Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku mengajak Chef V, ke studio dance kami. Menurut ku, tempat ini adalah yang pas untuk melakukan interview. Luas dan sepi. Aku menyuruh Chef untuk duduk di kursi, tapi Chef V menolak, dia hanya mau duduk di lantai, aku pun hanya bisa mengikutinya.
Dia menyuruh ku, untuk bertanya apapun tentangnya. Aku merasa gugup, karena baru pertama kalinya, melakukan interview terbuka seperti ini.
"Chef...?"
"ya."
"boleh kan, aku bertanya duluan?"
"silakan Jimin-ie."
Aku tertawa malu, ketika Chef V memanggilku seperti itu.
"ada apa?" tanyanya.
"Jimin-ie adalah panggilan ku, dari Suga-hyung. Lucu aja, Chef juga memanggilku seperti itu." jelas ku, sambil tersenyum.
Dia tertawa. Aku melihatnya terus. Terlihat manis.
"apapun itu pertanyaannya...?" tanyaku, lagi dengan serius.
"iya."
"hubungan Chef dengan Suga-hyung itu seperti apa? Soalnya, kami bingung, hehehe..."
"kami? Siapa? Aku dengan Suga, hanya bersahabat. Mungkin terlihat lebih intim, karena kami sama-sama menderita mental illness yang akut, hahaha..."
"oh... kami itu, aku, Taehyung juga Jungkook. Kemarin itu, Kai-hyung datang untuk menemui Jin-hyung. Setelah, itu mereka berdua masuk ke studio Suga-hyung. Aku kira terjadi hal serius antara kamu dan Suga-hyung. Soalnya, mereka terlihat serius. Kami juga khawatir, makanya kami ingin tahu."
"seperti itu... Apa kamu sangat menyukai Suga-hyung?"
"iya. Apa kelihatan banget, kalau aku menyukainya?"
Dia mengangguk, sambil tersenyum lagi.
"apapun yang terjadi, aku akan tetap menyukainya, hahaha, jadi malu..."
"kenapa malu? Jika kamu menyukainya, jangan jauh darinya."
"pasti." jawabku, optimis.
"baguslah."
"kenapa Chef?"
"kalau aku setuju, bekerja sama dengan kalian, dan kalau suatu saat aku menyusahkan kalian, apa itu gak masalah buat kalian?"
"semua pasti melakukan kesalahan yang kadang menyusahkan atau gak, tapi kalau di bawa happy, semua pasti gak terbebani, Chef. Seperti Jhope-hyung, tiap hari dia selalu saja bahagia, optimis dan, hebohlah pokoknya, hahaha... Aku menyukai sifatnya yang itu."
"jawaban kamu bikin aku tenang. Katanya kamu diet ketat sebelum comeback yang kemarin?"
"hahahaha, iya. Pipi ku terlalu chubby, hahahaha..."