Chapter 7

5.6K 275 0
                                        

Fania kini telah sampa di kamarnya dia sedang menutuppi mukanya dengan bantal. Fania sangat malu dengan kejadian tadi,bagaimana bisa seorang Ratu of the Ice jatuh cinta dengan seorang Alpha yang terkenal ramah?

"Bisa gila aku gini terus"batin Fania seraya menjerit keras.

"Sudahlah bilang saja kau jatuh cinta kepada Alpha Leonnardian Dominic"guman Aria seraya terus membayangkan Leon.

"Dasar serigala gila"umpat Fania.

Tok... tok... tok...

Ceklek..

"Ada apa aunty?"tanya Fania ketus.

"Kakakmu ingin bertemu denganmu dia ada diruang kerjanya"ucap Naina seraya tersenyum.

"Aku akan kesana"ucap Fania sambil menutup pintu dan meninggalkan Naina sendiri.

"Hy kakak lihat anakmu yang satu ini dia terlalu dingin"batin Naina berbicara.

"Tenanglah Naina,suatu saat nanti dia pasti menjadi kepribadian seperti dulu"jawab Mona

"Kau benar"tambah Naina.

****

"Ada apa kau memanggilku?"tanya Fania datar.

"Aku ingin perkenalkan seseorang"kata Charlie ketus.

"Siapa?"tanya Fania seraya mengerutkan dahinya.

"Keluarlah dia tak akan melukaimu"ucap Charlie sambil tersenyum.

Ceklek...

Tampillah seorang wanita muda yang lebih tua dari Fania satu tahun. Fania memicingkan matanya sambil melihat wanita itu. Wanita muda tersebut sempat ketakutan saat ditatap Fania.

"Suruh adikmu berhenti menatap mateku. Dia ketakutan lihatlah"kata Leo kesal.

"Dia juga adikmu bodoh!"ucap Charlie tak kalah kesal.

"Dia ketakutan Fania! Jangan melihatnya seperti itu! Kau membuat mateku takut"kata Charlie seraya membentaknya.

Fania kaget pasalnya dia tidak pernah dibentak siapapun. Dan kini yang membentaknya adalah kakaknya sendiri?

Sial sekali nasibmu Fania,kata batinnya.

Fania yang mulanya terkejut langsung mengubah ekspresinya menjadi datar dan menatap Charlie tajam. Fania sedang diambang kemarahan kali ini. Matanya yang mula-mula berwarna Amber sekarang hampir berubah menjadi warna merah. Charlie yang sadar atas kelakuannya langsung menghampiri Fania. Tinggal selangkah lagi Charlie mendekati Fania,namun naas Fania sudah pergi duluan ke kamarnya. Charlie menyesal atas apa yang telah ia lakukan.

"Tenang Fania,tenang tarik nafas buang,tarik nafas buang,tarik nafas buang,oke sekarang sudah lebih baik"kata Fania seraya membuka mata.

Fania bernafas lega saat membuka mata yang pertama kalinya dia lihat adalah warna mata Amber.

Tok... tok... tok...

Ceklek...

"Ada apa kau kemari?"tanya Fania datar bahkan sangat datar dari biasanya.

"Aku ingin meminta maaf kepadamu karena membentakmu"ucap Carlie dengan lembut.

"Aku sudah tau kalau dia matemu. Aku tau dia Laura Karenia William,anak Beta Aleo dari MastersMoon Pack"kata Fania ketus.

Laura kaget atas pengakuan dari Fania. Padahal mereka baru bertemu tadi tapi,dia sudah tau semua tentang dirinya.

"Kau membuka masa lalu lagi"ucap Carlie sambil menatap Fania tajam.

"Sudah jika mau menanyakan hal tidak penting itu nanti saja ya aku mau tidur. Selamat malam My Brother and my Sister"kata Fania sambil mencium pipi Carlie dan pipi Laura.

"Dasar yasudah sana tidur"kata Carlie seraya mengelus kepala Fania.

Ceklek...

Setelah pintu tertutup Fania keluar menuju balkon kamarnya dan bersandar dipagar Balkon kamar sambil menatap langit. Fania berjalan ketempat tidurnya tak butuh waktu lama baginya untuk terlelap ke alam bawah sadarnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hy guys Mate Luna Witch jangan lupa dibaca ya💛
Vote and coment oke😉

My Cold LunaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang