5
"Aku sangat yakin kalau aku menitipkan Luna padamu! lalu kenapa kau ada di sini?"
"Aku juga ingat dengan jelas kalau kau pergi untuk menghancurkan prototype HDlevel, kenapa kau ada di sini?."
Kami berdua terdiam.
"Sepertinya kita jangan bicara dengan satu sama lain dulu."
Setelah semua yang terjadi, yang tersisa hanya kami berempat. Aku, Eric, Rafaela, dan VIP yang bernama Sara. Aku dan Eric sempat kehilangan kesabaran dan saling menodongkan senjata, tapi setelah beberapa lama kami memutuskan kalau tidak ada gunanya bertengkar satu sama lain di situasi sulit seperti sekarang.
Tempat ini hanya menunggu untuk jatuh, dan begitu tempat ini jatuh Eric bisa mengambil teman-temannya kembali. Sedangkan untuk anggota squadku, mungkin mereka akan dibiarkan saja ditinggal di sana. Aku tidak bisa membayangkan ada orang dari pasukanku yang mau mengorbankan diri hanya untuk mengambil orang yang sudah mati.
Begitu kami setuju pada satu keputusan, aku dan Eric menuju jalur bawah tanah untuk pergi menuju ke tempat pasukan utama masing-masing setelah memastikan tidak ada sandra yang tersisa lagi.
Selama perjalanan kami tidak saling bicara, tapi begitu aku merasa kalau suasananya sudah tepat dan kepalanya sudah agak dingin. Aku memutuskan untuk bicara terlebih dahulu.
"Di mana Luna?"
"Mungkin sedang melihat big bang."
"Ha?"
"Sebelum ke sini aku dan Luna mengalami banyak hal bersama."
"Hal macam apaaaaaa!!!!!!! cepat katakan!!!."
"Aku akan menceritakannya jadi jangan marah dulu."
Awal dari ceritanya dimulai dengan banyak pengalaman pertamanya berinteraksi dengan seorang gadis yang lebih cocok kusebut sebagai anak kecil. Selain itu dia juga memberikan laporan keamanan yang kuminta.
Selain itu dia juga memberitahukanku kronologi kejadian besar yang terjadi saat aku sedang tidak ada. Permainan detektifnya dengan Luna yang berakhir dengan keduanya diculik dan hampir dikirim ke luar negri.
Setelah mendengar apa yang terjadi, Veronica dan Lina khawatir dengan keadaan Luna. Oleh sebab itu, begitu ujiannya langsung mereka langsung mengajak Luna untuk pergi berlibur. Sedangkan Eric yang dianggap tidak punya kepentingan tidak diperbolehkan untuk ikut.
Setelah dia menceritakan banyak hal yang membuatku ingin menghajarnya, aku balik menceritakan perjalananku sampai ke sini.
Usaha menyebrangku yang gagal, nasibku yang terdampar di sebuah pulau tanpa nama, pertemuanku dengan Iris, lalu akhir dari petualangan kami di pulau itu. Selain itu aku juga menceritakan apa saja yang terjadi setelah aku sampai di transport ke tempat ini.
"Eh tunggu dulu! bukankah dari tadi kau belum menjawab pertanyaanku? kenapa kau bisa ada di sini."
"Aku sedang membayar hutang! atau lebih tepatnya aku sedang dalam hukuman! atau jauh lebih tepatnya lagi aku sedang diancam,"
Diancam?
Sekarang Eric adalah orang sipil, jadi apapun yang terjadi dia tidak lagi punya obligasi untuk menuruti permintaan bosnya di organisasi militer. Tapi sayangnya Eric sudah melakukan sebuah kesalahan yang membuatnya bosnya punya materi untuk melakukan pemerasan terhadapnya.
Yang melakukan kesalahan memang dia, tapi yang melakukan kesalahan juga bukan dia. Lebih tepatnya, yang melakukan kesalahan adalah dirinya yang di masa depan.
KAMU SEDANG MEMBACA
DOLL
Science FictionRicky Axioo memicu perang dunia ke tiga pecah, dan hal itu membuatnya jadi target untuk dibunuh. Untuk melindunginya, sebuah DOLL (Digital prOgrammed Long Lasting android) bernama Maya dikirimkan untuk melindunginya.
