LV#25[REVISI]

152 17 3
                                        

Note:

Bagi yang sudah pernah membaca novel ini. Harap agar merefres cerita nya. Karena novel ini sudah saya perbaiki dan akan tersedia sampai 100 chapter

***********************************************************************************************

Intro:Cuplikan episode 24

Cally diam sambil menatap bulir air mata lelaki itu. Entah untuk keberapa kalinya, Cally merasa bahwa Calvin itu adalah Ender dan untuk memastikannya. Cally perlu bertanya sesuatu hal

"Aku hanya ingin bertanya, apakah selama ini ayah mu, maksud ku sersan James pernah mengatakan padamu bahwa kau punya saudara?"

***

"Ayah ku mengatakan bahwa aku punya saudara, tapi sudah meninggal!" seru Calvin--"Tapi aku sama sekali tidak memiliki memori barang sedikit pun tentang saudara ku!" seru Calvin

"Dan itu yang menyebabkan kau curiga dengan ayah mu?" seru Cally

"Iya, tapi jika aku boleh bertanya. Mengapa kau seperti nya memiliki masalah? Apa kau kehilangan seseorang?" seru Calvin penasaran

"Pintu nya sudah terbuka!" seru Cally mengalihkan perhatian

"Enak saja, jawab aku dulu. ketika kau bertanya, aku menjawab dengan jujur!" seru Calvin tidak mau keluar dari dalam mobil. Cally menatap Calvin lalu gadis itu terkekeh--"lalu apa kau tidak malu menangis di depan seorang gadis?" seru Cally

Calvin diam, ia menatap Cally kesal. Dengan segera, ia keluar dari dalam mobil gadis itu dan langsung menuju ruangan Mr.Clark. Sementara Cally masih diam di dalam mobilnya, ia menatap punggung tegap Calvin yang mulai menjauh. Cally menghela nafas nya, kecurigaannya terhadap Sersan James semakin kuat dan Cally sekarang sepertinya memiliki sedikit harapan.

Cally keluar dari mobilnya dan mendekati Alex beserta beberapa petugas yang masih memeriksa korban. "apa ada perkembangan?" seru Cally .Salah seorang petugas langsung memberi Cally hormat "Dari petunjuk yang komandan berikan, kami mendapat informasi tambahan bahwa lelaki ini terlibat dalam masalah kantor beberapa hari yang lalu dan baru saja cerai dengan istri nya namun menikah lagi!"

"Begitu?" seru Cally sambil membaca laporan yang diberikan kepadanya

"Kami juga sudah menangkap istrinya yang hendak pergi ke luar negeri dan kepala kantor nya untuk melakukan investigasi!"

"Lalu, apa kau tau arti dari kepala kucing di atas tubuh nya!" seru Cally menatap petugas itu serta mengembalikan cacatan tidak berguna itu.

"Maaf komandan, saya selaku ketua satuan investigasi hari ini mengaku belum tau apa arti dari kepala kucing itu!" seru lelaki itu

Cally menatap nya dengan padangan menilai, petugas keamanan yang masih muda dan jika Cally perkirakan bahwa usia lelaki di depan nya saat ini hanya beberapa tahun lebih tua darinya--"apa kau pantas mengenakan lencana di bahu mu ini?" ujar Cally

"A-apa maksud anda?" seru lelaki bername tag Firman itu pada Cally dengan nada sedikit tidak terima.

Cally tersenyum miring "Kau berpangkat sebagai komandan satuan investigasi dan penyelidikan. Usia mu masih begitu muda, apa kau diangkat karena uang atau hanya karena ayah mu saja? JIka kau tidak bisa mengartikan nya, maka aku menjamin bahwa beberapa hari ke depan akan ada lagi korban yang sama dan kepala kucing yang baru dan tergeletak di depan wajah mu!" seru Cally datar

"Biarkan mereka melakukan tugas mereka Alex, kita tidak dibayar untuk ini. Tugas kita masih terlalu banyak lagi!" Seru Cally pada Alex

Alex tidak bisa berkata apa-apa, ia segera mengikuti Cally yang sudah berjalan duluan menuju mobil mereka. Petugas keamana bernama Firman itu hanya menatap Cally dengan takjub "benar-benar wanita idaman!" seru nya

love in mission (TAMAT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang