11

1.2K 32 0
                                    

 

"Gue seneng kalok gue lihat lo seneng"
                       -Gerrend-


 
Cklek..

Gerrend yang baru pulang sekolah langsung kerumah sakit untuk melihat keadaan qila.qila belum dikasih pulang dengan dokter.mungkin besok kali.

  "Hay qil"sapa gerrend yg kini sudah berdiri disamping ranjang qila.

"Hay juga"balas qila.
"Lo udah makan?"tanya gerrend.
"Udah,tadi sama nyokap"jawab qila.

"Ohiya.lo ngapai kesini?"tanya qila.
"Yah gue mau lihat lo lah masa' gue liat suster-suster yg genit itu sih"jawab gerrend santai.

  "Rend,gue mau coklat"ucap qila.
"Mau coklat??"tanya gerrend kembali meyakinkan karena ia sibuk dengan hp-nya. "Iya"jawab qila.

"Yaudah,tunggu gue beliin"ucap gerrend lalu meninggalkan qila.

  Tak lama kemudian...

"Assalamualaikum"ucap syila,fira,vero,agas bersamaan. "Waalaikumsallam"jawab qila.

"Lo sendirian aja disini?"tanya fira. "Hmm"jawab qila.

"Nyokap lo mana?"tanya vero.
"Nyokap lagi pulang kerumah bentar"jawab qila.

"Gerrend nggak kesini?"tanya agas.
"Dia lagi beliin coklat untuk gue"jawab qila.

  Cie....cieeeee..

"Apaan sih"ucap qila sebel lalu kembali menonton tv.

"Farrel mana?"tanya syila yg angkat suara.
"Nggak tau"jawab qila singkat.

 
  "Nih coklatny--"perkataan gerrend terputus karena melihat dua kurcaci itu datang.
"Ngapai lo disini?"tanya agas pada gerrend.
"Ya gue mau lihat calon istri gue lah"jawab gerrend santai.

Plakk..

"Enak aja lo calon istri calon istri.gue itu bukan calon istri lo"ucap qila yg barusan memukul gerrend menggunakan bantal.
"Kalok iya gimana?hmm?"tanya gerrend.

"Udah ah.mana coklatnya?"ucap qila mengalihkan pembicaraan topik.

  "Nih coklatnya untuk lo semua"ucap gerrend lalu memberi satu coklat pada qila.
  "Gue juga mau lah rend"rengek agas.
"Ambil aja"jawab gerrend.

"Gue juga"
"Gue juga" dan "gue juga".

Alhasil mereka semua makan coklat yg dibeli oleh gerrend.sebenarnya coklatnya untuk qila tapi ia berikan saja.kecuali gerrend yg tidak memakan coklatnya.

"Lo nggak makan coklatnya rend?"tanya qila disela keheningan karena ia malu dilihati oleh gerrend daritadi.
"Ngak lo aja yg makan. Gue seneng kalok lihat lo seneng"jawab gerrend santai.

  Blushing??ya qila blushing.pipinya sudah merona seperti kepiting rebus.

  "Kenapa perasaan gue jadi kegirangan gini kalau lagi deket gerrend.dan kalau lagi deket raka gue nggak segirang gini".batin qila.

  "Jodoh mungkin qil"ucap gerrend.
"Hah?dia bisa baca isi hati gue?"gumam qila.

"Bisalah gue bisa baca isi hati loh.kita kan jodoh"jawab gerrend santai. "Ish apaan sih"ucap qila.

  Vero,agas,syila,fira hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan gerrend dan qila.lebih baik mereka melanjutkan memakan coklatnya sampai habis.

  1 jam kemudian...

"Qil"ucap syila. "Apaan?"tanya qila yg tengah membersihkan mulutnya dengan tissue karena qila memakan lebih dari 3 coklat

  "Gue sama fira pulang dulu ya.soalnya udah sore.maaf nggak bisa nemenin lo disini"ucap syila dan diberi anggukan pada fira.
"Yaudah gapapa"ucap qila santai.

"Yaudah gue sama fira balik dulu ya.bye semoga lo cepet sembuh"ucap syila lalu mencium kening qila.dan fira juga ikutan mencium kening qila.
  "Gue juga dong"ujar agas. "Enak aja lo.qila itu punya gue"ucap gerrend lalu melototi agas dan vero melihat itu hanya tertawa kecil.

  "see you tomorrow"ucap syila dan fira bersamaan lalu keluar dari ruangan qila.

  Kini hanya tersisa agas dan vero yg belum pulang.

  "Woy dua kurcaci,lo nggak pada pulang apa?"tanya gerrend.
"Nggak,gue kan mau nemenin istri gue"jawab agas konyol.

"Pala lo istri lo enak banget lo"tangkis vero.
Qila yg melihat itu hanya tertawa kecil.

"Yaudah deh gue sama vero balik dulu.nanti ada singa ngamuk lagi.bye qil"ucap agas dan keluar dari ruangan yg diikuti oleh vero.

  "Rend,lo nggak pulang?bentar lagi malam lo.nanti lo dicariin sama papa lo"ucap qila khawatir.
"Nggak pa-pa.gue bakal nunggui lo sampai besok pagi."jawab gerrend.

  "Nyokap lo emg kemana?"tanya gerrend. "Nyokap daritadi ditelfon nggak diangkat dan farrel hp-nya mati"ucap qila lalu cemberut. 

"Yaudah,gue aja yg ngejagai lo.tenang,nggak gue apa-apai lo.gue kan anak baik"ucap gerrend dengan kepedeannya.

"Hah??anak baik???hahahahahah.. nggak!"ucap qila.
"Idih gue itu anak baik"jawab gerrend.
 
  "Udah ah gue mau tidur dulu ya"ucap qila dan diberi anggukan oleh gerrend.

Tak lama kemudian qila sudah terlenyap dalam mimpinya.

  "Qil,sebenarnya gue sayang sama lo.gue pengin lo jadi pacar gue untuk gue selamanya.gue tau kalau masa lalu gue pahit dan gue udah melupakan masa lalu gue.gue mau masa depan gue!".gumam gerrend tetapi tidak didengar oleh qila.karena ia sudah dialam mimpinya.
🌿🌿🌿🌿🌿

~~~

  Pukul 08:00

"Ge--gerrend?"tanya qila. "Hmm kenapa?"tanya gerrend balik.

"Lo semalam tidur disini dan lo sekarang nggak sekolah?"tanya qila. "Nggak,gue bagusan nemenin lo aja daripada denger ocehan dari buk wirna."jawab gerrend santai yg sekarang sedang menonton tv dikursi panjang rumah sakit.

 
  "Assalamualaikum"ucap maya yg datang dari pintu.
  "Waalaikumsallam ma"jawab gerrend dan qila bersamaan.

"Eh enak aja lo manggil mama gue 'ma'."ucap qila ketus.
  "Ya nantinya mama lo jadi mama gue juga yakan ma"ucap gerrend dan maya hanya tertawa kecil melihat anaknya sudah cemberut.

  "Kamu tidur disini rend?"tanya maya.
"Iy-iya tan"jawab gerrend.

"Kenapa nggak sekolah?qila kan bisa sendiri disini"ucap maya.
  "Gerrend nggak sanggup tan ninggali qila sendirian disini kalau diapa-apai gimana.lagian gerrend lagi nggak mood belajar juga."jawab gerrend santai.

  "Ohiya.tan,qil gerrend pulang kerumah dulu ya.soalnya belum mandi nih.kan bau jadinya ketemu sama calon mertua."ucap gerrend.
"Calon mertua calon mertua pala lo."ucap qila ketus.
  "Udah ah tan,nanti anak onta ngamuk pula.gerrend pulang dulu ya tan.bye camer."ucap gerrend lalu keluar dari ruangan qila.

  "Ternyata gerrend itu lucu ya.dia juga baik"ucap Maya.
"Mama nggak tau yg sebenarnya sihh"ucap qila.

"Emang dia sebenarnya gimana?"tanya maya.
"Dia itu ma preman disekolah,suka ngerokok,suka ngelanggar peraturan,dan semua sesuka hatinya"jawab qila.
  "Dia luarnya seperti itu.tetapi dalamnya apakah seperti itu juga?kita harus melihat orang dari dalamnya.memang tampang dari luarnya bandel tapi tampang dari dalamnya??"tanya Maya dan qila hanya mencerna semua kata-kata mamanya.
🌿🌿🌿

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
 
   JANGAN LUPA VOMENT.
KALAU ADA KRITIK DAN SARAN KALIAN JUGA BISA LETAKKAN PADA KOLOM COMMENT :)

SECRET  (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang