Ternyata di chapter sebelumnya banyak comment yang gak gue reply T_T maaf guys T__T Tapi tetep vomment yapz (/^▽^)/
Jisoo cepet-cepet keluar rumahnya setelah dia denger suara klakson mobil di depan rumahnya.
"Malem banget dek jalannya?" Kata Dara kakaknya Jisoo yang lagi nonton tv.
Jisoo dengan refleks ngeliat jam dinding. Ternyata jam udah menunjukkan pukul 8 lewat dikit.
"Ehm iya kak, Jin lama banget jemputnya hehe," Jawab Jisoo.
"Yaudah kak Jisoo pergi dulu ya, bye!" Lanjut Jisoo.
Jisoo lari kecil ke mobil berwarna silver di hadapannya.
"Pelan-pelan aja Jis, ntar kamu jatoh."
"Ehehehehe takut kelamaan young."
Young?
Iya, jadi yang jemput Jisoo itu Jin pake Young.
"Ya ampun santai aja kali Jis, dari dulu lo gak pernah berubah ya," Kata Jinyoung sambil ngacakin rambut Jisoo.
"Hehehe sa ae lu young, udah ah cepetan berangkat ntar kemaleman lagi."
"Oke deh tuan putri."
•••
Rose lagi pundung di kamarnya, daritadi rasa sesak didadanya gak ilang-ilang, apalagi kalo inget kejadian di depan toilet tadi.
Tangisan Rose makin menjadi-jadi pas dia playlist di handphonenya muter lagu Agust D yang A to the G to the U to the STD. Menurut Rose lagu itu lagu paling galau sedunia gaes.
Kenapa? Karena Agust D itu mengingatkan Rose sama Suga.
Tapi, tangisan Rose makin menjadi-jadi lagi setelah lagu despacito muncul. Air matanya gak bisa berhenti pas denger lagu itu.
Kenapa dia nangis? Soalnya dia gak ngerti bahasa itu:(
Oke back to Roje yang lagi nangis.
Rose ngeliat foto-fotonya sama bang Agus. Entah kenapa dia kayak patah hati beneran.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.