19

826 19 0
                                    

    

    "Nggak selamanya pergi itu meninggalkan"

Lihat video yg diatas☝



     Dihari ini,dibulan ini,ditahun ini saatnya qila pergi untuk meninggalkan Gerrend tanpa sepengetahuannya.

"Qil,udah siap nak?"tanya Maya.

Qila menghembuskan nafasnya berat pasalnya ia tidak tega sebenarnya meninggalkan orang yg disayanginya.

"Udah ma,qila siap!"jawab qila semangat.

➖➖

"Syil,fir liat qila nggak?kok belum datang sih"tanya gerrend pada syila dan fira.

  "Hmm..gue juga nggak tau dia kemana"ucap syila berbohong dan fira juga mengangguk.

Gerrend
"Qil,kok belum datang?"

Gerrend
"Qil,lo nggak papa kan?lo kenapa belum datang.pelajaran udah mau dimulai nih qil.plisss jawab qil"


"Ge--gerrend?apa yg harus gue lakui.kalau dia nanya gue kemana?"gumam qila yg masih menunggu pesawat take-off.

Qila
"Maaf rend,gue nggak ngasih tau lo.gue seminggu ini nggak masuk sekolah karena gue pergi ketempat saudara gue di Malaysia"jawab qila berbohong.

"Qil,ayok sebentar lagi nih.kamu jangan main hp terus"peringat Maya.

Tak lama kemudian lagi dan lagi darah segar milik qila keluar dari hidungnya.itulah yg paling dibenci oleh qila.

Mengapa harus keluar diwaktu yg seperti ini??

"Ma,qila mimisan lagi"ringis qila. 

Lalu Maya mengambil tissue yg ada ditasnya dan mengelap darah yg masih turun dihidung qila.
  "Kamu harus kuat nak!demi mama,farrel,dan semua orang yg kamu sayangi!"ucap Maya menyemangati qila.

Ohiya.author lupa ngasih tau.farrel kemana ya??
Farrel udah lama nggak nampak kan?

Farrel ketempat sepupunya.dia nginap disana.karena sekolahnya deket sama rumah sepupunya makanya dia tinggal disana beberapa hari dan ditambah dia ditinggal sama Maya dan qila lagi.
Nggak papa lah yakan dia kan anak laki.

~~~

  2jam kemudian...

 


"Qil,bangun qil.qil bangun udah sampai nak"ucap Maya dan terus membangunkan qila tetapi qila tidak kunjung juga bangun.

Lalu Maya memanggil petugas untuk membantu qila dan dibawakan kerumah sakit.

~~~

Sesampainya di RS..

"Gimana anak saya dok?"tanya Maya khawatir.  "Anak ibu harus segera dioperasi karena penyakitnya semakin parah"ucap dokter itu yg bernama rey.
Dokter itu salah satu teman papanya qila.jadi akrab sedikit lah sama keluarga qila.

"Kalau itu yg terbaik dok,yasudah saya ikhlaskan.yg penting anak saya harus selamat.saya mohon dok"pinta Maya pada dokter rey.
  "Baik bu Maya.kami akan bekerja sekuat mungkin.saya permisi dulu"ucap dokter Rey.

  Maya hanya mendengar alat bantu nafas dan hanya terdengar suara alat pendeteksi jantung dan ruangan yg bernuansa putih semua.

"Qil,bangun qil.jangan tinggalin mama.mama sayang sama kamu.kamu harus kuat nak.kamu harus sehat dan kamu nanti malam akan segera dioperasi nak.mama mohon kamu harus kuat!"ucap Maya tetapi tidak didengar oleh qila.


Disisi lain..

"Rend,lo kenapa sih diem mulu nggak kayak biasanya"tanya agas heran pasalnya daritadi gerrend selalu diam dan tidak mau bicara.
"Nggak papa"jawab gerrend lalu meninggalakn agas dan vero.

"Kenapa sih tuh anak?"


Ditaman...

Gerrend duduk sendiri dengan ditemani lamunannya. ia terus memikirkan qila.ia merasa ada yg aneh pada qila.tetapi katanya qila pergi ketempat sepupunya di Malaysia.

"Gerrend sayang"teriak dira dari belakang dan langsung memeluk gerrend.

"Apaan sih lo.nggak mukhrim!pergi sana lo!"usir gerrend.

  "Jangan gitu dong sayang.gue kan kangen sama gerrend.kita balikan lagi ya"ucap dira. 
"Nggak!nggak akan!gue benci sama lo"ucap gerrend lalu meninggalkan dira.

  Tetapi tanpa sepengetahuan gerrend ada yg memoto adegan pelukan gerrend dengan dira.

Dira mengacungkan jempol pada si pemuda yg telah memoto adegan tadi dan pemuda itu langsung pergi.

"Liat aja lo qila,bakal abis lo sama gue dan lo akan putus sama gerrend secepatnya".batin dira.

.
.
.
.
JANGAN LUPA VOMENT.KALAU ADA KRITIK DAN SARAN KALIAN BISA TULIS DI KOLOM COMMENT :')

SECRET  (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang