Hari ini adalah hari dimana Fania Alexander Joerg akan menikah dengan Leonnardian Dominic.
Fania tengah dirias dikamarnya,didalam kamarnya ada Lea kakak dari Leon,Laura kakak iparnya Fania dan Angli omega pribadi Fania di MoonLight Pack.
Walaupun ini hari bahagia dia tetaplah memakai topeng datarnya.
"Tenanglah Fania aku tahu kau gugup"ucap Lea. Fania yang tadinya menundukkan kepala sekarang ia mendongak dan menatap Lea datar.
"Fania ini hari bahagia kenapa kau malah datar begitu sih"kata Luna Laura kesal.
"Hm"gumam Fania.
"Aku hanya menalisir wajah gugupku saja"lanjut Fania. Yang ada disana menganggukkan kepala.
****
"Bro aku tahu kau sekarang sedang gugup"kata Brandon.
"Tenanglah Leon,kau nih kasihan sama jasmu yang kusut terus sedari tadi Leon"ucap Charlie kesal.
"Iya iya aku tenang"kata Leon sambil menghempaskan tubuhnya kearah sofa single yang disediakan.
Tok... tok... tok...
"Masuk"ujar Brandon.
"Maaf Beta tetapi,Alpha harus menaiki ke panggung acara. Karena acara akan dimulai"kata Edgar dengan senyumannya yang merekah.
Leon bangkit sambil merapikan jasnya dan menhembuskan nafasnya gusar.
"Huftt... baiklah aku siap"ucap Alpha Leon.
****
Tok... tok... tok...
Ceklek...
"Maaf Nona-nona tetapi sepertinya putri kita ini harus segera keluar menemui pangerannya"ucap Charlie sambil tersenyum manis kearah Laura dan Fania.
Fania bangkit dan merapikan gaunnya dibantu oleh Lea dan Angli.
"Ayo kakak,aku siap"kata Fania tersenyum lembut kearah Charlie.
****
Fania berjalan sangat anggun dengan memegang bunga mawar putih. Disampingnya ada Charlie sang kakak. Padahal Fania berharap sekali bahwa yang mengantarkannya keaktar pernikahan adalah ayahnya. Carlos Alexander Joerg sang ayah yang telah tiada.
Tak terasa Fania kini tengah berhadapan dengan Leon. Charlie menyerahkan Fania kearah Leon dan membisikkan sesuatu.
"Jaga dia,jangan sampai ia terluka seperti dulu"bisik Charlie kepada Leon.
Leon mengnggukkan kepala sebagai jawaban.
Leon mengulurkan tangannya yang disambut Fania dengan senyuman merekah dibibirnya.
****
Acara selesai dengan lancar tampa ada hambatan. Alpha Sean dan Luna Alya juga datang dalam acara istimewanya tersebut.
Fania menhempaskan tubuhnya kekasur king size milik Leon.
Ceklek...
Leon keluar dengan celana boxer dan baju kaos berwarna hitam yang mampu membuat perut sixpacknya tersebut terlihat.
Fania meneguk ludahnya payah. Lidahnya terasa keluh. Fania langsung menggelengkan kepalanya. Dan berlari memasuki kamar mandi. Sampai ia lupa sesuatu
'Bagaimana cara membuka gaunnya tampa bantuan seorang omega?'
Pertanyaan itulah yang muncul dikepala Fania. Apa ia harus meminta bantuan Leon?
Leon curiga pasalnya sedari tadi ia tak mendengar suara gemericik air walau hanya pelan saja.
"Fania kamu tak apa-apa kan?"tanya Leon khawatir.
Fania membuka pintu,lalu ia menatap Leon penuh arti sedangkan yang ditatap hanya memasang raut wajah bingung. Fania membelakangi Leon. Leon bingung mengapa Fania membelakanginnya?
"Leon bisa membuka kaitan belakangnya?"tanya Fania hari-hati.
Leon menggeleng kepalanya pelan dan menatap punggung Fania. Ia membuka ikatannya pelan-pelan,ia gugup sekarang guvup banget malah. Sampai ikatannya terbuka semua dan terlihatlah punggung Fania yang putih nan mulus. Leon tak dapat menahannya lagi.
Leon langsung memeluk Fania dan mencium bibir Fania ganas. Fania pangsung mengalungkan tangannya keleher Leon dan membalas ciuman Leon. Leon langsung mengangkat Fania keatas ranjang.
"Bolehkah?"tanya Leon memastikkan.
Fania menganggukkan kepala sebagai tanda bahwa menyetujuinya.
(Dan terjadilah gulatan selama semalam😥)
Author kembali hehe 😆
Vote and comen teman-teman💛
KAMU SEDANG MEMBACA
My Cold Luna
WerewolfAku Fania Alexander Joerg. Wanita satu-satunya yang bersikap dingin dan acuh kepada semua orang. Namun,dia datang mengubah hidupku. Saat ku pikir dia mencintaiku ternyata semua itu salah. Dia merejectku saat aku sedang mengandung anakku. Menyedihkan...
