Sudah siap?"
Sehun menoleh. Ia menemukan seorang namja berambut coklat dengan setelan jas lengkap di ambang pintu.
Dia Seungri. Sehun biasa memanggilnya Byuntae. Namja itu adalah orang yang Ayahnya tunjuk sebagai tutor Sehun nanti di perusahaan. Dimulai dari menunjukan dimana letak perusahaan Ayahnya berada.
Sekaligus---sepupunya.
Sehun mengangguk. Ia berjalan ke arah pintu. "Ayo pergi!"
***
Dari mulai ia melangkahkan kakinya di pintu masuk perusahaan, Sehun mendapati bahwa ia dihormat oleh seluruh staf. Hal itu membuat Sehun agak risih.
Ingat? Sehun tidak terbiasa seperti ini. Waktu sekolah saja ia berpenampilan culun dan itu membuat ia sedikit dikucilkan.
"Kembalilah bekerja." Ujarnya seadanya.
Seungri membawa Sehun ke sebuah ruangan. "Ini ruanganmu, Sehun."
Sehun mengangguk. "Apa yang harus kulakukan? Maksudku---apa yang seharusnya seorang ketua lakukan? Aku bingung. Ah---ini sangat aneh bagiku." Sehun berucap dengan nada khawatir.
Seungri mengacak rambut sepupunya. "Hari ini cukup melihat-lihat saja."
"Arasho."
***
Baekhyun tak henti-hentinya berusaha menghubungi sahabatnya sejak seminggu yang lalu.
Sehun hilang! Tanpa jejak.
-Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif-
"Sehun." Geramnya.
Baekhyun mengacak rambutnya kesal. Sebenarnya Sehun kemana, eoh?
Suaminya mengalami kecelakaan dan kenapa Sehun hilang disaat seperti ini?
-Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif-
Baekhyun menggenggam handphone nya erat.
Ia memang kesal pada Jongin. Direkturnya itu melakukan hal bejat. Tapi, ia juga iba.
Ia merasa kasihan pada lelaki tan itu.
Jongin dan Kyungsoo mengalami kecelakaan. Ia mendengar kabar itu tepat setelah ia pulang dari rumah Sehun.
KAMU SEDANG MEMBACA
IGNORAMUS - KAIHUN
FanfictionKAIHUN ~ YAOI Aku layaknya orang bodoh yang mengharapkan hadirmu untukku The only things that I want is you But, we are like dominoes. I fall for you, you fall for another. Karya: @anitadesi11
