Jangan terpuruk dengan sikap orang yang mengecewakan.
Karena, di luar sana banyak yang menanti senyummu.
***
Sehun menatap Luhan dengan tatapan sendu.
"Maaf" Lirihnya.
Sehun tak mungkin membiarkan Jongin pergi di saat sudah seluruh kemampuan yang ia kerahkan untuk mendapatkan lelaki tan itu di sisinya.
Luhan tersenyum miris. "The only things that I want is you." Ujarnya lirih.
Sehun menunduk kala air mata mengenang di pelupuk matanya.
Dan tangannya di genggam Jongin. "Aku akan berusaha membahagiakanmu." Bisiknya.
Luhan menatap pemandangan itu dengan hati perih.
Ia sudah memiliki penyakit di tubuhnya.
Dan sekarang, Tuhan membiarkan semangat hidupnya di ambil orang lain.
Kenapa hidupnya menyedihkan seperti ini?
"Sehun"
Sehun mendongkak saat Luhan memanggil namanya.
"Y-ya, hyung."
Luhan tersenyum sampai matanya menyipit. "Mari kencan sehari."
***
Jongin menghela nafas sebanyak-banyaknya saat merasa waktu berjalan sangat lambat.
Isterinya sedang kencan dengan namja lain!
Astaga.
Jika bukan karena Luhan sakit, Jongin takkan pernah membiarkan itu terjadi.
"Argh! Aku bisa gila jika terus begini."
Jongin mengambil jaketnya dan kunci mobilnya.
Ia harus menyusul Sehun.
***
Sehun tersenyum manis saat Luhan membersihkan sisa eskrim di bibirnya.
"Makannya pelan-pelan, Sehunnie." Peringat Luhan.
Sehun mengangguk. Di makannya lagi eskrim rasa vanilla itu.
Luhan menatap namja milky skin itu dengan tatapan sedih.
Andai saja Luhan tak meninggalkan Sehun waktu itu, sekarang Sehun pasti menjadi miliknya seutuhnya.
Andai saja dulu Luhan membiarkan tubuhnya digerogoti penyakit mematikan itu tanpa berobat, sekarang ia pasti sudah mencium memeluk Sehun dengan sesuka hatinya, Sehun pasti sudah menjadi miliknya.
Tapi, semuanya sudah terlambat sekarang.
Luhan hanya bisa terseyum berpura-pura tegar, saat melihat Sehun yang tepat berada di depannya---tapi milik orang lain.
"Hyung? Kenapa malah melamun?"
Luhan tersentak.
Namja bermata rusa itu tersenyum.
***
"Mau kemana, Jongin?"
Jongin menatap Ibunya kaget.
Kenapa Ibunya bisa ada di rumahnya?
Sejak kapan?
"Eeomma?"
"Kenapa? Kau kaget kenapa eomma bisa ada di sini?"
Jongin menatap Ibunya. "Ada apa?" Tanyanya.
"Memangnya seorang Ibu tidak boleh mengunjungi anaknya sendiri?"
Jongin menghela nafas. Ia sedang tidak ingin berdebat dengan Ibunya sekarang.
Ia hanya butuh melihat Sehun.
Ia hanya ingin Sehun ada di sampingnya sekarang.
"Mana isterimu?"
"Huh?"
Dahi Jongin mengerut.
"Isteri simpananmu. Mana dia?"
Jongin merasa hatinya tertusuk duri yang tajam.
Ia tak suka saat eommanya berkata begitu pada sosok Sehun.
"Sehun isteri sah ku."
"Tapi, kalian belum menikah dengan sah di negara."
Deg
"Dan kalian juga takkan pernah bisa melakukan itu."
Deg
"Eomma"
Ny Kim menatap puteranya. "Apa yang kau lihat darinya, Jongin? Kyungsoo lebih segala-galanya dari isteri simpananmu itu."
"Namanya Sehun."
"Kyungsoo lebih----"
"Kyungsoo sudah pergi, eomma. Biarkan Kyungsoo tenang, ku mohon jangan bawa-bawa dia dalam masalah ini." Lirih Jongin.
Ny Kim menghela nafas. "Eomma hanya tak tega dengan Kyungsoo. Dia pergi karena ada orang ketiga di antara kalian. Eomma hanya tidak ingin Kyungsoo merasa lebih sakit hati di sana, jika kau dan isteri simpananmu itu bersama."
Degdegdeg
"Kau tak kasihan dengan Kyungsoo? Jongin, kau berjanji akan membahagiakan Kyungsoo saat kalian berikrar di altar. Kau lupa?"
Degdegdeg
"Kau sudah tak mencintai Kyungsoo?"
Jongin menatap Ibunya sendu. "Aku mencintai Kyungsoo, sangat mencintainya."
Ny Kim tersenyum. "Kalau begitu, berpisahlah dengan Sehun. Kyungsoo akan bahagia atas hal itu."
***
"Sehunnie, kau lucu sekali." Seru Luhan saat dirinya mencoretkan spidol merah ke kedua belah pipi Sehun.
Sehun meringis. "Aku seperti badut ya, hyung?" Tanyanya takut-takut.
Luhan menggeleng. "Kamu lucu. Hyung suka." Jawabnya.
Mendengarnya, Sehun tersenyum.
Luhan mengacak surai Sehun gemas. "Ayo, sekarang kita kemana lagi?"
***
-To be continued-
Hai! Long time no see! Maaf ya, udah lama gak update. ✌ Banyak kesibukan soalnya, apalagi moment Kaihun udah jarang. 😭😭😭
Ada yang rindu Ignoramus?
Lanjut gak nih? 😄😄😄
Voment guys 😘😘😘
KAMU SEDANG MEMBACA
IGNORAMUS - KAIHUN
FanfictionKAIHUN ~ YAOI Aku layaknya orang bodoh yang mengharapkan hadirmu untukku The only things that I want is you But, we are like dominoes. I fall for you, you fall for another. Karya: @anitadesi11
