Pertandingan Persahabatan Analis Kesehatan

78 3 0
                                        

Kami semua di sibukkan dengan latihan-latihan olahraga karena sedikit lagi akan ada pertandingan persahabatan antara SMK Analis Kesehatan Jakarta. Pertandingan itu hanya ada voli dan sepak bola. Voli ada voli yang putra dan putri sedangkan sepak bola hanya ada untuk laki-laki. Kami harus bertanding melawan empat sekolah analis kesehatan. Kami berlatih di bimbing oleh pak Caridi. Beliau sangat ahli bermain voli, sedangkan sepak bola laki-laki sudah paham mainnya. Pak Caridi saja lebih fokus mengajarkan voli putri. Personil voli putri itu gabungan antara kelas 1, 2 dan 3. Dan mereka yang terpilih adalah mereka yang pandai bermain voli di antara kami. Aku tidak terpilih, karena memang aku tidak bisa main voli hehe. Aku bagian pendukung saja hehehe.

Setiap jam kosong, setiap pulang sekolah teman-teman selalu berlatih dengan giat. Meski di hati kami selalu merasa pesimis. Pasalnya Labiomed dan Tunas Medika pandai bermain voli. Musuh terberat kami adalah Labiomed, karena bertahun-tahun Labiomed selalu menjadi juara bertahan. Bagaimana mereka gak jago? Mereka di bawah naungan TNI AD bangeeettt. Semua gurunya adalah TNI AD medis analis kesehatan dan bahkan beberapa siswa mereka adalah TB (Tentara Belajar) memang usia mereka itu lebih tua dari kami yang wajar masuk SMA. Mereka ini adalah orang yang sudah menjadi tentara namun belajar lagi ilmu analis kesehatan. Ya kalau begitu jangan harap bisa menang dari Labiomed.

"pokoknya jangan putus asa" ucapku sambil memberi Kamel sebotol air mineral saat mereka sedang istirahat

"masalahnya, Labiomed jago banget. Tahun kemaren kan gua juga ikut tanding" ucap Waty

"iya, sih. Tapi siapa tahu aja besok mereka lemah"

"doain kita ya"

"pasti! Gua sama mak Anik ikut kesana kok, liat kalian tanding. Gua jadi tim support hebring hahahaha"

"hahahaha amit-amit dah" ucap Kamel

****

Kini akhirnya tiba juga hari yang kami tunggu. Pertandingan persahabatan antara SMK Analis Kesehatan. Kami semua sudah berkumpul di lapangan Labiomed. Aku segera ikut menimbrung sekolah kami, Cagar Budaya. Aku duduk di samping Dian kelas B.

"gila, Labiomed mainnya sadis banget. Kenceng-kenceng banget pukulannya" ucap Anik

"iya kan, ini yang bikin gua gerogi"

"udah kayak setan ya, kayak gak ada abisnya tenaga mereka"

"iya, sereem gilaa" ucap Waty

Memang betul sih, Labiomed mainnya sadis bener. Pukulannya itu loh, kencang sekali. Bahkan mereka itu seolah-olah tenaganya seperti gak habis-habis, benar kata Dian mereka seperti setan hehe. Dan tibalah saatnya sekolah kami yang bertanding melawan Tunas Medika.

"kumpul dulu" perintah pak Caridi kepada tim voli putri

"kita berdo'a dulu. Berdo'a mulai" mereka mulai membaca do'a sesuai dengan agama masing-masing.

"inget, jangan gerogi. Santai aja, rileks. Kalau kalian gerogi bakal keliatan sama musuh, kalian bisa di bantai habis"

"iya, pak!"

"ok, Cagar Budaya!"

"BISA!" mereka kompak sekali

"go.. go.."

Merekapun akhirnya memasuki lapangan dan telah siap pada posisi masing-masing. Bola pertama di lempar oleh sekolah Tunas Medika, kemudian di passing oleh Dian yang berada di tengah. Dan bola voli itu terus memantul hingga akhirnya kak Bety melakukan smash daann.. sshhuuuttt!! Masuk! Pihak lawan tidak bisa menahan smash dari kak Bety. Ok satu poin untuk kami. Mereka terus melakukan service, passing, block atau smash.

Analis GokilCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang