"Naila, bus rute milikku sudah ada,.. kamu yakin tidak perlu aku antar?"
"Ah, iya,.. Kamu pulang aja dahulu."
"Okelah,. Sampai jumpa besok pagi ya."
Sebelum memasuki bus, Aldi sempat melambaikan tangannya kearahku dengan singkat,.. Ah, sudah berapa lama ya aku tidak merasakan lambaian 'sampai jumpa lagi' dari seorang teman? Haah,.. Aku sudah tidak mengingatnya,..
Setelah kulihat bus yang ditumpangi oleh Aldi meninggalkan halte, semua ketegangan tubuhku pun lepas,..
"Haaah, Amaaan sudah,..."
Aku tidak menyangka bahwa yang menjemputku pulang malam ini adalah Farhan dan Faris,... Kira-kira ada apa dengan Sukma dan Rosa ya?
...Nanti juga aku akan tahu setelah sampai rumah, itupun jika aku belum ingin tidur sih.
Untungnya Farhan dan Faris paham maksud dari kode yang tadi aku sampaikan ke mereka. Tapi aku sedikit heran, biasanya mereka tidak suka akan kekalahan, tetapi entah mengapa tadi mereka bisa pura-pura kalah,.. Apalagi akting mereka tadi sangatlah bagus,..
"Nah, berkat akting mereka aku aman sih,.. Ahahaha"
Saatnya kembali ke tempat tadi,..
Setelahnya aku sampai pada panggung aksi tadi, apa yang kulihat adalah si Faris dan si Farhan yang masih bergeletak di aspal.
Hmm? Tunggu sebentar, jangan bilang tadi itu perkelahian sungguhan,..
Ahaha, mana mungkin.. Mereka berdua adalah mafia profesional, jadi tidak mungkin di dunia ini mereka bisa kalah dengan anak SMA jika tadi perkelahian sungguhan,...
Yup, tidak mungkin, itu adalah sesuatu yang mustahil. Mungkin mereka ketiduran gara-gara menunggu sampai Aldi benar-benar pulang.. Ahaha,..
Akupun menghampiri mereka berdua yang masih tergeletak di tanah.
Enaknya kubangunkan dengan cara bagaimana ya mereka,.. Saat ini, juga entah mengapa aku ingin sedikit usil dengan mereka berdua.
Tanpa basa-basi aku jewer telinga mereka berdua.
Ohh, benar-benar tidak bergeming, pulas sekali mereka tidurnya.
Kutambahkan tenaga pada kedua tanganku yang menjewer telinga mereka.
""Auuuuh!!!""
Ohh, bangun juga mereka akhirnya,..
"Ayo kita pulang,.."
"Eh! Dimana ini? Surga? Sudahkah aku berada di surga?"
"Eh? Nona muda? Dimana bocah tadi!?"
Ahaha Faris, caramu terkejut saat baru bangun sungguhlah lucu, kenapa juga kamu selalu ingin pergi ke surga. Sedangkan reaksi Farhan sangatlah normal. Hm,.. Dia memang seperti ini sih orangnya, mungkin dia memiliki moto 'Tugas adalah nomer satu'. Well, aku tidaklah benci dengan orang yang loyal dengan tugasnya sih,...
"Maksudmu Aldi? Dia sudah pulang,.. Oh iya, jangan panggil dia 'bocah' lagi ya, dia itu teman baruku,.. Sekarang ayo kita pulang."
"Ah, iya, maafkan saya Nona,.. Mobil saya ada di sebelah sana Nona."
Setelah si Farhan menunjukkan arah dimana mobil miliknya berada, akupun dengan segera berjalan ke arah tersebut,.. Hmm, dia menjemputku menggunakan mobil miliknya? Ah, terserahlah,.. Aku sudah ngantuk...
Setelahnya aku masuk di mobil miliknya, akupun langsung selonjoran di kursi bagian belakang..
"Aku sudah ngantuk, aku akan tidur duluan ya,.. Oh iya, kerja kalian berdua tadi sangatlah bagus."
KAMU SEDANG MEMBACA
GETAR-GETAR GAK GUNA
HumorRekor tertinggi: Rank 3 - Humor [21 April 2018] Satu tahun lalu di kota Atlantaris, terjadi sebuah fenomena. Sebagian berkata itu adalah fenomena magis, sebagian berkata bahwa itu adalah fenomena distorsi ruang, sebagian berkata bahwa dikarenakan pe...
