// Bab 27 //

1.7K 203 24
                                    

"Masa lalu bukan untuk disesali, tapi di jadikan pelajaran."

🐰🐰🐰

Ini sudah beberapa jam yang lalu saat JungKook mengatakan hal yang membuat Yeri bingung, sampai sekarang Yeri masih terus kepikiran dan memaksa otaknya untuk bekerja keras mencerna kalimat-kalimat yang diucapkan si Tampan Bergigi Kelinci itu.

Yeri pusing.

Dan bertambah pusing saat dia membaca pesan dari JungKook beberapa menit yang lalu yang isinya membuat Yeri sesak.

JeongKuk
Yer, jam 5 siap-siap ya.

Kim Yerim
Ha? Mau ngapain, Kak?

JeongKuk
Ngapain kek. Yang penting sama lo.

Kim Yerim
Okay...

JeongKuk
Anggep aja nge-date. Mumpung malam minggu juga kan.

Yeri sesak.

Sesak karena kesenangan.

Apa ini tandanya JungKook mulai suka dengan dia?

Kalau iya Yeri dengan senang hati menerima perasaan itu. Akhirnya setelah sekian lama dan setelah segala perjuangan Yeri, perasaannya dibalas juga oleh JungKook.

Kira-kira kapan ya JungKook menyatakan perasaannya pada Yeri? Pikir Yeri.

Yeri tidak tahu saja kalau JungKook sudah terlalu banyak jujur tentang perasaannya secara tidak langsung. Yeri nya saja yang dasarnya norak nggak pernah digombalin cowok, jadi saat ada cowok yang berbicara tentang perasaan padanya, otaknya mendadak jadi lambat.

Yeri ... Yeri...

Jam 3 sore Yeri bangun dari bobok siang cantiknya. Bangun-bangun dia langsung obrak-abrik lemari mencari setelan pakaian yang akan dia pakai untuk-yang katanya date- dengan JungKook.

"Aduhh! Kok bajunya cuma ini-ini doang, sih? Dikit amat sih baju gue, ish!"

Tau sendiri kan bagaimana cewek? Lemari yang sangat besar berisi baju, celana, rok, dress, dan berbagaia macam model baju lain itu sampai sesak dan hampir tumpah-tumpah, masih dibilang nggak punya baju?

Cewek memang segila dan seribet itu!

"Jangan ini!" Yeri melempar setelan baju yang pernah ia kenakan dan pasti JungKook pernah melihatnya. Yeri tidak mau terlihat seperti cewek yang tidak punya baju dan suka memakai baju itu-itu aja.

Pokoknya Yeri harus terlihat cantik dan sesempurna mungkin agar pantas saat berjalan beriringan bersama JungKook nanti. Yang pasti membuat orang-orang lain yang melihat akan iri!

Tok Tok Tok

Suara ketukan pintu dari pintu kamarnya terdengar. Yeri beranjak meninggalkan ruangan walk in closet dan membukakan pintu kamarnya.

"Mama tumben ketuk pintu dulu, biasanya jug--"

"Kak JungKook?"

Yeri melotot melihat JungKook bersandar di tembol sambil bersedekap ganteng depan kamarnya.

The Great Wall Between Us // Jungri 《Completed》Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang