First Love

66 6 0
                                        

21. First Love

“Hyung, kau tahu Choi Sangjin?” Tanya Jungkook tiba-tiba, di suatu pagi menjelang siang ketika Jungkook tengah menikmati brunch bersama Junghyun dan Yoongi.
Respon berbeda diberikan kedua pemuda yang sama-sama Jungkook panggil dengan sebutan Hyung. Yoongi dengan wajah datar dan tatapan tak berminatnya, sementara Junghyun tampak terkejut dengan sebuah nama yang begitu lama tidak lagi didengarnya.
“Dulu kau juga bertanya padaku tentang nama itu, bukan?” Cetus Yoongi kemudian menyeruput Americano-nya dengan tenang. Tidak terpengaruh dengan perubahan mimik wajah Junghyun.
“Benarkah? Aku bahkan tidak ingat,” sahut Jungkook dengan dahi berkerut. Menerka kapan sekiranya dia sempat mengingat nama itu sebelum hari ini.
“Karena kau sudah tua, jadi kau pikun,” balas Yoongi sekenanya yg segera dibalas tatapan tajam oleh Jungkook. Namun, si pemuda kelinci menahan diri untuk tidak membalas dan memperpanjang ucapan Yoongi seperti biasanya. Pasalnya, Jungkook sedikit membenarkan kalau dirinya agak payah dalam mengingat. Tapi tetap saja dalam hati Jungkook tidak terima dengan sebutan tua.
Heol! Dia masih siswa Senior High School ngomong-ngomong.
“Aku memang pelupa, tapi aku belum tua. Kau yang tua, Hyung! Bahkan kau lebih tua, kau kakek-kakek,” sambar Jungkook gagal menahan diri.
“Setidaknya ingatanku lebih baik darimu, Pak Tua,” ucap Yoongi tak mau mengalah.
“Apa? Aku tidak salah dengar? Min Yoongi Harabeoji memanggilku apa?” Jungkook menyahuti dengan nada sengit dan lebih melengking dari sebelumnya. Kedua saudara sepupu itu nyaris saling tonjok satu sama lain jika Junghyun tak sigap memukul kepala keduanya.
“Menyebalkan sekali, kalian merusak siang cerahku!” Ketus Junghyun sembari duduk dengan nyaman kembali di kursinya.
“Kau tidak tertarik dengan jawabanku, Kook-ah?” Junghyun berucap dengan sedikit dramatisasi adegan menyeruput cangkir putihnya yang berisi mocca late.
“Hyung! Jadi kau tahu siapa Choi Sangjin?” Tatapan Jungkook seketika berbinar.
Junghyun menganggukkan kepalanya, lagi-lagi dengan dramatis.
“Siapa, Hyung? Choi Sangjin itu siapa?” Pekik Jungkook antusias. Sementara Yoongi masih bertahan dengan tampang tak peduli, meskipun si pemuda pucat itu memasang telinga baik-baik.
“Kau jangan kaget jika tahu siapa dia, oke?” Jungkook mengangguk cepat, tak sabar dengan informasi dari kakaknya yang tingkahnya mulai menyebalkan. Tapi, Jungkook harus sabar, 'kan? Kalau tidak, Junghyun akan semakin menyebalkan dengan tingkahnya yang terlalu mendramatisir keadaan, bahkan dia tidak sedang syuting drama.
Lihat, kakak kandung Jungkook itu malah menyantap patbingsu-nya dengan nikmat, seolah menikmati wajah penasaran Jungkook ehm, dan juga Yoongi menambah kelezatan patbingsu miliknya. Junghyun menguji kesabaran Jungkook yang biasanya hanya sepanjang tusuk gigi.
“Ck! Kau lama, Hyung!”
Itu bukan suara Jungkook, sungguh. Jungkook masih mengatupkan bibirnya sambil menggigiti ujung sedotan. Melainkan Yoongi yang bertampang kesal dengan mulut penuh waffle.
Junghyun menghela napas seraya meletakkan sendok patbingsu-nya ke atas meja.
“Choi Sangjin itu... Kakak kelas Jungkook di Junior High School.”
Jungkook dan Yoongi menatap Junghyun intens, menanti lanjutan ucapan si paling tua dengan rasa penasaran memuncak.
“Gadis itu kekasih dari Kim Namjoon, dan Jungkook... ehm menyukai gadis itu.”
Kontan Jungkook membekap mulutnya yang nyaris berteriak, sementara Yoongi melongo dengan tidak elit.
“Jadi... Choi Sangjin itu Bidadari Noona?” Pekik Jungkook sepaket dengan mata bulatnya yang membesar.

Kkeut

Love Yourself: My Own WayCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang