Saat ini diriku dan Faris sedang berada di dalam mobil sport pribadi milikku.
"Agggh, benar-benar sialan tuh perempuan,... Bukannya mulai hari ini yang bertugas untuk menjemput nona muda adalah mereka?"
"Tenang Han, tenang,.."
Faris yang duduk berada di sampingku mencoba untuk menenangkanku, tapi,...
"Mana mungkin aku bisa tenang Ris! Bagaimana bisa dia sampai lupa untuk menyiapkan hidangan malam nona muda!"
"Apa boleh buatkan Farhan,. Hari ini adalah hari pertama nona muda sekolah SMA. Jadi mereka terlalu khawatir, dan akhirnya sampai siang tadi mereka selalu mengawasi nona muda lho,.."
"Haah? Jadi itu yang membuat mereka lupa akan tugasnya? Lagian, bukannya nona muda sendiri sudah bilang untuk jangan mengikuti dia?"
Seriusan mereka ini, mereka terlalu overprotective kepada nona muda. Ke-loyal-an mereka terhadap nona muda benar-benar sungguh patut dipuji tetapi,..
"Bisa tidak sih mereka sedikit memberi ruang untuk nona muda,.."
Setelah mendengar ocehan dari diriku ini, bisa kulihat wajah murung si Faris,.. Ah, mungkin saat ini aku sudah kelewatan, lagian juga ini salahku untuk mengoceh ke orang yang tidak bersalah.
"Oi Faris, Apa gunanya otot besarmu jika mentalmu seperti itu,.."
"Ahh, Maaf,.."
"Haaaah,..."
Mental Faris tidak pernah menjadi samacam ini saat dia sedang berada dalam sebuah perintah,.. Jadi menurutku dia masih berguna saat menjadi pengawal tetapi,... Haaaah, sudahlah,....
Sembari mengemudikan mobil sport pribadi kesayanganku, aku melihat lokasi nona muda menggunakan fitur gps yang ada di smartphone milikku,..
Sial, lima belas menit lagi jam sepuluh,.. Spontan saja kakiku menginjakan gas lebih dalam..
"UUOOOOOOO!!!!"
"Diamlah Faris!! Jangan berisik!! Jangan ganggu konsentrasi menyetirku!"
Jeritan Faris yang ada di sampingku semakin lama semakin keras. Mungkin karena aku melajukan mobilku semakin cepat dan semakin ugal-ugalan dalam menyalip kendaraan di sekitar.
Beberapa menit setelah aksi ngebut ugal-ugalan dari mobilku, kulihat sekarang aku berada di radius 50 meter dari nona muda.
Mungkin disini sudahlah cukup. Kuparkir mobil sportku di tempat terdekat.. Tidak mungkin bagiku untuk memberhentikan mobilku di depan nona muda jika wajah orang disampingku sudah benar-benar lemas,.. Seriusan, perbaikilah mentalmu ini Ris,..
"Oi Faris,.. Masih hidupkah dirimu?"
"Eh!! Apa!? Dimana ini? Surga? Aku sudah ada di surgakah ini?"
Spontan saja kujitak kepala miliknya yang botak itu...
"Cepetan keluar, kita jemput nona muda,.."
"Ooh! Iya, kita harus menjemput nona muda"
Setelahnya dia turun dari mobilku, aku dan dirinya langsung berjalan menuju tempat nona muda berada,...
"Hm,.. nona muda sudah dekat.. harusnya dia ada di-"
Kulihat ke arah dimana seharusnya nona muda berada. Seketika itupun aku agak terkejut,..
Nona muda berjalan dengan seorang bocah laki-laki yang aku tidak kenal. Kucek ulang lagi ingatanku dan yup, aku memang tidak mengetahui siapa bocah itu. Aku adalah salah satu pelayan nona muda yang bersama dirinya sejak kecil. Maka dari itu, jika aku tidak mengenal orang yang berjalan bersama nona muda, itu berarti,...
"Hei Faris, apa kau tahu siapa bocah itu?"
"Hmm? Ahh! Aku baru saja ingat. Kalau aku tidak salah dengar dari Sukma, tadi siang nona muda memang berjalan-jalan di kota dengan dua orang teman barunya. Satu laki-laki dan satunya lagi perempuan."
Haah,.. Itukah yang membuat Sukma lupa untuk memasak hidangan malam? Sampai-sampai butuh bantuan si Rosa untuk membuat hidangan malam tersebut?
"Kita kesampingkan masalah Sukma dan Rosa dulu,. Faris, saat ini aku melihat nona muda berjalan hanya dengan bocah itu, apa kau melihat adanya teman perempuan yang tadi diinfokan oleh Sukma?"
"Hah, enggak.. aku juga hanya melihat mereka berdua,.. Kemungkinan teman perempuan nona muda sudah pulang duluan,.."
KAMU SEDANG MEMBACA
GETAR-GETAR GAK GUNA
HumorRekor tertinggi: Rank 3 - Humor [21 April 2018] Satu tahun lalu di kota Atlantaris, terjadi sebuah fenomena. Sebagian berkata itu adalah fenomena magis, sebagian berkata bahwa itu adalah fenomena distorsi ruang, sebagian berkata bahwa dikarenakan pe...
