39

742 18 0
                                    

Happy reading❤

"Air mata bagaikan mutiara yang begitu berharga"
                                    -secret-


  "Bi,mama mana?"tanya qila pada bi ina yg sedang mengelap meja.
  "Mama tadi pagi sudah berangkat ke Australia.katanya 3 minggu disana"lalu qila mengangguk-angguk. Sebenarnya ia tidak suka kalau mama-nya pergi kerja terlalu jauh tapi,apa boleh buat.

  "Bi,qila pergi sekolah dulu ya.Assalamualaikum"ucap qila lalu menyalim punggung tangan bi ina.



"Woy,tumben nggak telat lo"ucap vero seraya memukul bahu gerrend.
"Yaiyalah.gue kan anak rajin"jawab gerrend santai.

  "Lo kok nggak sama qila?"tanya agas yg sedari tadi hanya membenarkan rambutnya yg berantakan.
  "Katanya nggak usah dijemput.jadi ya gue ikuti aja"jawab gerrend santai lagi.

  "Gue kesana dulu.qila udah dateng tuh"ucap gerrend lalu meninggalkan agas dan vero.
  "Enak banget ya punya pacar.bisa diperhatiin"gumam vero membayangkan.
  "Apa lo bilang?"
"Nggak ada"


"Morning qil"teriak gerrend pas dikuping qila dan membuat cewe itu sedikit meringis.
  "Aduhhh...sakit kuping aku"ringis qila sambil memegangi kupingnya.
  "Yaudah iya maaf.sini biar aku hembus"lalu gerrend menghembus kuping qila.

  "Udah?"
"Makasih!"

"Lah mau kemana qil?"tanya gerrend lalu qila tidak mengubris-nya.

  "Marah lagi"gumam gerrend lesu.

Angin semilir bagaikan air yang lewat menghamparkan padang pasir.
  Air mata yang jatuh bagaikan mutiara yang terletak di ujung ufuk senja.
  Aku dan kamu bagaikan dua insan yang takkan terpisahkan sampai selamanya dan selamanya.

I always with you forever
I always there for you forever

I always love with you. Not, with others.

I always missing you. Not,with others.

--00--00--00--00--00--00--00--

   "Qil,kamu kenapa sih kok daritadi cemberut terus?"tanya gerrend yg mereka kini sedang dikantin.
"Nggak papa"jawab qila singkat sambil mengkerucutkan bibirnya.

Lucu!.

  "Kamu marah ya sama aku?gara-gara tadi pagi?"tanya gerrend.
  "Nggak kok.nggak marah"
"Yaudah deh.kalau kamu marah.aku akan pergi untuk selamanya"ketika gerrend ingin pergi,qila menahan tangannya.
  "Jangan gitu dong.aku nggak marah sama kamu.ngapai juga marah sama kamu nggak ada manfaatnya"lalu gerrend tersenyum.

  "Gitu dong dari semalam"

"Aduh,pacar gue udah gila"gumam qila sambil menepuk jidatnya.
  "Apa kamu bilang?"tanya gerrend.

  "Pacar aku ganteng bangettttt"jawab qila lalu mencubit kedua pipi gerrend.
  "Uuuu..maacih cayangkuuu"balas gerrend. Lalu qila bergumam 'gila'.

  ~~~

"Rend,nanti temenin aku ke toko buku ya.mau beli buku sejarah"bisik qila disela-sela pelajaran bu beti. Lalu gerrend mengangguk dan tersenyum tetapi pandangannya tetap fokus kedepan.





"Aku tunggu diluar aja deh"ucap gerrend yg kini sudah sampai di toko buku.
  "Ih,temeninnn"rengek qila sambil menggoyang-goyangkan tangan gerrend.
  "Iya-iya aku temenin!"

"Aku kesana dulu deh mau nyari buku bentaran"ucap gerrend lalu qila mengangguk.

"ADUHHHHHH..."ringis qila karena tetabrak oleh seseorang hingga buku-bukunya pada berjatuhan.
  "Eh,maaf ya maaf.gua nggak sengaja"ucap cowo itu lalu membantu qila membereskan buku qila yg berjatuhan.
 

  Lalu qila mendongak melihat siapa cowo yang menabrak-nya dengan tidak sengaja.

"Ha!? Lo??"gumam qila tidak menyangka cowo yang paling dibencinya datang kembali. Dia tidak mau mengingat masa lalu-nya lagi.
  "Lo?? Qila kan??"tanya cowo itu tersenyum.

  "Eh,mau kemana qil.maafin gue maafin qil"teriak cowo itu lalu qila berlari menemui gerrend.

"Kenapa qil kok ngos-ngosan gitu?"tanya gerrend melihat qila yang tengah ngos-ngosan seperti dikejar setan saja.
  "Em..nggak papa.bayar yok.aku udah capek banget"ucap qila sebisa mungkin mengalihkan pertanyaan dari gerrend.
Karena, ia tidak mau kalau gerrend mengetahui tentang cowo yang ditabrak sama iila tadi.

.
.
Jangan lupa vote&comment :')

Gimana di part ini??

Kira-kira siapa ya cowo itu?? 😂😂*rahasia..ssttt*

SECRET  (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang