Cedera hati ini hampir berakhir
Bahkan mendekati kata selesai
Aku mulai berhenti mengejar mu
Dan mulai sibuk pada kehidupanku
Saat ini aku mulai sadar
Betapa bodohnya aku saat itu
Saat aku mencintai yang tidak mencintaiku
Lalu dia datang
Menebarkan semerbak wangi kebahagiaan
Tampaknya angin tak perlu merencakan kabar duka lagi
Karena hatiku
Telah tertutup kabut kabur tebal
Dari baiknya dirinya
Tidak
Kabut itu tidaklah gelap
Kabut itu tidak membawa duka
Tapi kabut itu
Membungkus hatiku dalam dalam
Lalu menyemainya dengan cinta yang baru
Aku hanya bisa berterimakasih padamu
Karena pernah membiarkan ku berlari mengejarmu
Walau kau tidak pernah terkejar
Lelah dan menyakitkan
Tapi aku bahagia
Sekarang aku menjadi kuat
Lalu muncul sosok mentari baru yang mulai menyinari duniaku
Dengan semangatku yang baru
Terimakasih untukmu pernah membuat duniaku kelam sementara
Berbahagialah dengan seseorang yang membuatmu meninggalkanku demi mempertahankannya
Aku bahagia
Dengan sosok seseorang baru yang hadir saat ini
Kotabumi, 25 oktober 2017
16.43
KAMU SEDANG MEMBACA
Menanti dalam istiqomah
PoetryTELAH DITERBITKAN Sebagian part telah dihapus #42Dalampuisi(12-02-2018) #62Dalampuisi (14-01-2018) #64Dalampuisi (17-12-2017) Untuk kamu yang sedang menanti, maka ku wakilkan seluruh perasaanmu melalui sajak ini" Ada beberapa part terprivat tapi tid...
