Chocolate

49 6 0
                                        

Part 14 Chocolate

Pagi itu, Jungkook bersiap lebih pagi. Wajah yang terpantul dari cermin di hadapannya tampak berseri. Sembari bersiul riang, Jungkook merapikan seragam Junior High School-nya. Sesekali matanya melirik kalender yang menunjukkan tanggal empat belas bulan kedua di tahun ini. Yang artinya, hari itu adalah hari valentine.

Tak ingin kalah dengan teman-temannya, Jungkook sudah menyiapkan sekotak cokelat untuk sunbae favoritnya. Tak tanggung-tanggung, Jungkook membuat cokelat itu dengan tangannya sendiri. Tapi dengan bantuan sang Eomma tentu saja.

Sepanjang sarapan pun, senyum Jungkook tak luput dari bibirnya. Mengabaikan tatapan heran dari Appa dan Hyung-nya.

"Aku selesai! Dan aku akan segera berangkat, sampai jumpa!" Seru Jungkook semangat.

Setelah mengecup pipi Appa dan Eomma-nya, Jungkook tak lantas keluar rumah, melainkan berlari menuju dapur dan membuka kulkas dengan tak sabaran.

Namun, tak lama kemudian Jungkook kembali dengan wajah memerah nyaris menangis.

"Kookie-ya, ada apa?" Sang Eomma segera menghampiri putra bungsunya yang tampak memprihatinkan.

"Cokelat, hiks, cokelat Kookie untuk Sangjin Noona hilang... Huwaaaa." Tangis yang ditahan-tahan akhirnya pecah juga.

"Bukankah kemarin kita bersama-sama menyimpannya di kulkas?" Jungkook menganggukkan kepala mengiyakan.

"Tapi sekarang hilang...." Ucapnya kemudian dengan terisak-isak.

"Cokelat? Yang ada di kotak warna merah muda?" Suara Junghyun yang terdengar ragu, membuat dua orang--Nyonya Jeon dan Jungkook--yang tengah berpelukan menoleh padanya.

"Ng...." Junghyun mengusap lehernya karena hawa dingin yang tiba-tiba menerpa. Sementara Eomma dan dongsaeng-nya masih menunggu kelanjutan ucapan Junghyun. "Tadi malam aku sangat lapar, tapi aku tidak menemukan cemilan apapun kecuali cokelat dalam kotak merah muda itu. Jadi, ya begitulah."

Belum sempat Eomma dan dongsaeng-nya menyahut, Junghyun menambahkan dengan cepat. "Appa juga ikut memakannya."

Dan si tersangka kedua tersedak kopi yang tengah diminumnya.

"Huaaaaa...." Tangisan Jungkook semakin keras tanpa bisa dicegah. Sementara Appa dan Junghyun hanya tersenyum kecut dengan hadiah tatapan tajam dari sang nyonya rumah.

Kkeut

Love Yourself: My Own WayCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang