LV#5 REVISI

1.1K 60 3
                                        

"ada apa dengan wajah itu?" tanya Stephan. Tidak biasanya Cally melamun dalam perjalanan, karena biasanya gadis itu pasti akan menyibukkan diri dengan dunianya sendiri.

"seseorang melihat ku!" ujar Cally. Stephan langsung menghentikan mobilnya tiba-tiba di pinggir jalan, semua pengemudi yang berada di belakang mereka mengumpat mereka.

"kau sudah gila?" seru Cally menatap stephan heran.

"kau tidak mengejarnya?" tanya Stephan. "tidak,pemuda itu langsung menghilang!"

"sudahlah, ya terpenting kita harus segera menuju rumah Mr.Clarck, karena sepertinya mereka dalam bahaya!" ujar stpehan kembali melajukan mobilnya.

Sampainya di rumah Mr.Clarck, Cally menatap para agent yang sudah ia perintahkan sudah berjaga di setiap sudut rumah lelaki itu. "mengapa ada mobil di sini?" seru Steph

"tidak tau, sepertinya ini bukan mobil Mr.Clarck !" ujar Cally . Stephan mengangguk, ia turun dari mobilnya dan menghampiri penjaga yang berada di sudut pintu

"siapa pemilik mobil ini?" tanya Stephan

"siap komandan, mereka murid Tuan Clarck!"

Stephan menganggukkan kepala, Stephan menggerakkan tangannya pada Cally, isyarat agar gadis itu mengikutinya.

Stephan dan Cally memasuki ruang tamu yang sepertinya di isi oleh beberapa orang.

"stephan? kau sudah datang?"

"ahh. iya Mr.Clarck, kami sudah datang, dan tolong rahasiakan ini dari mereka!" bisik Stephan. Lelaki paruh baya itu hanya mengangguk.

"hey? kau si murid baru itu kan?" Seru Leo saat menyadari sosok Cally dan Stephan yang memasuki ruang tamu. Cally hanya menatap Leo datar, ia duduk di sebelah stephan dan berdekatan dengan Calvin yang sejak tadi memperhatikan Gadis itu dalam diam.

"aku Stephan, dan ini Cally,senang bisa melihat mu lagi!" ujar stephan sambil menyalami Theresia yang sepertinya kebingungan menatapnya.

"apa kau yang menyelamatkan ku semalam?" tanya Theresia.

Mata Stephan sempat terkejut, begitu juga dengan Leo,dan Christian yang nampak langsung menatap ke arah padanya. "stephan bersama ku semalaman ini!" ujar Cally

Stephan menghela nafasnya, lega. "tunggu, semalaman? Apa yang kalian berdua lakukan?" seru Leo curiga. Ia menatap mereka berdua bergantian," kurasa bahkan untuk tidur satu atap pun tidak ada yang melarang  Leo, kau selalu menuduh ku yang tidak-tidak!" ujar Stephan

"bukan kah itu wajar? jadi kalian berdua ini apa? Aku tidak akan bertanya lagi jika kalian ini kekasih!" seru leo

"apa salah  saudara tinggal bersama?otakmu sepertinya harus  di cuci!" seru Cally

"ohh saudara, apa?? tunggu dulu, jadi dia saudara mu Steph?" seru Leo

"begitulah, saudara jauh maksud nya!"

Leo,Christian dan Theresia hanya mengangguk, dan sepertinya mereka memang percaya. Cally sedikit melirik Calvin yang hanya diam saja, aura lelaki itu sepertinya berbeda dari kedua sahabatnya ini. Cally sedikit merasa terintimidasi dengan tatapan pemuda itu, rasanya mirip dengan tatapan Ender yang selalu bisa membuatnya merasa terintimidasi.

Mr.Clarck datang sambil membawa cemilan, "ini, silahkan di makan, dan cally , saya mau berbicara dengan anda!" Cally menatap Mr.clarck lalu mengikuti lelaki paruh baya itu. Mereka hanya menatap mereka berdua biasa saja, tetapi lain hal nya dengan Calvin, ia merasa pembicaraan mereka pasti bersifat rahasia.

"aku berterimakasih kepadamu Komandan,terimakasih telah menyelamatkan putri ku!" seru Mr.Clarck di dalam ruangan pribadinya.

"aku masih butuh bantuan mu Mr.Clarck, anggaplah ini sebagai misi baru mu setelah lama keluar dari anggota !"

love in mission (TAMAT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang