"Jaga dan hargai siapapun yg bersamamu hari ini.sebab,kamu tidak pernah tau kapan waktu akan merebutnya darimu"
Kring..kring..
Saatnya bel berbunyi dan semua anak NUSA SATU memasuki kelasnya masing-masing."Selamat pagi anak-anak".sapa bu oliv
"Selamat pagi juga bu."jawab semua murid XII IPA-1.
~~~~
"Sampai sini dulu pelajaran ibu di hari ini"ucap bu oliv lalu keluar dari ruangan kelas.
"Qil,kekantin yuk."ajak syila. Dan diberi anggukan oleh qila.
Qila merasa badannya akhir-akhir ini lemas dan ia tidak tahu apa penyebabnya.
"Qil,lo kenapa?kok muka lo pucat banget?"tanya fira heran.
"Ng-nggak papa.gue cuman kecapean sikit.tenang aja"jawab qila santai."Nih,pesenannya"ucap syila.lalu mereka memakan makanannya.
"Eh gue mau nanya sesuatu nih"ucap qila."Nanya apaan?"tanya syila. "Gue kok nggak pernah liat dara lagi sih?dia kemana?"tanya qila.
"Dia katanya pindah sekolah ke London"jawab fira dan qila mengangguk tanda mengerti.
"Gue duluan ya.mau kekelas"ucap qila setelah menghabiskan makanannya. lalu diberi anggukan oleh syila dan fira.
"Qila kenapa sih?"tanya syila pada fira.
"Gue juga nggak tau.akhir-akhir ini dia sering berubah dan nggak pernah cerita lagi sama kita."ujar fira."Hay,qila."sapa dira.
"Gue mau lewat"ucap qila dan langsung saja dira memberikan jalan untuk qila."Loh,gue kok bloon banget ya.gue kok ngasih dia jalan.bego banget nih gue."ucap dira.
🌿🌿🌿🌿🌿
Pukul 15:00
"Ma,qila akhir-akhir ini ngerasai lemas banget mah.qila nggak tau kenapa"ucap qila pada Maya.
"Yaudah,kita check aja ke rumah sakit."ujar Maya.~~~
Sesampainya di rs...
"SYAQILA RAMADHANI"
Panggil suster itu.lalu qila dan Maya memasuki ruangan dokter."Gimana dok anak saya keadaannya?"tanya Maya. "Hmm..anak ibu"perkataan dokter itu terputus.
"Kenapa anak saya dok.nggak kenapa-kenapa kan?"tanya Maya heran. "Saya kenapa dok?"tanya qila yg kini sudah duduk disamping Maya.
"Begini buk, qila terkena penyakit kanker otak stadium 2. Stadium 2 masih jinak.dan kalau tidak diobati akan berjalan ke stadium 3. Dan stadium 3 sifatnya tidak jinak lagi malah sifatnya ganas.kalau secepatnya tidak diobati malah berujung pada kematian."jawab dokter itu.
Lalu qila menangis mendengarkan perkataan dokter itu.
"Nggak mungkin dok.gak mungkin saya kena kanker otak!"ucap qila."Tapi kamu memang terkena penyakit kanker otak stadium 2"ucap dokter itu.
"Yasudah dok,kalau begitu saya pamit.terima kasih dok."pamit Maya berusaha untuk tegar walaupun hatinya sangat hancur."Ma,qila nggak mungkin kena kanker otak ma.nggak mungkin!qila nggak mau sakit.qila nggak mau ninggalin orang yg qila sayangi"ucap qila lalu menangis dalam pelukan Maya.
"Iya mama tau qil,mama nggak mau kehilangan kamu.mendingan kita ke Singapura ya.ngobati penyakit kamu.biar cepet sembuh ya nak"ujar Maya.

KAMU SEDANG MEMBACA
SECRET (COMPLETED)
Teen FictionDua insan yang saling berbeda kepribadian dan saling bertolak belakang. Si cowok yg mempunyai masa lalu yg pahit.tetapi ia Badboy. Dan semenjak ada anak baru yg masuk kekelasnya ia tiba-tiba berubah sikap menjadi yg lebih baik lagi. Mungkin Apak...