19. Apa kau sudah...

170 33 14
                                    

Selamat membaca

Jangan lupa jejaknya 😘

...

"Ada apa ini?!" tanya Chorong panik.

Myungsoo segera menggotong Naeun masuk ke rumahnya, membiarkan Chorong bermain dengan pikirannya. Gadis bermarga Park itupun hanya bisa mengikuti Myungsoo ke kamar Naeun. "Myung~ah! Jelaskan padaku!"

Myungsoo menoleh. "Mianhae. Tadi, Naeun didorong sampai membentur aspal," jelasnya.

"Mwo?!" Chorong terkejut setengah mati. Matanya beralih menatap kening Naeun yang sudah berdarah. "Siapa yang melakukannya, eoh?! Katakan padaku!" ucapnya emosi.

Myungsoo menghela napas berat. "Nanti aku jelaskan. Sekarang, tolong bawakan kotak P3K," pintanya.

Tanpa banyak bicara, Chorong pun mengambil kotak P3K di laci meja Naeun. Ia pun menyerahkannya pada Myungsoo.

Pria visual itupun terus membersihkan luka di kening Naeun. Sementara Chorong, sibuk memegangi tangan kanan Naeun. "Naeun~ah... ayo bangun. Kau jangan membuatku khawatir," ucap Chorong lirih.

Myungsoo pun selesai dengan aktivitasnya. Pria itu kini menatap Chorong yang ada di sebelah kanan tempat tidur Naeun. "Maafkan aku..." ucapnya lirih seraya tertunduk, "karena aku, Naeun celaka seperti ini."

Chorong menghela napas berat. "Katakan, siapa yang melakukannya?" tanyanya.

"Mantan kekasihku," jawab Myungsoo sedih.

Chorong tampak tenang. Ia seakan mengerti dengan masa lalu Myungsoo. Mungkin saja, Woohyun sudah menceritakan semuanya. "Sudahlah. Aku tidak akan menyalahkanmu," ujarnya dengan helaan napas berat.

Myungsoo menatap Chorong seraya mengatakan, "Gomawo."

"Cheonma. Aku akan menghubungi dokter untuk memeriksa keadaannya. Kau, jaga dia," ujar Chorong, kemudian beranjak keluar kamar.

Myungsoo kini menatap gadis yang masih tak sadarkan diri. Tangannya membelai lembut pipi chubby tersebut. "Chagi, ayo bangun," ujarnya lembut.

Setelah mendengar ucapan Myungsoo, gadis itu terlihat menggeliat. Perlahan, matanya terbuka seraya mengerjap. Ia merasakan pusing di kepalanya. "Syukurlah, akhirnya kau sadar," ucap Myungsoo tersenyum.

Naeun mengernyitkan dahi. Matanya membulat dengan sempurna ketika melihat Myungsoo berada sedekat itu dengannya. "Ya! Kau!" teriaknya seraya mendorong dada bidang Myungsoo.

Pria itupun terkejut melihat reaksi Naeun yang berbeda dari sebelumnya. Ia melihat tingkah Naeun yang berusaha menutupi tubuhnya dengan selimut. "Ka-kau sedang apa, eoh?!" tanya Naeun panik.

"Kau kenapa, Chagi?" tanya Myungsoo bingung.

"Mwo?! Chagi?!" Gadis itu begitu terkejut mendengar sebutan dari Myungsoo. "Se-sejak kapan a-aku jadi kekasihmu, eoh?! Bukannya kau menolakku waktu itu?!" sambungnya.

Kali ini, Myungsoo yang membulatkan matanya seraya menggumam dalam hati, "Apa dia sudah ingat semuanya?"

"Ya! Kenapa kau diam, eoh?!" teriak Naeun.

Myungsoo tersadar dari rasa terkejutnya. Ia menatap Naeun. "A-apa kau sudah... mengingat semuanya?" tanyanya terbata.

"Mwo? Memangnya aku kenapa?" Naeun balik bertanya karena tak mengetahui apapun. "Kau kecelakaan beberapa hari yang lalu," jawab Myungsoo.

"Kecelakaan?"

Myungsoo mengangguk. "Karena kecelakaan itu, kau sempat hilang ingatan," ujarnya menjelaskan.

Ice Cream Love (Complete) ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang