Idol 31 - If It Is You

4.5K 347 78
                                        

[Noted: cerita ini hanya khayalan saja dan ada beberapa kejadian yang aku lupa urutannya, jadi aku sesuaikan saja. Terlepas dari itu, selamat membaca.]

***

Happy Reading...

***

Jimin terduduk di tempat tidurnya dengan sesekali melihat timeline sosial media grup nya. Hal ini jadi sering ia lakukan semenjak ia tak lagi bersama Chaeyeong. Setidaknya banyak dari mereka yang selalu menyemangatinya dan ia merasa pulih kembali walau tak sepenuhnya pulih.

Tentang Chaeyoung, ia tak begitu saja melepaskan yeoja itu. Ia masih berusaha mendapatkan maaf dari yeoja itu. Benar, dulu ia salah. Ia juga tak ingin melakukan kesalahan yang sama. Untuk itu ia tak berusaha meminta Chaeyoung agar kembali padanya sementara ia masih bersama Seulgi. Ia hanya berusaha mendapatkan maaf dari yeoja itu. Hanya maaf yang ia butuhkan dan jika bisa ia ingin kembali bersahabat dengan yeoja itu. Walau ia yakin tak akan sama lagi, tapi ia hanya ingin mendapatkan kembali kesempatan lain darinya.

Beberapa minggu yang lalu sempat ada kejadian yang membuatnya terkejut. Dimana disebuah acara penghargaan Chaeyoung justru duduk satu meja dengan Seulgi. Ia tak tau persis bagaimana Chaeyoung menghadapinya, tapi ia tak yakin Chaeyoung baik-baik saja. Pasalnya beberapa hari setelah hari sebelum hari itu gosipnya dan Seulgi berkencan semakin menyeruak kepermukaan.

Saat itu Jimin berusaha menghubungi Chaeyoung, tapi tak ada balasan dari yeoja itu. Bukan hanya saat itu Chaeyoung tak membalas pesannya, tapi sampai saat ini Chaeyoung tak satu pun membalas pesannya. Bahkan saat teman-temannya melakukan live, Chaeyoung tak menampakkan dirinya. Kemanakah dia?.

Sejak saat itu kekhawatirannya semakin menggunung. Hanya saja, tak banyak yang dapat ia lakukan. Sehingga ia hanya pasrah saja.

Ponsel yang sedang ia gunakan berdering, sebuah pesan masuk. Seulgi meminta untuk bertemu.

Jimin menghela nafas panjang, ia bangkit dari tempat tidurnya kemudian segera bersiap.

Pintu kamarnya tiba-tiba terbuka, Taehyung yang masuk kemudian membaringkan diri diatas tempat tidur milik Jimin.

Jimin menghela nafas lagi. Taehyung akhir-akhir ini sedikit berubah, dia seperti menyembunyikan sesuatu. Namun sampai saat ini Taehyung belum menceritakan apapun padanya.

"Hyung, cobalah lihat variety show hari ini. Sepertinya ada Chaeyoung. Minggu lalu dia lolos." Ujar Taehyung.

Jimin mengerutkan keningnya. "Darimana kau tau jika itu dia?."

Taehyung mengulurkan ponselnya pada Jimin, menunjukkan sebuah video seseorang bertopeng yang mengenakan baju berkilauan.

Jimin yang bersiap pergi malah kembali mendudukan dirinya di sisi tempat tidur.

Jimin tertegun begitu yeoja itu bernyanyi. "Benar. Dia Chaeyoung." Ujar Jimin.

Saat Jimin menikmati video itu ponselnya kembali berdering. Sebuah pesan masuk. Seulgi mengabari bahwa ia telah sampai di tempat tujuan pertemuan mereka.

"Mungkin itu alasan kenapa dia tidak ikut live. Jangan terlalu mengkhawatirkannya Hyung." Ujar Taehyung. "Chaeyoung tak sesedih dirimu. Itu kata Lisa." Ujarnya diakhiri dengan begitu lirih saat menyebut nama Lisa.

"Geurae... memang tak seharusnya dia bersedih. Aku yang salah." Ujar Jimin lagi, ternyata kekhawatirannya selama ini sia-sia. Chaeyoung bahkan tak peduli lagi padanya. Ia menghela nafas kemudian menatap Taehyung yang terlihat termenung. "Tae...."

Taehyung tak bergeming.

"Tae...." kali ini Jimin menyentuh bahu Taehyung. Membuat namja itu menoleh.

IDOL [Complete]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang