Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Twenty♡

1K 155 44
                                        

Tadinya Felix ingin kembali ke kamarnya namun teman-temannya memintanya untuk tetap di sini saja karena akan membosankan jika tidak ada kegiatan apapun, lebih baik berkumpul dan bercanda disini katanya.

Akhirnya Felix luluh dengan tambahan aegyo dari Jeongin, sehingga disini lah ia.
Felix dan Jisung sedang bermain PS dengan Minho yang memeluk tupainya dari belakang, dan Changbin yang tiduran di paha Felix yang posisi duduknya bersila.
Felix tidak marah? Oh tentu, tapi ia tengah fokus dengan gamenya, karena jika ia kalah maka Jisung bebas menyebutkan satu permintaannya.

Sebenarnya Felix sudah tidak fokus bermain PS nya sejak tadi, karena chanbin yang benar-benar terlelap di pahanya itu posisi kepalanya benar-benar ekstrim, kepalanya semakin kebawah saja dan ditambah lagi wajahnya menghadap ke bagian perut Felix.

Gamenya sudah hampir menuju akhir, dan Felix semakin kesulitan karena sekarang namja yang tertidur di pahanya itu malah mengusak-usakan wajahnya ke perut bagian sampingnya dan itu membuatnya sedikit kegelian dan jantungnya berdetak abnormal karena nya dan sekaligus cemas akan kalah.


"YEAYY! WOHOOO KAU KALAHH LEE FELIX HAHAHA" Teriak Jisung.

"Oh shit! Hollyshit! Fuck! " -Felix

Changbin yang terusik akan teriakan Jisung tadi langsung terbangun lalu menatap terkejut ke arah Felix yang tengah menggeram marah.

"Heyy, Kau kenap-.." -Changbin

"Diam kau Seo! Ini semua karena kau arghhhhh~" -Felix


"Hahahaha sudahlah mungkin memang sudah takdir mu Lix, oke! Aku inginnnnn~ eumm..." -Jisung

"Ku mohon jangan yang a-..."

"Hot kiss dengan Changbin!" Potong Jisung.

"...-neh"


Setelah menyelesaikan ucapannya yang terpotong tadi Felix langsung membelalakan matanya kaget.


"Berusahalah untuk menjadi gentle Lix, kau harus menepati janji kita tadi kawann~" ucap Jisung.

"Setelah ini kau mati di tangan ku Han!!" -Felix


Changbin sejak tadi hanya diam memperhatikan Felix yang terlihat sangat terbebani dengan permintaan Jisung tadi jadi merasa iba, namun ia juga bingung harus apa.



Felix kemudian bangkit dari duduknya dan memperhatikan sekitar, hanya ada mereka berempat di ruang tengah itu. ChanMin entah kemana dan HyunJeong tadi pergi membeli makanan.

Felix mulai memikirkan apa yang harus dia lakukan, jika ia semakin mengulur waktu maka akan semakin banyak yang akan menontoninya nanti, lebih baik hanya ada tupai sialan itu dan kekasihnya.


"Kemarikan ponsel kalian! Aku tidak ingin kalian merekamnya nanti" ucap Felix.

"Woww~ kau hebat hahaha, ini" -Jisung

Setelah mengantongi kedua ponsel yang diserahkan Jisung namja manis itu langsung melangkah mendekati Changbin yang masih terkejut akan yang dilakukan Felix tadi, ia tak menyangka ini.

Felix berdiri di hadapan Changbin yang tengah terduduk di sofa lalu menyuruh Changbin untuk berdiri berhadapan dengannya.

Mereka saling bertatapan sejenak kemudian Felix menghela nafasnya panjang, ia menatap Minho dan Jisung di bawah yang tengah menantinya. Namja manis itu kembali menatap mata elang milik Changbin lalu........................



























































Apa hayoooo~























































Eh mati lampu~ gg. Hari siang kokk





















































Lanjut neh? Wkwk /gebukin













































Felix mengalungkan lengannya ke leher Changbin lalu menariknya mendekat hingga kedua belah bibir mereka bertemu, Felix sejak tadi sudah memejamkan matanya sedangkan Changbin ia tetap menatap wajah manis Felix yang sangat dekat dengannya.

Jantung mereka sudah seperti orang yang sehabis lomba lari, berdetak sangat kencang seperti ingin lepas dari rongganya.



Setelah terdiam cukup lama Felix mulai menggerakkan bibirnya kaku di atas bibir tipis Changbin. Ia benar-benar tidak sanggup melakukan nya, sehingga Changbin yang peka akan yang dirasakan Felix langsung menggantikan tugas Felix dan memeluk pinggang kecil Felix dan menariknya mendekat.


Changbin melakukan 'permintaan' jisung tadi dengan bersungguh-sungguh. Ia terus melahap bibir cherry itu dengan sangat intens dan melupakan keberadaan 2 makhluk di dekat mereka yang tengah menelan ludahnya susah payah melihat adegan panas di depannya.

Felix tampaknya sudah mulai terbawa suasana sehingga ia terlihat menikmati perlakuan Changbin dan melupakan etensi 2 orang lainnya.

Setelah dirasa cukup Changbin mulai memperlambat pergerakan bibirnya lalu ia memberikan gigitan kecil pada bibir bawah Felix saat akan melepaskan ciumannya.


"Ahkk.." -Felix

Felix melepaskan lengannya dari leher Changbin lalu duduk di sofa sambil menutupi wajahnya yang pasti memerah.

"Woww man! Rasanya aku seperti menonton adegan di film-film gay China secara live! Hahah" -Minho

"Yaa tak apa lah kau yang melakukannya, yang penting Felix lah yang memulai duluan" -Jisung

"Berisik kalian! Sana bermesraan saja di pojok!" Ucap Changbin.

Akhirnya MinSung memberi waktu untuk Felix menenangkan dirinya, dan kini Changbin duduk di samping Felix sambil mengusap bahunya lembut.

"Apa kau menyesalinya?" Tanya Changbin.
















































Tbc~


Spesial nihh tapi pendekk wkwkwkkw


Hargai author neee~ voment juseyooo














See u(^_-)

You And MeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang